Tujuh Pelaku Pengeroyok Haringga Sirla Dilimpahkan ke Kejari

Kompas.com - 22/11/2018, 11:17 WIB
Para pelaku pengeroyokan Haringga Sirla tampak mengenakan baju koko dan kopiah tengah berjalan beriringan dikawal petugas Satreskrim Polrestabes Bandung. Ketujuh pelaku itu kini dilimpahkan ke Kejari Bandung. KOMPAS.com/AGIEPERMADIPara pelaku pengeroyokan Haringga Sirla tampak mengenakan baju koko dan kopiah tengah berjalan beriringan dikawal petugas Satreskrim Polrestabes Bandung. Ketujuh pelaku itu kini dilimpahkan ke Kejari Bandung.

BANDUNG, KOMPAS com - Tujuh pelaku pengeroyokan dan penganiayaan yang membuat salah satu suporter sepakbola Persija, Haringga Sirla meninggal dunia, telah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri ( Kejari) Bandung.

"Iya hari ini dilimpahkannya," kata Kasatreskrim AKBP Mochamad Rifai yang dihubungi Kompas.com, Kamis (22/11/2018).

Berdasarkan pantauan di lokasi, mobil tahanan tiba di Kejari Bandung sekitar pukul 09.00 WIB. Para tersangka dewasa ini tampak mengenakan baju koko dan kopiah di kepalanya.

Mereka berjalan beriringan dikawal penyidik Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Bandung, masuk tahanan Kejari Bandung.

Adapun ketujuh tersangka ini yakni Ceppy Gunawan, Aditya Anggara, Dadang Supriatna, Goni Abdurrahman, Budiman, Aldi Ansyah, dan Joko Susilo. Mereka merupakan tersangka kasus penganiayaan yang dikenakan pasal 170 KUHP.

Baca juga: Empat Pengeroyok Suporter Persija Haringga Sirla Divonis 3 hingga 4 Tahun

Sementara itu, Kasi Pidum Kejari Bandung Agus Kausal Alam mengatakan P21 telah diterbitkan. Ketujuh tersangka akan dilakukan penahanan sementara sebelum dikirim ke Pengadilan Negeri (PN) Bandung.

"Kami lakukan penahanan selama 20 hari ke depan dan dalam waktu tersebut nanti dilimpahkan ke PN," katanya.

Seperti diketahui, dalam kasus ini polisi berhasil mencokok 14 pelaku yang diduga terlibat dalam pengeroyokan tersebut.

Dari 14 orang itu, 7 orang telah disidangkan bahkan telah divonis hakim dengan hukuman yang berbeda. Sementara, 7 pelaku dewasa lainnya baru hari ini dilimpahkan ke Kejari Bandung.

Kompas TV The Jakmania dilarang balas dendam kepada suporter Persib terkait tewasnya Haringga Sirla pada minggu lalu.


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penahanan 9 Polisi Tersangka Kasus Tewasnya Zaenal Abidin Diperpanjang

Penahanan 9 Polisi Tersangka Kasus Tewasnya Zaenal Abidin Diperpanjang

Regional
Nyinyir di Facebook soal Penusukan Wiranto, Pegawai Undip Dipolisikan

Nyinyir di Facebook soal Penusukan Wiranto, Pegawai Undip Dipolisikan

Regional
Penghuni Rumah Tidak Tahu Barang yang Dititip R Adalah Bahan Pembuat Bom

Penghuni Rumah Tidak Tahu Barang yang Dititip R Adalah Bahan Pembuat Bom

Regional
Kisah Sebuah Sumur Kecil di Ladang yang jadi Asa Ratusan KK

Kisah Sebuah Sumur Kecil di Ladang yang jadi Asa Ratusan KK

Regional
Rabu Pagi, Kualitas Udara Sumbar Masuk Level Tidak Sehat

Rabu Pagi, Kualitas Udara Sumbar Masuk Level Tidak Sehat

Regional
Kronologi Pembunuhan 'Debt Collector' yang Tubuhnya Terpisah dari Kepala

Kronologi Pembunuhan "Debt Collector" yang Tubuhnya Terpisah dari Kepala

Regional
183 Warganya Keracunan Makanan, Bupati TTS Tetapkan Status Kejadian Luar Biasa

183 Warganya Keracunan Makanan, Bupati TTS Tetapkan Status Kejadian Luar Biasa

Regional
Siswi SMP yang Dicabuli Guru Les Vokal Sembunyikan Kehamilan hingga 8 Bulan

Siswi SMP yang Dicabuli Guru Les Vokal Sembunyikan Kehamilan hingga 8 Bulan

Regional
Virus Flu Burung Merebak di Tegal, 150 Unggas Mati Mendadak

Virus Flu Burung Merebak di Tegal, 150 Unggas Mati Mendadak

Regional
Kasus Pembunuhan 'Debt Collector': Kepala Korban Ditemukan Terpisah dari Tubuhnya

Kasus Pembunuhan "Debt Collector": Kepala Korban Ditemukan Terpisah dari Tubuhnya

Regional
4 Fakta Suami Bakar Istri di Surabaya, Terlibat Cekcok hingga Kabur Bawa Motor Pemilik Kos

4 Fakta Suami Bakar Istri di Surabaya, Terlibat Cekcok hingga Kabur Bawa Motor Pemilik Kos

Regional
Terduga Teroris AK dari Sukoharjo Dikenal Jarang Bergaul dan Tertutup

Terduga Teroris AK dari Sukoharjo Dikenal Jarang Bergaul dan Tertutup

Regional
Lurah Way Halim: Nenek Nurhasanah Tidak Terlibat Terorisme

Lurah Way Halim: Nenek Nurhasanah Tidak Terlibat Terorisme

Regional
Menyoal Gibran Maju Pilkada Solo, Bukan Pilihan PDI-P Solo hingga Anjuran Ganjar

Menyoal Gibran Maju Pilkada Solo, Bukan Pilihan PDI-P Solo hingga Anjuran Ganjar

Regional
Nekat Keluyuran Saat Jam Kerja, 14 ASN Kena Razia

Nekat Keluyuran Saat Jam Kerja, 14 ASN Kena Razia

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X