5 Turis India yang Mengemis dan Meramal di Nunukan Tak Bisa Bahasa Indonesia

Kompas.com - 21/11/2018, 07:38 WIB
Lima warga negara India yang diamankan oleh  petugas Imigrasi Klas II B Nunukan di Kalimantan Utara karena mengemis dan meramal tanpa izin bekerja, Selasa (20/11/2018). Dok. Kantor Imigrasi NunukanLima warga negara India yang diamankan oleh petugas Imigrasi Klas II B Nunukan di Kalimantan Utara karena mengemis dan meramal tanpa izin bekerja, Selasa (20/11/2018).

NUNUKAN, KOMPAS.com - Petugas Imigrasi Klas II B Nunukan di Kalimantan Utara (Kaltara) mengamankan lima warga negara India yang mengemis dan meramal tanpa izin beberapa waktu lalu. 

Uniknya, kelima WNA tersebut ternyata tidak bisa berbahasa Indonesia dan hanya bisa berbahasa Inggris saja selain bahasa India. Sehingga dipastikan warga yang diramal juga tidak tahu apa yang diucapkan oleh para peramal gadungan tersebut.

Hal ini diungkapkan Kepala Seksi Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Nunukan Bimo Mardi Wibowo saat dikonfirmasi Kompas.com, Rabu (21/11/2018).

"Uniknya para WNA tersebut tak mengerti bahasa Indonesia, sehingga apa dan bagaimana arti ramalan mereka masyarakat banyak yang tidak tahu," ujarnya.

Kelima WNA asal Punjab, India, masing-masing bernama Gurdeep Singh (24), Tarlok Singh (57), Jaswinder Singh (33), Satpol Singh (58), dan Jarnail Singh (59). 

Baca juga: Mengemis dan Meramal, 5 Turis India Diamankan Imigrasi Nunukan

Kelima turis tersebut mengaku jika warga menyodorkan uang pada mereka usai mereka meramal.

Dari saku kelima turis tersebut, pihak Imigrasi Nunukan mendapati uang sebesar Rp 1,5 juta sumbangan dari masyarakat dari kegiatan meramal.

Selain uang, mereka juga mengaku mendapat sumbangan makanan dari warga usai meramal.

"Masyarakat hanya mengira dimintai tolong dan menyodorkan uang saat para WNA menyodorkan tangannya," imbuh Bimo. 

Imigrasi Kabuoaten Nunukan saat ini masih mendalami kasus 5 WNA asal India tersebut. Imigrasi Nunukan memastikan jika kegiatan meramal para turis dari India tersebut dilakukan tanpa izin.

Saat ini Imigrasi Nunukan sudah melayangkan surat ke perwakilan India di Bali untuk memastikan mereka adalah warga negara India.

"Ada indikasi mereka menyalahi visa wisata dan memiliki konsekuensi untuk dideportasi," pungkas Bimo.

Baca juga: Seorang Turis Rusia Telantar di Probolinggo, Sempat Dikira Pencuri Ternak hingga Diberi Obat Diare Gratis

 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Positif Covid-19 di Sulut Capai 1.431 Kasus

Positif Covid-19 di Sulut Capai 1.431 Kasus

Regional
Viral Video Wanita Lempar Alquran di Makassar, Polisi: Pelaku Sudah Diamankan

Viral Video Wanita Lempar Alquran di Makassar, Polisi: Pelaku Sudah Diamankan

Regional
Kepala BPSDM Perhubungan Minta Taruna PKTJ Tegal Jadi Relawan Covid-19

Kepala BPSDM Perhubungan Minta Taruna PKTJ Tegal Jadi Relawan Covid-19

Regional
Polisi Tangkap Pembunuh Guru SD yang Jasadnya Dimasukkan ke Ember

Polisi Tangkap Pembunuh Guru SD yang Jasadnya Dimasukkan ke Ember

Regional
Mataram Episentrum Penyebaran Corona, Wagub NTB Minta Penanganannya Keroyokan

Mataram Episentrum Penyebaran Corona, Wagub NTB Minta Penanganannya Keroyokan

Regional
Penjelasan Bupati Lumajang Tentang Sawah Istri Aktivis Salim Kancil yang Diduga Diserobot

Penjelasan Bupati Lumajang Tentang Sawah Istri Aktivis Salim Kancil yang Diduga Diserobot

Regional
Bandel Tak Pakai Masker, Warga Yogyakarta Siap-siap Didenda Rp 100.000

Bandel Tak Pakai Masker, Warga Yogyakarta Siap-siap Didenda Rp 100.000

Regional
Cabuli, Bunuh, dan Ambil Perhiasan Bocah 5 Tahun, Pelaku: Saya Butuh Uang Beli Sosis dan Kopi

Cabuli, Bunuh, dan Ambil Perhiasan Bocah 5 Tahun, Pelaku: Saya Butuh Uang Beli Sosis dan Kopi

Regional
54 Destinasi Wisata di Semarang Kembali Dibuka, Langgar Protokol Kesehatan Bakal Disanksi

54 Destinasi Wisata di Semarang Kembali Dibuka, Langgar Protokol Kesehatan Bakal Disanksi

Regional
Ada Bekas Penganiayaan pada Jasad WNI yang Disimpan di 'Freezer' Kapal China

Ada Bekas Penganiayaan pada Jasad WNI yang Disimpan di "Freezer" Kapal China

Regional
2 Bocah Tertimpa Pohon Tumbang, 1 Tewas, 1 Patah Tulang

2 Bocah Tertimpa Pohon Tumbang, 1 Tewas, 1 Patah Tulang

Regional
Ini Penjelasan BPPTKG Yogyakarta Soal Kondisi Gunung Merapi yang Menggembung

Ini Penjelasan BPPTKG Yogyakarta Soal Kondisi Gunung Merapi yang Menggembung

Regional
Pulang dari Semarang, Mahasiswi Kedokteran Ini Positif Covid-19

Pulang dari Semarang, Mahasiswi Kedokteran Ini Positif Covid-19

Regional
Rentan Tertular Corona, Ganjar Minta Tenaga Medis Rutin Cek Kesehatan

Rentan Tertular Corona, Ganjar Minta Tenaga Medis Rutin Cek Kesehatan

Regional
Ani Gelapkan Uang Nasabah Rp 7,7 M untuk Biaya Suami Jadi Anggota DPRD

Ani Gelapkan Uang Nasabah Rp 7,7 M untuk Biaya Suami Jadi Anggota DPRD

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X