Terkait Kasus Pencurian, 25 BPKB dan 18 Sertifikat Tanah Ditemukan di Kolong Jembatan

Kompas.com - 22/11/2018, 06:19 WIB
Buku Kepemilikan Kendaraan Bermotor. KompasOtomotif-Donny AprilianandaBuku Kepemilikan Kendaraan Bermotor.


SRAGEN, KOMPAS.com - Puluhan BPKB dan sertifikat tanah ditemukan warga di bawah Jembatan Lemahbang, Desa Karanganyar, Kecamatan Sambungmacan, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah.

Dokumen berharga tersebut ditemukan pada Minggu (18/11/2018) sekitar pukul 07.30 WIB.

Kapolsek Sambungmacan AKP Joko Widodo membenarkan adanya temuan BPKB dan sertifikat tanah di bawah Jembatan Lemahbang. Dokumen itu pertama kali ditemukan oleh warga Dukuh Kanatan RT 007 bernama Sarmanto.

Baca juga: CCTV Bantu Polisi Ungkap Kasus Pencurian Baterai Lampu Jalan Raya di Lamongan

"Ada warga melaporkan temuan BPKB dan sertifikat tanah di bawah Jembatan Lemahbang," katanya dikonfirmasi Kompas.com, Rabu (21/11/2018) malam.

Dari laporan itu, pihaknya kemudian menerjunkan anggotanya ke lokasi tersebut. Setelah dicek lokasi tersebut benar ada puluhan BPKB dan sertifikat tanah dalam kondisi basah.

Setelah dilakukan pengecekan, lanjut dia, dokumen berharga yang dibuang di bawah Jembatan Lemahbang tersebut dipastikan semuanya asli.

"Ada 25 buah BPKB dan 18 sertifikat tanah. Saat ditemukan (BPKB dan sertifikat tanah) dalam kondisi basah," terang dia.

Kasat Reskrim Polres Sragen AKP Yuli Monasoni mengatakan, temuan BPKB dan sertifikat tanah tersebut terkait kasus pencurian di wilayah hukum Polresta Surakarta. Saat ini, dokumen berharga itu masih diamankan di Polres Sragen.

"Kita hanya menemukan saja. Terkait kejadian pencurian di Polresta Surakarta, ya, nanti di Polresta Surakarta yang tentu akan menindaklanjuti," kata dia.

Baca juga: Kasus Pencurian 3 Batang Kayu, Polisi Terus Upayakan Mediasi Perhutani dan Buamin

Rencananya, dokumen berharga itu akan segera dilimpahkan ke Polresta Surakarta untuk kepentingan penyelidikan terkait kasus pencurian tersebut.

Dikonfirmasi terpisah, Kasat Reskrim Polresta Surakarta Kompol Fadli mengatakan, ada laporan dari koperasi di Solo yang menjadi korban pencurian.

Dokumen yang dilaporkan hilang oleh pihak koperasi tersebut memiliki kesamaan dengan barang bukti yang ditemukan di bawah Jembatan Lemahbang, Sambungmacan, Sragen.

"Ini lagi cek kebenarannya. Dokumen (BPKB dan sertifikat tanah) masih di sana (Polres Sragen) belum diambil," ungkap dia.

Pihaknya akan berkoordinasi dengan Polres Sragen guna mengungkap siapa pelaku pembuang dokumen berharga di bawah Jembatan Lemahbang, Sragen, tersebut.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Saya dan Istri Langsung Syok, Ternyata Anak Kami Satu-satunya Sudah Meninggal'

"Saya dan Istri Langsung Syok, Ternyata Anak Kami Satu-satunya Sudah Meninggal"

Regional
Cerita Mulyadi Tahu Anaknya Tewas Kecelakaan dari Media Sosial Setelah 11 Hari Pergi dari Rumah

Cerita Mulyadi Tahu Anaknya Tewas Kecelakaan dari Media Sosial Setelah 11 Hari Pergi dari Rumah

Regional
Kampus Unanda Palopo Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp 6 Miliar

Kampus Unanda Palopo Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp 6 Miliar

Regional
Soal Ditutupnya Obyek Wisata Dusun Semilir Semarang, Nekat Langgar Protokol Kesehatan Meski Sudah Diperingatkan

Soal Ditutupnya Obyek Wisata Dusun Semilir Semarang, Nekat Langgar Protokol Kesehatan Meski Sudah Diperingatkan

Regional
Pamit Pergi Berenang, Seorang ASN Ditemukan Tewas di Laut

Pamit Pergi Berenang, Seorang ASN Ditemukan Tewas di Laut

Regional
Terungkap, Ini Identitas Pria yang Tewas Ditabrak Truk Tangki Saat Bersila di Jalan

Terungkap, Ini Identitas Pria yang Tewas Ditabrak Truk Tangki Saat Bersila di Jalan

Regional
Cerita Serka Silvi Tinggalkan 2 Anak Balita demi Misi PBB ke Lebanon: Berat tapi Saya Tegarkan Hati

Cerita Serka Silvi Tinggalkan 2 Anak Balita demi Misi PBB ke Lebanon: Berat tapi Saya Tegarkan Hati

Regional
469 Petugas KPPS Kota Padang Reaktif Covid-19, Jika Positif Tidak Akan Diganti

469 Petugas KPPS Kota Padang Reaktif Covid-19, Jika Positif Tidak Akan Diganti

Regional
Lonjakan Kasus Covid-19 di Jawa Tengah dan Data yang Tak Selaras

Lonjakan Kasus Covid-19 di Jawa Tengah dan Data yang Tak Selaras

Regional
Jelang Pencoblosan Pilkada, Kota Serang, Cilegon dan Tangsel Masuk Zona Merah

Jelang Pencoblosan Pilkada, Kota Serang, Cilegon dan Tangsel Masuk Zona Merah

Regional
Warga Positif Covid-19 Tetap Bisa Ikut Pilkada, Mencoblos di TPS Terdekat

Warga Positif Covid-19 Tetap Bisa Ikut Pilkada, Mencoblos di TPS Terdekat

Regional
Edarkan 'Pil Setan' ke Pelajar, Pria Asal Cianjur Diringkus Polisi

Edarkan "Pil Setan" ke Pelajar, Pria Asal Cianjur Diringkus Polisi

Regional
Diminta Klarifikasi Kampanye Bagi-bagi Kartu, Calon Bupati Ogan Ilir Mangkir Dipanggil Bawaslu

Diminta Klarifikasi Kampanye Bagi-bagi Kartu, Calon Bupati Ogan Ilir Mangkir Dipanggil Bawaslu

Regional
Modus Nikah Siri, Pelajar Dibawa Kabur dan Dicabuli Berkali-kali

Modus Nikah Siri, Pelajar Dibawa Kabur dan Dicabuli Berkali-kali

Regional
Hati-hati, 80 Persen Pintu Perlintasan Kereta Api Tidak Dijaga

Hati-hati, 80 Persen Pintu Perlintasan Kereta Api Tidak Dijaga

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X