Kompas.com - 17/11/2018, 20:33 WIB
Rute full martathon Bank Jateng Borobudur Marathon 2018, diterapkan blueline (garis biru), Jumat (16/11/2018). KOMPAS.com/IKA FITRIANA Rute full martathon Bank Jateng Borobudur Marathon 2018, diterapkan blueline (garis biru), Jumat (16/11/2018).

MAGELANG, KOMPAS.com – Minggu (18/11/2018) besok gelaran Borobudur Marathon 2018 akan dimulai. Borobudur Marathon 2018 menjadi ajang sport tourism paling bergengsi di Tanah Air dan pamornya semakin menarik perhatian banyak pelari dari berbagai negara di dunia, tidak hanya dari dalam negeri.

Lomba lari jarak jauh ini telah menembus 10.000 peserta dari berbagai belahan dunia dan daerah di Tanah Air.

Sebanyak 205 pelari datang dari 30 negara di lomba kali ini. Terbanyak datang dari Negeri Jiran Malaysia, disusul Singapura, dan Amerika Serikat. Para pelari dari Negara Kenya tidak pernah absen di berbagai kejuaraan marathon dunia juga tidak ketinggalan pada Borobudur Maraton 2018 kali ini.

“Pelari tertua (bahkan) datang dari luar negeri, Judith Van Ginkel, 85 tahun, asal Belanda. Kemudian ada William Herman Vollmert, 76 tahun, asal Amerika Serikat,” kata Wakil Pemimpin Umum Harian Kompas, Budiman Tanuredjo, Sabtu (17/11/2018). Budiman menambahkan, kedua pelari itu turun di nomor 10 Kilometer (10K).

Kehadiran banyak pelari dari berbagai negara menjadi sinyal bahwa Borobudur Maraton potensial setara dengan kompetisi lain maraton di tingkat dunia. Budiman mengungkapkan,  inilah sejatinya mimpi besar membawa Borobudur Maraton ke pentas dunia. 

“Kita punya mimpi  apakah satu marathon di Indonesia ini bisa setara dengan Boston Marathon, Berlin Marathon, Tokyo Marathon, atau World Major Marathon yang lain,” kata Budiman.

Semakin banyak pelari dari berbagai negara yang turun di ajang ini tentu menunjukkan kualitas marathon ini yang lebih baik dari waktu sebelumnya. Kualitas juga tampak dari kepesertaan baik kategori full marathon (42 kilometer), half marathon (21 kilometer) maupun 10 kilometer.

Kali ini, peserta lari di nomor full dan half marathon meningkat. Peserta Borobudur Marathon di 2017 sebanyak 8.754 pelari dengan 72 persen di antaranya mengikuti  nomor lomba 10K. Pada marathon ini, menurut Budiman, dari 10.000 lebih peserta, hanya 30 persen saja yang mengikuti 10K, sementara nomor Half Marathon 40 persen dan Full Marathon 30 persen.

Borobudur Marathon kali ini merupakan edisi ketujuh sejak pertama kali digelar pada tahun 2012. Harian Kompas menyelenggarakan lomba lari ini untuk kali yang kedua. Kompas bekerja sama dengan Bank Jateng untuk menyukseskan perhelatan ini.

Dalam kemasan Kompas dan Bank Jateng, kompetisi ini menjadi tidak biasa. Borobudur Marathon dikemas dengan memadukan antara olahraga, pariwisata, maupun budaya. Tidak hanya itu, mereka juga melibatkan masyarakat yang dilalui para peserta lari. Warga dipastikan akan ikut terlibat dalam memberi dukungan pada para pelari.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

Regional
Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Regional
Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Regional
Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Regional
Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Regional
Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Regional
KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

Regional
Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Regional
Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Regional
Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Regional
Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Regional
Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Regional
Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Regional
Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Regional
PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.