Kompas.com - 18/11/2018, 18:21 WIB
Para pelari half marathon (21,0975 km) memulai lomba pada pukul 05.30, ditandai dengan flag off atau pengangkatan bendera oleh CEO Kompas Gramedia Lilik Oetama, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sri Puryono, dan Ketua Yayasan Borobudur Marathon Liem Chi An KOMPAS/Aditya Putra PerdanaPara pelari half marathon (21,0975 km) memulai lomba pada pukul 05.30, ditandai dengan flag off atau pengangkatan bendera oleh CEO Kompas Gramedia Lilik Oetama, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sri Puryono, dan Ketua Yayasan Borobudur Marathon Liem Chi An

MAGELANG, KOMPAS.com - Tidak sedikit pelari yang terkendala dengan cuaca panas saat masih berlari di rute Bank Jateng Borobudur Marathon 2018, di kawasan Candi Borobudur Magelang, Minggu (18/11/2018). Cuaca panas cukup menguras tenaga pelari.

"Ekspektasi kita akan hujan seperti tahun lalu, tapi malah terik mencapai 36 derajat, sungguh menguras tenaga pelari," kata Ketua Penyelenggara Bank Jateng Borobudur Marathon 2018, Budiman Tanuredjo, saat jumpa pers, Minggu siang.

Namun demikian secara keseluruhan perhelatan bergengsi hasil kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Jateng, Bank Jateng dan Harian Kompas ini berjalan baik.

Pimpinan Redaksi Harian Kompas itu menyebutkan ada beberapa hal yang membedakan pelaksanaan Borobudur Marathon 2018 dengan tahun lalu, diantaranya penerapan ketentuan Cut-Off Time (COT) dan Cut-Off Point (COP) bagi pelari. Pelari yang tidak bisa memenuhi ketentuan itu maka dinyatakan Did Not Finish (DNF).

Baca juga: Ini Hasil Full Marathon Putra dan Putri di Borobudur Marathon 2018

"Tahun ini kami terapkan COT dan COP, supaya pelari sungguh-sungguh berlatih, mempersiapkan diri, dan ini menjadi bagian perbaikan Borobudur Marathon. Tentu akan ada evaluasi lagi agar kedepan lebih baik lagi," papar Budiman.

Pada kesempatan ini, Budiman menyampaikan rasa terima kasih kepada warga Kabupaten Magelang khususnya yang menjadi lintasan lomba atas sambutan yang luar biasa. Masyarakat mempersembahkan ragam "cheering" dari yel-yel, tarian, musik sampai makanan dan minuman gratis bagi pelari.

Termasuk, mengapresiasi asyarakat yang mau bersabar karena sejumlah ruas jalan ditutup selama lomba berlangsung.

"Terimakasih warga Magelang, yang menyambut luar biasa. Ini tanda kalau Borobudur Marathon adalah milik warga Jawa Tengah dan Indonesia," ujarnya.

Baca juga: Cara Pelajar Menyemangati Pelari di Borobudur Marathon 2018

Tambah kuota pelari

Terkait usulan penambahan kuota atau slot pelarii, pihaknya lebih berkomitmen untuk menyelenggarakan Borobudur Marathon yang berkualitas, dibanding sekedar mementingkan kuantitas.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X