Ke Garut, Prabowo Promosikan Buku Karyanya, "Paradoks Indonesia"

Kompas.com - 17/11/2018, 16:57 WIB
Caleg muda Partai Gerinda Garut menunjukan buku Paradoks Indonesia karya Prabowo SubiantoKOMPAS.com/ ARI MAULANA KARANG Caleg muda Partai Gerinda Garut menunjukan buku Paradoks Indonesia karya Prabowo Subianto

GARUT, KOMPAS.com - Calon Presiden Prabowo Subianto, Sabtu (17/11/2018), berkampanye di Kabupaten Garut. Kedatangan Prabowo ke Garut merupakan rangkaian program kampanye "Prabowo Menyapa Jawa Barat".

Dalam kesempatan bertemu dengan para pendukungnya di Kampung Sukaraja, Desa Jatisari, Kecamatan Karangpawitan, Prabowo mempromosikan sebuah buku berjudul Paradoks Indonesia.

"Bukunya tidak tebal, tulisannya juga sengaja dibuat besar agar dibaca," katanya di hadapan ratusan pengunjungnya yang memadati tenda acara.

Buku Paradoks Indonesia sendiri, menurut Prabowo, adalah kumpulan data soal kondisi bangsa ini dan perjalanan bangsa yang saat ini sudah mengarah tidak baik.

"Dari data yang saya kumpulkan puluhan tahun, semua fakta yang saya kumpulkan, menunjukan bangsa ini ke arah yang tidak baik," katanya.

Baca juga: Prabowo Naik Helikopter Kunjungi Ponpes Suryalaya di Tasikmalaya

Prabowo menceritakan, Indonesia adalah bangsa yang kaya. Namun, kekayaan bangsa ini banyak lari keluar Indonesia. Karenanya, menurutnya tidak mungkin bangsa Indonesia sejahtera. Apalagi, yang menikmati kekayaan bangsa Indonesia hanya segelintir saja.

"Kekayaan bangsa Indonesia banyak mengalir keluar, tidak mungkin bangsa ini sejahtera, karena yang menikmati kekayaan bangsa ini tidak kurang dari satu persen (penduduk) saja, ini bukan kata Prabowo Subianto, ini kata Bank Dunia," katanya.

Baca juga: Prabowo : Politik Saat Ini Jadi Menakutkan, Hingga Ada Istilah Genderuwo Politik

Prabowo berharap, buku tulisannya bisa dibaca oleh masyarakat, bukan hanya sekadar dipajang saja. Apalagi, buku tersebut juga menjadi cerminan pemikirannya soal Indonesia. Sekaligus juga menjawab tantangan dari bangsa lain yang menyebut bangsa ini malas membaca.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Terkini Lainnya


Close Ads X