Kompas.com - 19/11/2018, 19:11 WIB
Kasat Reskrim Polrestabes Bandung, AKBP Muhammad Rifai tengah memperlihatkan barang bukti berupa senjata api mainan yang digunakan pelaku dalam melakukan aksi pencurian dengan kekerasan di Kota Bandung. KOMPAS.com/AGIEPERMADIKasat Reskrim Polrestabes Bandung, AKBP Muhammad Rifai tengah memperlihatkan barang bukti berupa senjata api mainan yang digunakan pelaku dalam melakukan aksi pencurian dengan kekerasan di Kota Bandung.

BANDUNG, KOMPAS.com - Polisi menangkap 4 pelaku begal atau pencurian dengan kekerasan yang telah 10 kali melakukan aksi begal berbekal senjata mainan untuk menakuti korbannya.

Keempat pelaku ini diketahui berinisial CM alias Cepot (29), AK (20), AP (29) dan D alias Gayor (33).

Kasat Reskrim Polrestabes Bandung AKBP Muhammad Rifa'i menjelaskan, penangkapan pelaku ini berdasarkan laporan warga yang langsung ditindak lanjuti dengan melakukan penyelidikan terhadap para pelaku.

Terakhir, para pelaku ini telah melakukan pembegalan di Jalan Cigagak, Kecamatan Cibiru, Kota Bandung, Minggu (4/11/2018).

Baca juga: 3 Begal yang Ditangkap di Depok Ternyata Residivis

Polisi yang mendapatkan laporan itu kemudian melakukan pengejaran terhadap pelaku hingga akhirnya berhasil menangkap para pelaku di lokasi yang berbeda.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Saat melakukan penangkapan, 2 orang pelaku melakukan perlawanan dan berusaha untuk melarikan diri. Polisi melakukan tindakan terukur dengan melumpuhkan kedua pelaku yakni menembak kakinya.

"Para pelaku ditangkap di lokasi berbeda pada tanggal 6 November 2018, dua orang dilumpuhkan ditembak di kaki," kata Rifai di Polrestabes Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (19/11/2018).

Adapun modus kejahatan yang dilakukan para pelaku ini memepet dan memukul korbannya. Saat jatuh, pelaku kemudian menodongkan sebuah pistol yang diketahui ternyata pistol mainan serta mengambil kendaraan korban.

"Pelaku ini memukul, serta menodongkan pistol mainan untuk menakuti dan mengancam korbannya," tuturnya.

Berdasarkan pengakuan para pelaku, kejahatan tersebut sudah dilakukannya sebanyak 10 kali di wilayah hukum Polrestabes Bandung.

"Semua dilakukan di Kota Bandung, para pelaku ini juga orang Bandung," tuturnya.

Menurut Rifai, pelaku CM merupakan otak dari pencurian dengan kekerasan tersebut. CM diketahui residivis dalam kasus yang sama. Ia baru menghirup udara bebas pada tahun 2018 ini.

"Pelaku CM residivis, dia baru bebas lima bulan lalu," katanya.

Baca juga: Polisi Tangkap Komplotan Begal yang Resahkan Warga Depok

Rifai menambahkan, para begal ini beraksi setiap dini hari hingga Subuh. Waktu tersebut kerap menjadi pilihan para pelaku kejahatan lantaran jalanan yang sepi.

"Biasanya beroperasi dari pukul 01.00 WIB sampai dengan 05.00 WIB," katanya.

Kendaraan hasil curian itu pun dijualnya dengan harga murah, di sekitar kota Bandung. Namun, sebelum menjual kendaraan itu, pelaku telah memanipulasi plat nomor kendaraan dan juga mengecat ulang kendaraan.

"Plat nomornya dipalsukan dulu, catnya juga, kemudian dikeluarkan dijual di sekitaran kota Bandung. Dijual sekitar Rp 2-3 juta," katanya.

Dari tangan tersangka, polisi berhasil menyita sejumlah barang bukti berupa satu kendaraan pikap yang digunakan untuk melakukan kejahatan, tiga motor, ponsel, sebuah pistol mainan, dan sebuah helm.

Atas perbuatannya, para pelaku ini dijerat pasal 365 ayat (2) ke 2 dan 4 KUHPidana dengan ancaman 12 tahun pidana.

Sementara itu, salah satu pelaku, CM, mengaku memilih korbannya secara acak. Kejahatan itu dilakukannya lantaran impitan ekonomi.

"Saya terpaksa, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari," katanya.

Kompas TV Sebelumnya, tersangka yang sempat buron ini mencoba melawan dengan menggunakan sebilah pisau.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.