Usai Komsumsi Miras, Seorang Pelajar Tewas di Tangan Sepupunya

Kompas.com - 17/11/2018, 15:56 WIB
Aparat kepolisian melalukan olah tempat kejadian perkara John Roy/IstimewaAparat kepolisian melalukan olah tempat kejadian perkara

JAYAPURA, KOMPAS.com – Seorang pelajar, Marselius Kaimu (16) warga Jalan Sayap 1, Kabupaten Merauke, Papua, dikabarkan tewas, usai dianiaya temannya berinisial DK (18), Sabtu (17/11/2018) sekitar pukul 05.00 WIT.

Informasi yang diperoleh dari Humas Polda Papua, kabarnya korban meninggal dunia, lantaran kepala bagian belakang dipukul oleh pelaku.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Ahmad Mustofa Kamal mengungkapkan, sampai saat ini belum bisa dipastikan apa penyebab pelaku menganiaya korban hingga tewas.

“Sampai saat ini kepolisian setempat masih melakukan pengejaran terhadap pelaku. Kami sudah mengetahui identitas dan tempat tinggal pelaku. Hanya saja, kami masih mencari tahu keberadaannya saat ini,” ungkap Kamal, Sabtu siang.

Baca juga: Setelah Dicekoki Miras, Siswi SMP Diperkosa 4 Laki-Laki di Tangerang

Kamal menceritakan, sebelum peristiwa ini terjadi, korban dan pelaku dengan beberapa orang saksi mengonsumsi minuman keras, tak jauh dari tempat tinggal korban.

Akan tetapi, tidak lama berselang, tiba-tiba saja pelaku yang merupakan sepupu korban menganiayanya. 

“Saat itu, saksi-saksi bersama keluarga korban yang melihat kejadian itu, berupaya menangkap pelaku. Akan tetapi, pelaku berhasil melarikan diri,” kata Kamal.

Kamal menambahkan, selain mengejar pelalu, seorang saksi bernama Soni Yermogoin (36), yang mendengar keributan langsung keluar rumah dan mendapati korban sudah tergeletak di belakang rumah.

Kemudian, ia melarikan korban ke RSUD Merauke dengan menggunakan mobil truk dan juga melaporkan kasus penganiayaan itu kepada kepolisian setempat.

“Dari keterangan pihak medis, korban saat dibawa ke ruang IGD RSUD Merauke langsung dilakukan pemeriksaan. Namun, korban sudah meninggal dunia dan terdapat luka pada kepala bagian belakang serta tulang rahang,” ujarnya.

Kompas TV 9 pelaku lainnya diperiksa polisi dan semua barang bukti miras kini disita polisi

 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pesta Miras dan Berjudi di Tengah Corona, Sekelompok Pemuda Dihukum Rendam di Kolam Sampah

Pesta Miras dan Berjudi di Tengah Corona, Sekelompok Pemuda Dihukum Rendam di Kolam Sampah

Regional
Kapal Yacht dari Australia Dibegal di Perairan Lampung

Kapal Yacht dari Australia Dibegal di Perairan Lampung

Regional
5 Hari Hilang di Hutan, Pria Ini Makan Beras dan Minum Air dari Lumut untuk Bertahan Hidup

5 Hari Hilang di Hutan, Pria Ini Makan Beras dan Minum Air dari Lumut untuk Bertahan Hidup

Regional
Kalsel Butuh Tiga Bulan Persiapan untuk Terapkan New Normal

Kalsel Butuh Tiga Bulan Persiapan untuk Terapkan New Normal

Regional
Pecat 109 Tenaga Medis, Bupati Ogan Ilir Persilakan Ombudsman Datang

Pecat 109 Tenaga Medis, Bupati Ogan Ilir Persilakan Ombudsman Datang

Regional
Untuk Pertama Kalinya, Jalur Gentong Tasikmalaya Tak Macet Saat Lebaran

Untuk Pertama Kalinya, Jalur Gentong Tasikmalaya Tak Macet Saat Lebaran

Regional
Ditunjuk Jokowi, Gorontalo Kaji Penerapan New Normal agar Masyarakat Tak Bingung

Ditunjuk Jokowi, Gorontalo Kaji Penerapan New Normal agar Masyarakat Tak Bingung

Regional
Polisi Sita 87 Balon Udara Milik Warga, Salah Satunya Berukuran 35 Meter

Polisi Sita 87 Balon Udara Milik Warga, Salah Satunya Berukuran 35 Meter

Regional
Kendaraan yang Diminta Putar Balik di Tol Jakarta-Cikampek Didominasi Mobil Pribadi

Kendaraan yang Diminta Putar Balik di Tol Jakarta-Cikampek Didominasi Mobil Pribadi

Regional
Usai Tabrak Rumah Warga, Kapolsek Ini Sempat Tak Mengaku

Usai Tabrak Rumah Warga, Kapolsek Ini Sempat Tak Mengaku

Regional
Pemprov DIY Susun Aturan Penerapan New Normal

Pemprov DIY Susun Aturan Penerapan New Normal

Regional
Video Viral Warga Desa 'Usir' Pendatang dengan Meriam Bambu, Ini Faktanya

Video Viral Warga Desa "Usir" Pendatang dengan Meriam Bambu, Ini Faktanya

Regional
Bupati Ogan Ilir Tegaskan Tidak Akan Menerima 109 Tenaga Medis yang Sudah Dipecat

Bupati Ogan Ilir Tegaskan Tidak Akan Menerima 109 Tenaga Medis yang Sudah Dipecat

Regional
Wagub Kaltim Sebut APBD Tak Mampu Tangani Banjir Samarinda, Butuh Bantuan Pusat

Wagub Kaltim Sebut APBD Tak Mampu Tangani Banjir Samarinda, Butuh Bantuan Pusat

Regional
Antisipasi Arus Balik Lebaran, Masuk Bali via Pelabuhan Ketapang Harus Punya Surat Bebas Covid-19

Antisipasi Arus Balik Lebaran, Masuk Bali via Pelabuhan Ketapang Harus Punya Surat Bebas Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X