”Messalu Lembang”, Ritual Menolak Gempa Ala Leluhur Mamasa

Kompas.com - 18/11/2018, 12:15 WIB
Ritual ”Messalu Lembang”, Ritual menolak gempa ala leluhur masyarakat Mamasa, Sulawesi barat. KOMPAS.ComRitual ”Messalu Lembang”, Ritual menolak gempa ala leluhur masyarakat Mamasa, Sulawesi barat.

MAMASA, KOMPAS.com – Menghadapi bencana gempa beruntun selama hampir dua pekan terakhir, masyarakat Mamasa di Sulawesi Barat menggelar ritual “Messalu Lembang”, sebuah tradisi leluhur Mamasa dalam menolak segala bala bencana.

Tradisi ini telah dilakukan para leluhur Mamasa secara turun temurun, namun ritual menolak gempa bumi mulai jarang dilakukan generasi belakangan hingga bencana gempa bumi datang meluluhlantakkan Mamasa sejak awal dua pekan lalu.

Baca juga: 8 Rumah Warga Mamasa Tertimbun Longsor Akibat Gempa

Ritual Messalu digelar tokoh adat dan tokoh agama masyarakat Mamasa di salah satu monumen bersejarah Mamasa, To’pao. Lokasi sakral dan bersejarah itu terletak persis di Taman Kota Mamasa.

Obed Nego Depparinding, salah satu Tokoh Adat Mamasa mengatakan, ritual dilaksanakan dengan meminta pertolongan kepada penguasa alam semesta. Cara ini sudah dilakukan para leluhur secara turun temurun untuk menolak segala bala bencana, termasuk gempa bumi. 

“Ini desakan masyarakat agar para tokoh adat menggelar ritual Messalu, sebuah tradisi pengampunan dan permohonan maaf agar bencana tidak lagi menimpa masyarakat Mamasa," jelas Obed. 

Baca juga: Gempa Hari Ini: 14 Kali Dirasakan Warga Mamasa dan Sekali Guncang Palu

Menurut Obed, tradisi Messalu dilakukan agar masyarakat Mamasa dijauhkan dari segala mara bahaya, termasuk bencana gempa bumi yang terus mengguncang Mamasa.

Ritual messalu lembang sendiri adalah sebuah ungkapan, pengakuan atas segala salah dan dosa, serta memohon maaf atas segala kesalahan dan dosa yang pernah diperbuat oleh anak cucu masyarakat Mamasa.

Persembahan ritual “Messalu Lembang” ditandai dengan pemotongan sejumlah hewan seperti babi dan kerbau, sebagai tanda pengakuan atas kesalahan dan dosa anak leluhur Mamasa yang pernah dilakukan sebelumnya. 

Baca juga: Waspada Bencana di Sejumlah Daerah, Balita Diterkam Buaya saat Banjir hingga Trauma Warga Mamasa Akibat Gempa

Para leluhur masyarakat Mamasa rutin menggelar ritual ini setiap tahun secara turun temurun, terutama jika terjadi sesuatu dalam wilayah Mamasa, seperti bencana alam atau gempa bumi.

Dalam mitologi masyarakat Mamasa, semua bencana yang menimpa manusia di Bumi Kondosapata Mamasa, termasuk gempa bumi yang mengguncang sejak lebih dari sepekan terakhir, tidak lepas dari aktivitas atau sepang terjang manusia dalam memperlakukan alam tempat mereka berpijak. 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Belanja Online di Lumbung Pangan Jatim, Program Gratis Ongkir Kini Jangkau 19 Daerah

Belanja Online di Lumbung Pangan Jatim, Program Gratis Ongkir Kini Jangkau 19 Daerah

Regional
Buang Bayinya di Tempat Sampah, Pasangan Ini Ditangkap Polisi

Buang Bayinya di Tempat Sampah, Pasangan Ini Ditangkap Polisi

Regional
Dampak PSBB Selama Pandemi, Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Subang Menurun

Dampak PSBB Selama Pandemi, Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Subang Menurun

Regional
Ibu Mengamuk di Depan Penghulu Saat Pernikahan Anaknya, Ini Penjelasan Kades

Ibu Mengamuk di Depan Penghulu Saat Pernikahan Anaknya, Ini Penjelasan Kades

Regional
Satu Perusahaan Minyak Sawit Ditutup gegara 9 Karyawan Positif Corona

Satu Perusahaan Minyak Sawit Ditutup gegara 9 Karyawan Positif Corona

Regional
Di Purbalingga, Tak Bermasker Dihukum Kerja Bakti di Kantor Kecamatan

Di Purbalingga, Tak Bermasker Dihukum Kerja Bakti di Kantor Kecamatan

Regional
Petugas Perlindungan Anak yang Cabuli Siswi SMP Korban Perkosaan Diduga Kabur

Petugas Perlindungan Anak yang Cabuli Siswi SMP Korban Perkosaan Diduga Kabur

Regional
Detik-detik Jembatan Gantung Putus, Warga Sakit yang Ditandu Tewas Usai Jatuh ke Sungai

Detik-detik Jembatan Gantung Putus, Warga Sakit yang Ditandu Tewas Usai Jatuh ke Sungai

Regional
Ada Klaster Komunitas Senam di Karawang, yang Positif Sudah 7 Orang

Ada Klaster Komunitas Senam di Karawang, yang Positif Sudah 7 Orang

Regional
Pungutan Sekolah Harus Dikembalikan, Kepsek: Kami Sudah Terlanjur Belikan Seragam untuk Siswa Baru

Pungutan Sekolah Harus Dikembalikan, Kepsek: Kami Sudah Terlanjur Belikan Seragam untuk Siswa Baru

Regional
Pulang Hadiri Wisuda Anak di Makassar, Seorang Guru di Manggarai Barat Positif Covid-19

Pulang Hadiri Wisuda Anak di Makassar, Seorang Guru di Manggarai Barat Positif Covid-19

Regional
Es Krim Pengantin Baru dan Maut Bocah 5 Tahun di Pasuruan...

Es Krim Pengantin Baru dan Maut Bocah 5 Tahun di Pasuruan...

Regional
Cemburu Ada Pria Lain, Kakek Aniaya Pacarnya hingga Meninggal

Cemburu Ada Pria Lain, Kakek Aniaya Pacarnya hingga Meninggal

Regional
Viral, Video Seorang Ibu Mengamuk di Depan Penghulu Ingin Batalkan Pernikahan Anaknya

Viral, Video Seorang Ibu Mengamuk di Depan Penghulu Ingin Batalkan Pernikahan Anaknya

Regional
Warga Lampung Tewas di Freezer Kapal Cina, Diduga Tergiur Loker Agen Ilegal di Facebook

Warga Lampung Tewas di Freezer Kapal Cina, Diduga Tergiur Loker Agen Ilegal di Facebook

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X