Tawurji, Tradisi Sedekah Keraton di Cirebon, dan Konteks yang Terlupakan (2)

Kompas.com - 16/11/2018, 13:49 WIB
Tradisi Tawurji yang berlangsung di Keraton Kanoman Cirebon, Jawa barat, Rabu Petang (17/12/2014). KOMPAS TV/MUHAMMAD SYAHRI ROMDHONTradisi Tawurji yang berlangsung di Keraton Kanoman Cirebon, Jawa barat, Rabu Petang (17/12/2014).

CIREBON, KOMPAS.com - Tradisi tawurji adalah tradisi sedekah di Cirebon, Jawa Barat. Ratu Raja Arimbi Nurtina, Juru Bicara Keraton Kanoman menyampaikan, tawurji merupakan tradisi yang diturunkan Sunan Gunung Jati, Syekh Syarif Hidayatullah pada bulan Safar.

Tawurji tak lain adalah ajakan agar orang yang mampu untuk bersedekah sebanyak-banyanya kepada kalangan yang kurang mampu. Tawurji berasal dari dua kata tawur artinya memberi, dan ji berasal dari kata haji yang disimbolkan sebagai orang mampu.

“Biasanya kami juga memberikan secara langsung kepada yang patut menerima sedekah, hanya mungkin ada tradisi yang memang dari awal skala kecil, membagikan secara “surak” (sedekah uang receh yang disebar). Jumlah warganya dari tahun ke tahun meningkat. Arti dari tawurji adalah, sodakoh bahwa di antara harta kita ada orang yang berhak,” jelas Ratu Arimbi.

Baca juga: “Tradisi Tawurji” Ngalap Berkah dan Mempertahankan Kearifan Lokal 

Sekretaris Kesultanan Kanoman ini menjelaskan, tawurji dilakukan pada hari Rabu akhir di bulan Safar, atau dikenal “Rebo Wekasan”. Tawurji menutup dari bulan yang memiliki beberapa catatan peristiwa duka, bala, dan bencana, sekaligus menyambut datangnya bulan mulud, dimana Nabi Muhamad dilahirkan. Uang yang disediakan pecahan Rp 500 hingga Rp 1.000. “Tahun ini kita menyediakan sekitar 5 juta rupiah,” jelas Ratu Arimbi.

Keraton Kacirebonan

Sama dengan Keraton Kanoman, tradisi tawurji berupa surak juga berlangsung di Keraton Kacirebonan. Sultan Kacirebonan IX Pangeran Raja Abdul Gani Nata Diningrat Dekarangga, menyampaikan, sejumlah warga sekitar keraton berkumpul di halaman keraton pada Rebo Wekasan. Mereka bersama-sama melangsungkan esensi dari tradisi tawurji, yakni saling berbagi, bersedekah, dan berdoa bersama.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Esensi tawurji bersedekah. Kita berbagi dengan orang yang tidak mampu. Setelah itu kita menggelar sajian apem yang berasal dari kata afwu yakni memohon maaf. Itu kami berikan untuk warga. Munculnya tawurji dan apem tak lain adalah wasiat dari Sunan Gunung Jati yang sangat dahulu dikenal dekat dengan warganya,” kata Abdul Gani saat ditemui Kompas.com di keraton, Jumat (16/11/2018).

Suami dari Raden Ayu Muttoyyaroh Beda ini mengungkapkan tradisi tawurji mulai perlahan hilang. Dahulu, tawurji tidak hanya di keraton, melainkan hampir di tiap orang yang mampu dan memegang teguh tradisi. “Sekarang sudah mulai agak hilang, mungkin mood zaman sekarang berbeda,” kata dia singkat.

Baca juga: Tawurji, Tradisi Sedekah Keraton di Cirebon, dan Konteks yang Terlupakan (1)

Sultan Sepuh Keraton Kasepuhan XIV, PRA Arief Natadiningrat, juga menyampaikan hal serupa. Saat ditemui Kompas.com, Kamis (15/11/2018), Arief menyebut, tawurji berasal dari amanat Sunan Gunung Jati ingsun titip tajug lan fakir miskin – saya titip mushola (tempat ibadah) dan fakir miskin.

“Tawurji adalah tradisi yang berkembang di masyarkat, ini juga salah satu yang diamanatkan oleh Alquran dan juga oleh Rosullullah bahwa kita harus ingat kepada fakir miskin. Tradisi yang ada di masyarakat ini mengingatkan kepada kita semua dengan lagu tawurji: wuuur, tawurji, tawuur, selamat dawa umur, tawurji, dan seterusnya,” kata Arief sambil berdendang.

Arief menyampaikan tradisi tawurji yang dilakukan Kasepuhan tidak diperlihatkan kepada umum. Sedekahnya dalam acara yang dikenal sholawatan. Uang-uang receh itu dikumpulkan di dalam bokor sejenis wadah untuk menampung uang, yang kemudian dipakai untuk keperluan publik bersama.

Baca selanjutnya: Tawurji, Tradisi Sedekah Keraton di Cirebon, dan Konteks yang Terlupakan (3)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Regional
Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Regional
Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Regional
Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Regional
BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

Berita Foto
Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X