Gubernur NTT: Kita Punya Komodo, tapi Kita Tidak Dapat Apa-apa

Kompas.com - 22/11/2018, 10:37 WIB
Wisatawan berfoto dengan komodo dan ranger Sulaiman di TN Komodo, Pulau Rinca, NTT.Julianus Ebol Wisatawan berfoto dengan komodo dan ranger Sulaiman di TN Komodo, Pulau Rinca, NTT.


KUPANG, KOMPAS.com - Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Bungtilu Laiskodat, menyebut, pihaknya tidak mendapat keuntungan penuh dengan keberadaan satwa langka komodo di Manggarai Barat.

Hal itu disampaikan Viktor, saat menggelar dialog bersama Civitas Akademika dan Pimpinan Perguruan Tinggi se-Daratan Timor, Alor, dan Rote Ndao 2018, di Hotel Aston Kupang, Rabu (21/11/2018) kemarin.

Menurut Viktor, NTT tidak mendapat keuntungan penuh, karena taman nasional komodo dikelola oleh pemerintah pusat.

Baca juga: Gubernur Viktor Sebut Kota Kupang dan Labuan Bajo Terkotor di NTT


"Di Labuan Bajo kita punya binatang langka, di saat dinosaurus dibuat menjadi film, kita malah punya komodo kecil-kecil yang mirip dinosaurus. Tetapi, sampai saat ini, tidak ada manfaat untuk NTT. Kita tidak dapat apa-apa," ungkap dia.

"Itu dikelola oleh pemerintah pusat, lalu NTT tidak kebagian apa-apa. Ada yang kebagian karena wisatawan nginap di Labuan Bajo, tapi itu tidak seberapa. Kalau hanya itu saja, anak saya yang tamat SD pun bisa," sambung dia.

Karena itu, kata Viktor, dalam waktu dekat ini, dirinya akan membicarakan hal itu dengan pemerintah pusat, agar NTT juga mendapat keuntungan lebih dari keberadaan komodo itu.




Close Ads X