Curhatnya Usai Lulus Tes SIM Jadi Viral, Polisi Bilang Wisely Patut Menjadi Contoh

Kompas.com - 16/11/2018, 11:28 WIB
Surat Izin Mengemudi (SIM) C Milik Wisely Michello Putra Sut. Dok. Facebook Gresik SumpekSurat Izin Mengemudi (SIM) C Milik Wisely Michello Putra Sut.

GRESIK, KOMPAS.com – Surat Wisely Michello Putra Sut (18), warga Jalan Balikpapan I No.51 GKB ( Gresik Kota Baru), kepada jajaran Satlantas Polres Gresik usai dinyatakan lulus tes dan mendapatkan Surat Izin Mengemudi ( SIM) C, sempat menjadi perbincangan di dunia maya.

Dalam suratnya, Wisely bukan bermaksud melayangkan komplain melainkan sebuah ucapan terima kasih kepada pihak kepolisian, yang telah membimbing dan melatihnya hingga berhasil lulus ujian untuk mendapatkan SIM C.

“Saya terharu dengan apa yang sudah dilakukan oleh Wisely, bahwa semua itu memang butuh proses tidak bisa langsung jadi. Wisely patut menjadi contoh,” ujar Kanit Dikyasa Satlantas Polres Gresik Ipda Darwoyo, Kamis (15/11/2018).

Baca berita sebelumnya: Jadi Viral, Curahan Hati Pemohon SIM di Gresik Usai Dinyatakan Lulus Tes

Wisely sendiri sebelumnya dengan rela belajar dan berlatih untuk bisa mendapatkan SIM C yang diharapkan, setiap sore selama hampir sepekan di halaman kantor Satlantas Polres Gresik di bawah asuhan Aiptu Jailani. Dengan ia akhirnya dinyatakan lulus tes bersama lima pemohon SIM C lainnya, tepat pada saat Hari Pahlawan, 10 November 2018 kemarin.

“Setiap sore kami memang ada sesi berlatih bagi pemohon yang berkenan secara gratis, dengan langsung di bawah arahan Aiptu Jailani, dari mulai pukul 15.30 WIB hingga 17.00 WIB. Ini langkah dari Satlantas, supaya mereka yang ingin lulus ya harus berusaha, jangan pilih gampangnya,” ucap dia.

Ia lantas mengatakan, bila sebenarnya pihak kepolisian tidak ingin mempersulit keinginan pemohon untuk bisa mendapatkan SIM. Hanya saja, aturan harus ditegakkan demi mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Baca juga: Memperoleh Kartu Nikah Harus Lebih Mudah dari Mengurus SIM

“Kami juga gencar sosialisasi ke sekolah-sekolah, supaya siswa mau memanfaatkan fasilitas yang sudah kami sediakan. Sebab kami juga tidak menginginkan, banyaknya angka kecelakaan lantaran pemohon tidak menguasai dasar-dasar mengemudikan kendaraan. Makanya diadakan tes, dan kami memiliki standar yang harus dipenuhi oleh pemohon bila ingin lulus, dengan itu bisa didapat dengan cara berlatih,” kata dia.

Sebagai manusia biasa, pihak kepolisian juga menyadari bahwa ada juga beberapa dari pemohon SIM yang menginginkan lulus, padahal mereka tidak menguasai dasar-dasar yang ditentukan pada saat tes dilakukan.

“Kami tidak munafik, ada juga pemohon yang ingin jalan pintas dengan menyodorkan sejumlah uang agar bisa lulus, tapi dengan tegas kami tolak. Kalau nggak percaya, silahkan ditanyakan kepada Aiptu Jailani yang biasa melatih dan menguji tes,” terangnya.

Baca juga: Di Gresik, Bayar SIM dan SKCK Bisa Pakai Uang Elektronik

Aiptu Jailani yang menjabat Baur SIM Satlantas Polres Gresik, yang sebelumnya mendapat surat ungkapan terima kasih dari Wisely menyatakan, kejadian tersebut juga sempat dialami olehnya pada saat menjalankan tugas.

“Pernah ada. Waktu itu ada pemohon yang ingin diluluskan dalam ujian, ia kemudian menyelipkan sejumlah uang dalam formulir. Tapi tidak saya terima, bahkan saya kemudian laporkan kepada Propam yang saat itu bertugas, kemudian pemohon itu diberi pengarahan oleh Propam,” kenang Jailani.

Sama seperti Darwoyo, Jailani juga berharap, masyarakat dapat sadar dengan apa yang dilakukannya. Yakni, dengan cara berlatih untuk bisa benar-benar menguasai kendaraan yang dikemudikan sehingga dinyatakan lulus pada saat tes.

“Asal bisa menguasai pasti kami luluskan, kalau memang belum bisa ya nggak, makanya belajar dan berlatih dulu. Sebab ini menyangkut nyawa, dengan kecelakaan bisa diminimalisir salah satunya ya dengan kelulusan tes yang memang benar-benar sesuai kemampuan,” pungkasnya.

Baca juga: Terlibat Kasus Pungli SIM, Kapolres Kediri Dimutasi

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Babi yang Mati di TTU Bertambah Menjadi 440 Ekor

Babi yang Mati di TTU Bertambah Menjadi 440 Ekor

Regional
Kepala BNPB Ingin Hulu Sungai Jadi Daerah Konservasi

Kepala BNPB Ingin Hulu Sungai Jadi Daerah Konservasi

Regional
Tak Pernah Kalah Saat Mencalonkan Diri, Ini Saran Gubernur Sutarmidji untuk Para Petarung Pilkada

Tak Pernah Kalah Saat Mencalonkan Diri, Ini Saran Gubernur Sutarmidji untuk Para Petarung Pilkada

Regional
Ayahnya Meninggal Saat Jasad Ibunya Dimandikan, Begini Nasib 6 Anak yang Ditinggalkan

Ayahnya Meninggal Saat Jasad Ibunya Dimandikan, Begini Nasib 6 Anak yang Ditinggalkan

Regional
Delapan Kecamatan di Subang Terendam Banjir, 2.819 Jiwa Mengungsi

Delapan Kecamatan di Subang Terendam Banjir, 2.819 Jiwa Mengungsi

Regional
Daftar dari Independen, Eks Staf Ahli Ahok Rian Ernest Ajak Warga Kawal Proses Demokrasi

Daftar dari Independen, Eks Staf Ahli Ahok Rian Ernest Ajak Warga Kawal Proses Demokrasi

Regional
Fakta di Balik Video Viral Kakek Ditandu 6 Kilometer untuk Berobat

Fakta di Balik Video Viral Kakek Ditandu 6 Kilometer untuk Berobat

Regional
Kisah Nenek Miha di Bengkulu, Idap Penyakit Komplikasi hingga Tak Bisa Berobat karena Buruknya Akses Jalan

Kisah Nenek Miha di Bengkulu, Idap Penyakit Komplikasi hingga Tak Bisa Berobat karena Buruknya Akses Jalan

Regional
Berdiri Sejak 1980, Restoran Rindu Alam di Puncak Bogor Resmi Ditutup

Berdiri Sejak 1980, Restoran Rindu Alam di Puncak Bogor Resmi Ditutup

Regional
Pria Nekat Hadang Bus Salah Jalan di Gresik, Polisi Berikan Apresiasi

Pria Nekat Hadang Bus Salah Jalan di Gresik, Polisi Berikan Apresiasi

Regional
Sosok-sosok Heroik di Balik Tragedi Susur Sungai, Mbah Diro hingga Kodir Pertaruhkan Nyawa

Sosok-sosok Heroik di Balik Tragedi Susur Sungai, Mbah Diro hingga Kodir Pertaruhkan Nyawa

Regional
Dampak Banjir Jakarta, Kereta Terlambat Datang hingga 13 Jam di Madiun

Dampak Banjir Jakarta, Kereta Terlambat Datang hingga 13 Jam di Madiun

Regional
Kemunculan Ribuan Ulat Bulu yang Bikin Resah Warga di Kediri

Kemunculan Ribuan Ulat Bulu yang Bikin Resah Warga di Kediri

Regional
Gubernur Viktor: Harus Ada Terobosan yang Radikal untuk Bangun NTT

Gubernur Viktor: Harus Ada Terobosan yang Radikal untuk Bangun NTT

Regional
Masuk Daerah Rawan Politik Saat Pilkada 2020, Ini Langkah Bawaslu Makassar

Masuk Daerah Rawan Politik Saat Pilkada 2020, Ini Langkah Bawaslu Makassar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X