Ketua Umum PBNU: Kader NU Harus Jadi Pemersatu dalam Keberagaman Umat

Kompas.com - 19/11/2018, 08:58 WIB
Pengurus ISNU foto bersama usai mengikuti Madrasah Kader NU di Pusdiklat Kemenag, Tangerang Selatan, Minggu (18/11/2018) KOMPAS.com/ WARDI DOK ISNUPengurus ISNU foto bersama usai mengikuti Madrasah Kader NU di Pusdiklat Kemenag, Tangerang Selatan, Minggu (18/11/2018)

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Prof Dr KH Said Aqil Siroj menyatakan, kader NU harus menjadi garda terdepan dalam menjaga dan memperkuat keberagaman umat dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Hal itu disampaikan Aqil saat membuka dan memberi sambutan Madrsah Kader Nahdlatul Ulama (MKNU) yang digelar di Pusat Pendidikan Kilat (Pusdiklat) Kementerian Agama di Ciputat, Tangerang Selatan, Jumat (16/11/2018).

Acara pendidikan untuk pengurus pusat Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama ( ISNU) itu dilaksanakan dari tanggal 16 sampai 18 November 2018.

Baca juga: Airlangga: Di Kita, Ulama NU Langsung Menjadi Cawapres

Aqil menyebut, selain menjadi pemersatu dalam kebergaman umat, kader NU juga harus terus menebarkan kasih sayang di masyarakat.

Kader NU, lanjut Aqil, juga harus mampu menebarkan Islam ramah yang berlandaskan Ahlusunnah Waljamaah.

"Kader NU harus menjadi pemersatu bagi keberagaman umat dan penebar rasa kasih sayang. Juga kompetitif dalam menjawab berbagai tantangan kebangsaan dan global," kata Aqil.

Terkait madrasah kader NU, Aqil mengatakan, kader NU juga harus memahami genealogi paham Islam Ahlusunnah Waljamaah. Paham Islam kebangsaan yang terus membela NRKI dengan asas Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

Sementara itu, di tempat yang sama, Ketua Umum Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Ali Masykur Musa mengatakan, organisasi sarjana NU adalah badan otonom (banom) NU yang memiliki karakter khas dari banom lainnya.

Organisasi ISNU, kata Ali, adalah semacam think tank NU yang bisa memberi kontribusi dalam menjawab tantangan kebangsaan dan global.

Bahkan, Ali menyebut, ISNU adalah "pasukan" khusus NU yang harus memiliki kompetensi di atas rata-rata.

Dengan demikian, ISNU dengan anggotanya dari berbagai latar belakang profesi harus memperkuat pengelolaan sumber daya manusia di berbagai bidang.

Baca juga: Kubu Jokowi Sebut Jubir Baru Prabowo-Sandi Tak Signifikan Gaet Suara NU

"Kopassusnya Nahdlatul Ulama itu adalah ISNU. Jadi, kita harus memperkuat manajerisasi SDM di berbagai bidang. Menempatkan kader-kader terbaik NU di setiap sektor. ISNU harus mampu mencetak kader NU yang profesional sekaligus ideologis," tandas Ali.

Madrasah Kader Nahdlatul Ulama sendiri diikuti sekitar 100 peserta yang merupakan pengurus pusat ISNU.

Ada pun pemateri dalam pendidikan itu berasal dari PBNU. Mereka adalah H Endin AJ Sofihara, KH Ahmad Ishomuddin, H Robikin Emhas dan Suwadi D Pranoto. Hadir pula Sekjen Kemenag RI Nur Kholis Setiawan.

 

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ganjar Sambangi Keraton Agung Sejagat di Purworejo, Ingatkan Warga Agar Tak Mudah Tertipu

Ganjar Sambangi Keraton Agung Sejagat di Purworejo, Ingatkan Warga Agar Tak Mudah Tertipu

Regional
Ratusan Petani Hadang Petugas Pengadilan yang Tinjau Lahan Sengketa

Ratusan Petani Hadang Petugas Pengadilan yang Tinjau Lahan Sengketa

Regional
Ganjar Larang Rumah Sakit se-Jateng Tanya Isi Dompet Pasien Miskin

Ganjar Larang Rumah Sakit se-Jateng Tanya Isi Dompet Pasien Miskin

Regional
Air Sungai Meluap, Sebuah Desa di Kudus Diterjang Banjir

Air Sungai Meluap, Sebuah Desa di Kudus Diterjang Banjir

Regional
Ditangkap, Pelajar SMP di Sulsel Jadi Kurir Sabu

Ditangkap, Pelajar SMP di Sulsel Jadi Kurir Sabu

Regional
Wagub Sulut: Potensi Bencana Kita Lengkap, tapi...

Wagub Sulut: Potensi Bencana Kita Lengkap, tapi...

Regional
Cuaca Panas di Yogyakarta Akan Berlangsung hingga 3 Hari ke Depan

Cuaca Panas di Yogyakarta Akan Berlangsung hingga 3 Hari ke Depan

Regional
Basarnas Menduga Kapal Panji Saputra Telah Tenggelam

Basarnas Menduga Kapal Panji Saputra Telah Tenggelam

Regional
Kasus Jenazah Balita Tanpa Kepala di Samarinda, 2 Pengasuh PAUD Jadi Tersangka

Kasus Jenazah Balita Tanpa Kepala di Samarinda, 2 Pengasuh PAUD Jadi Tersangka

Regional
Hasil Tes DNA, Dipastikan Jenazah Balita Tanpa Kepala di Samarinda adalah Yusuf yang Hilang di PAUD

Hasil Tes DNA, Dipastikan Jenazah Balita Tanpa Kepala di Samarinda adalah Yusuf yang Hilang di PAUD

Regional
Kapolda Maluku Jenguk Anggota Brimob Korban Penembakan KKB di Nduga

Kapolda Maluku Jenguk Anggota Brimob Korban Penembakan KKB di Nduga

Regional
Gara-gara Kentut, Pasutri di Sumbar Dibacok Tetangganya

Gara-gara Kentut, Pasutri di Sumbar Dibacok Tetangganya

Regional
Hilang 10 Hari di Hutan Buton, Kakek 87 Tahun Selamat Berkat Minum Air Rotan

Hilang 10 Hari di Hutan Buton, Kakek 87 Tahun Selamat Berkat Minum Air Rotan

Regional
3 Fraksi DPRD Usulkan Interpelasi Gubernur Sumbar soal Kunjungan ke Luar Negeri dan BUMD

3 Fraksi DPRD Usulkan Interpelasi Gubernur Sumbar soal Kunjungan ke Luar Negeri dan BUMD

Regional
Gerebek Kedai, Polres Humbahas Temukan Mesin Judi Milik Oknum Polisi

Gerebek Kedai, Polres Humbahas Temukan Mesin Judi Milik Oknum Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X