Polres Gresik: Pelanggar Operasi Zebra Turun, E-Tilang Tetap Diterapkan

Kompas.com - 16/11/2018, 14:22 WIB
Aiptu Jailani (kanan) bersama dengan Ipda Darwoyo, saat berbincang di sela memberi pelatihan kepada pemohon SIM di halaman Satlantas Polres Gresik, Jumat (16/11/2018). KOMPAS.com/HAMZAH Aiptu Jailani (kanan) bersama dengan Ipda Darwoyo, saat berbincang di sela memberi pelatihan kepada pemohon SIM di halaman Satlantas Polres Gresik, Jumat (16/11/2018).

GRESIK, KOMPAS.comOperasi zebra yang digelar jajaran Polres Gresik telah selesai dilaksanakan per 12 November 2018, dengan jumlah pelanggaran tercatat menurun dibanding dengan periode sebelumnya.

Jumlah pelanggaran yang tercatat pada operasi zebra pada tahun ini sebanyak 4.140, sementara pada operasi yang sama pada tahun sebelumnya sebanyak 5.143. Adapun pelanggaran pada tahun ini, didominasi oleh penggunaan helm yang tidak berstandar SNI sebanyak 1.122, di bawah umur sebanyak 729 pelanggaran, serta melawan arus sebanyak 271 pelanggaran.

“Operasi zebra yang resmi selesai tanggal 12 November kemarin, untuk tahun ini jumlahnya menurun dibanding tahun sebelumnya. Dengan pelanggaran pengendara di bawah umur juga menurun, dari yang sebelumnya tercatat 1.785 pada tahun lalu, sekarang hanya 729 pelanggaran,” ujar Kanit Dikyasa Satlantas Polres Gresik Ipda Darwoyo, mewakili Kasatlantas Polres Gresik AKP Wikha Ardilestanto, Jumat (16/11/2018).

Baca juga: Dari 5.494 Pelanggar Operasi Zebra Progo 2018, 75 Persennya adalah Pelajar

Meski demikian, Satlantas Polres Gresik bakal menerapkan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) atau tilang pelanggaran lalu lintas berbasis elektronik, yang direncanakan bakal diterapkan tahun depan.

Untuk penerapan awal, jajaran kepolisian sudah menjalin komunikasi dengan Dinas Perhubungan Kabupaten Gresik. Dengan rencananya dua kamera CCTV (closed-circuit television) akan dipasang di persimpangan Gedung Nasional Indonesia (GNI) dan persimpangan Sukorame.

“Nantinya diharapkan, dengan penerapan ini akan dapat mencegah pelanggaran lalu lintas dan sekaligus dapat membantu jika terjadi tindak kriminalitas maupun kecelakaan,” ucap dia.

Baca juga: Naik 36 Persen, 3.274 Pengendara Ditilang Selama Operasi Zebra di Papua

Di Jakarta, sistem E-Tilang dan ETLE sudah mulai diuji coba oleh jajaran Polda Metro Jaya, mulai Senin (1/10/2018) lalu. Meski uji akurasi CCTV ETLE, telah dilakukan sejak 24 September 2018.

Adapun CCTV yang terpasang di lokasi, merekam, meng-capture pelanggaran, pelat nomor kendaraan di lapangan, dengan sudah terkoneksi di back office. Selanjutnya, bukti tilang akan dikirimkan ke kediaman masing-masing pelanggar dan denda tilang dibayarkan melalui bank.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Babi yang Mati di TTU Bertambah Menjadi 440 Ekor

Babi yang Mati di TTU Bertambah Menjadi 440 Ekor

Regional
Kepala BNPB Ingin Hulu Sungai Jadi Daerah Konservasi

Kepala BNPB Ingin Hulu Sungai Jadi Daerah Konservasi

Regional
Tak Pernah Kalah Saat Mencalonkan Diri, Ini Saran Gubernur Sutarmidji untuk Para Petarung Pilkada

Tak Pernah Kalah Saat Mencalonkan Diri, Ini Saran Gubernur Sutarmidji untuk Para Petarung Pilkada

Regional
Ayahnya Meninggal Saat Jasad Ibunya Dimandikan, Begini Nasib 6 Anak yang Ditinggalkan

Ayahnya Meninggal Saat Jasad Ibunya Dimandikan, Begini Nasib 6 Anak yang Ditinggalkan

Regional
Delapan Kecamatan di Subang Terendam Banjir, 2.819 Jiwa Mengungsi

Delapan Kecamatan di Subang Terendam Banjir, 2.819 Jiwa Mengungsi

Regional
Daftar dari Independen, Eks Staf Ahli Ahok Rian Ernest Ajak Warga Kawal Proses Demokrasi

Daftar dari Independen, Eks Staf Ahli Ahok Rian Ernest Ajak Warga Kawal Proses Demokrasi

Regional
Fakta di Balik Video Viral Kakek Ditandu 6 Kilometer untuk Berobat

Fakta di Balik Video Viral Kakek Ditandu 6 Kilometer untuk Berobat

Regional
Kisah Nenek Miha di Bengkulu, Idap Penyakit Komplikasi hingga Tak Bisa Berobat karena Buruknya Akses Jalan

Kisah Nenek Miha di Bengkulu, Idap Penyakit Komplikasi hingga Tak Bisa Berobat karena Buruknya Akses Jalan

Regional
Berdiri Sejak 1980, Restoran Rindu Alam di Puncak Bogor Resmi Ditutup

Berdiri Sejak 1980, Restoran Rindu Alam di Puncak Bogor Resmi Ditutup

Regional
Pria Nekat Hadang Bus Salah Jalan di Gresik, Polisi Berikan Apresiasi

Pria Nekat Hadang Bus Salah Jalan di Gresik, Polisi Berikan Apresiasi

Regional
Sosok-sosok Heroik di Balik Tragedi Susur Sungai, Mbah Diro hingga Kodir Pertaruhkan Nyawa

Sosok-sosok Heroik di Balik Tragedi Susur Sungai, Mbah Diro hingga Kodir Pertaruhkan Nyawa

Regional
Dampak Banjir Jakarta, Kereta Terlambat Datang hingga 13 Jam di Madiun

Dampak Banjir Jakarta, Kereta Terlambat Datang hingga 13 Jam di Madiun

Regional
Kemunculan Ribuan Ulat Bulu yang Bikin Resah Warga di Kediri

Kemunculan Ribuan Ulat Bulu yang Bikin Resah Warga di Kediri

Regional
Gubernur Viktor: Harus Ada Terobosan yang Radikal untuk Bangun NTT

Gubernur Viktor: Harus Ada Terobosan yang Radikal untuk Bangun NTT

Regional
Masuk Daerah Rawan Politik Saat Pilkada 2020, Ini Langkah Bawaslu Makassar

Masuk Daerah Rawan Politik Saat Pilkada 2020, Ini Langkah Bawaslu Makassar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X