Lebih Dekat dengan Aiptu Jailani, Polisi yang Membimbing Wisely Lolos Tes SIM

Kompas.com - 16/11/2018, 15:24 WIB
Aiptu Jailani di sela memberi pelatihan kepada pemohon SIM di halaman Satlantas Polres Gresik, Jumat (16/11/2018). KOMPAS.com/HAMZAH Aiptu Jailani di sela memberi pelatihan kepada pemohon SIM di halaman Satlantas Polres Gresik, Jumat (16/11/2018).

GRESIK, KOMPAS.com – Usai dinyatakan lulus tes dan berhak mendapatkan Surat Izin Mengemudi ( SIM) C, Sabtu (10/11/2018) lalu, Wisely Michello Putra Sut (18), warga Jalan Balikpapan I No.51 GKB ( Gresik Kota Baru), Gresik, langsung secara spontan membuat surat ucapan kepada jajaran kepolisian, khususnya Aiptu Jailani.

Nama terakhir disebut, merupakan sosok yang sehari-hari mengajari Wisely dalam berlatih melaju mulus di atas lintasan tes guna mendapatkan SIM kendaraan roda dua. Jailani sendiri menjabat sebagai bintara urusan (baur SIM) di Satlantas Polres Gresik.

Baca juga: Jadi Viral, Curahan Hati Wisely, Pemohon SIM di Gresik, Usai Dinyatakan Lulus Tes

“Jadi begitu dinyatakan lulus dan layak mendapatkan SIM, dia (Wisely) kemudian pulang dan balik lagi ke sini (kantor Satlantas) untuk memberikan surat sama kue black forest. Saya sempat bilang, ngapain pakai bawa roti segala, dia bilang nggak apa-apa Pak, saya ikhlas kok sebagai ucapan terima kasih,” kenang Jailani saat ditemui Kompas.com di kantor Satlantas Polres Gresik, Kamis (15/11/2018).

Bagi Jailani, pekerjaan sebagai baur SIM maupun polisi merupakan amanah. Sehingga ia berkeinginan untuk tetap menjaga amanah tersebut dengan sebaik-baiknya, agar bisa memberikan pelayanan sebaik mungkin kepada masyarakat.

Aiptu Jailani (tengah) dengan sabar membimbing calon pemohon SIM untuk berlatih di halaman Satlantas Polres Gresik, Jumat (16/11/2018).KOMPAS.com/HAMZAH Aiptu Jailani (tengah) dengan sabar membimbing calon pemohon SIM untuk berlatih di halaman Satlantas Polres Gresik, Jumat (16/11/2018).

“Demi pengabdian kepada masyarakat, tidak apa-apa, meski harus turun tangan sendiri sebagai baur SIM untuk mengajari pemohon SIM berlatih, supaya mereka benar-benar bisa mengendarai motor dengan baik, sesuai aturan yang ditentukan,” kata dia.

Jauh sebelum menjabat sebagai baur SIM yang diemban sejak hampir dua tahun ini, polisi kelahiran Jombang, 10 Agustus 1969 ini, sebenarnya sudah dikenal banyak warga Gresik lantaran ketegasannya. Karena sebagai polisi lalu lintas, ia kerap tak pandang bulu dalam menilang para pelanggar di jalan raya.

Baca juga: Kisah Nyata Polisi Tilang Istri Sendiri Jadi Film Pendek

Pernah menilang istri

Bahkan, ia pun sempat menilang istrinya sendiri, Rahmawati, lantaran sang istri melanggar aturan lalu lintas yang ditentukan. Kejadian tersebut sekitar tahun 2012, saat Jailani bertugas mengamankan Car Free Day (CFD). Beruntung saat itu hanya teguran tilang simpatik, sehingga pelanggaran Rahmawati tidak sampai disidang.

Selain itu, Jailani juga sempat menilang kendaraan yang ditumpangi anggota KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi), TNI, hingga kendaraan milik salah seorang perwira yang bertugas di Polda Jawa Timur.

Aiptu Jailani (tengah) saat memberi pelatihan kepada pemohon SIM di halaman Satlantas Polres Gresik, Jumat (16/11/2018). KOMPAS.com/HAMZAH Aiptu Jailani (tengah) saat memberi pelatihan kepada pemohon SIM di halaman Satlantas Polres Gresik, Jumat (16/11/2018).

“Asalkan melanggar dan tidak sesuai hukum, pasti saya tegur dan kalau perlu ditilang sesuai aturan hukum yang berlaku. Sebab ini bukan karena saya buat sendiri, melainkan aturan yang berlaku dan demi keselamatan pengendara sendiri,” ungkap ayah dari Nila Ayu Wulandari dan Muhammad Karim ini.

Ia pun tidak menampik, seiring perjalanan waktu banyak menemui godaan serta iming-iming materi yang hendak diberikan oleh pelanggar maupun pemohon SIM, supaya dapat segera diluluskan dalam tes.

Baca juga: Curhatnya Usai Lulus Tes SIM Jadi Viral, Polisi Bilang Wisely Patut Menjadi Contoh

“Pernah ada. Waktu itu ada pemohon yang ingin diluluskan dalam ujian, ia kemudian menyelipkan sejumlah uang dalam formulir. Tapi tidak saya terima, bahkan saya kemudian laporkan kepada Propam yang saat itu bertugas, kemudian pemohon itu diberi pengarahan oleh Propam,” kenang Jailani.

Jailani berharap, baik para pemohon SIM maupun pelanggar aturan lalu lintas sadar, jika usaha pihak kepolisian menegakkan serangkaian aturan yang telah ditentukan, semata-mata untuk menjaga supaya pengendara dapat terlindungi dari kejadian yang tidak diinginkan ketika berada di jalan raya.

Baca juga: Wisely Tidak Menyangka Surat Terima Kasihnya kepada Polisi Jadi Viral

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X