Jokowi Akan Resmikan Monumen Kapsul Waktu yang Kerap Disebut "Markas Avengers"

Kompas.com - 16/11/2018, 08:14 WIB
Pembangunan Monumen Kapsul Waktu di Kabupaten Merauke, Provinsi Papua. Dokumentasi Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPRPembangunan Monumen Kapsul Waktu di Kabupaten Merauke, Provinsi Papua.

JAYAPURA, KOMPAS.com - Presiden RI Joko Widodo akan meresmikan Monumen Kapsul Waktu di Kabupaten Merauke, Papua, Jumat (16/11/2018).

Peresmian akan dilakukan oleh presiden sebelum bertolak ke Port Moresby untuk menghadiri KTT APEC yang akan digelar di ibukota Papua Nugini tersebut, 17-18 November.

Waka Pendam XVII Cenderawasih Letkol Inf Dax Sianturu mengatakan, presiden dan rombongan dijadwalkan tiba pada Jumat dini hari sekitar pukul 01.00 WIT.

"Sekitar pukul 09.00 WIT pesiden akan meresmikan monumen kapsul waktu yang dibangun di tengah kota Merauke," demikian disampaikan Dax di Jayapura, Kamis (15/11/2018).

Pembangunan Monumen Kapsul Waktu di Kabupaten Merauke, Provinsi Papua.Dokumentasi Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR Pembangunan Monumen Kapsul Waktu di Kabupaten Merauke, Provinsi Papua.

Seusai meresmikan monumen yang memiliki lebar 17 meter, tinggi delapan meter dan panjang 15 meter itu, Jokowi akan meninjau jalan yang akan menuju Sota, perbatasan RI-Papua Nugini. Selain itu, Jokowi akan meninjau jalan dan lokasi pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Sota.

Barulah pada hari Sabtu (17/11/2018), Presiden Jokowi akan melanjutkan perjalanan ke Port Moresby.

Monumen Kapsul Waktu diresmikan pembangunannya pada Oktober 2015. Jokowi sendiri datang untuk meresmikannya setelah Ekspedisi Kapsul Waktu digelar di 43 kota di 34 provinsi sejak 22 September 2015 sejauh 24.089 kilometer dari Kota Sabang, Provinsi Aceh, ke Merauke, Papua.

Ekspedisi Kapsul Waktu menyimpan impian anak-anak Indonesia di 34 provinsi yang disimpan dalam sebuah kapsul.

Sekilas dari atas, bentuk monumen ini mirip dengan logo Avengers. Oleh karena itu, monumen ini kerap disebut-sebut dengan nama "Markas Avengers".

 

Presiden memberikan lembaran berisi tujuh dari 238 impian anak-anak Indonesia dari 34 provinsi, di Merauke, Papua, Rabu (30/12). Impian tersebut dikumpulkan lewat ekspedisi kapsul waktu yang telah melewati 43 kota se Indonesia. Seluruh impian yang terhimpun diabadikan di Monumen Kapsul Waktu 2015-2085 yang didirikan di Merauke.

Kompas/Andy Riza Hidayat (NDY)
30-12-2015ANDY RIZA HIDAYAT Presiden memberikan lembaran berisi tujuh dari 238 impian anak-anak Indonesia dari 34 provinsi, di Merauke, Papua, Rabu (30/12). Impian tersebut dikumpulkan lewat ekspedisi kapsul waktu yang telah melewati 43 kota se Indonesia. Seluruh impian yang terhimpun diabadikan di Monumen Kapsul Waktu 2015-2085 yang didirikan di Merauke. Kompas/Andy Riza Hidayat (NDY) 30-12-2015



Sumber Antara
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mulai 6 Desember, Tarif Tol Simpang Susun Waru-Bandara Juanda Surabaya Naik

Mulai 6 Desember, Tarif Tol Simpang Susun Waru-Bandara Juanda Surabaya Naik

Regional
Soal RS Ummi, Polisi Berencana Minta Keterangan IDI dan Sejumlah Ahli

Soal RS Ummi, Polisi Berencana Minta Keterangan IDI dan Sejumlah Ahli

Regional
Bawaslu Gunungkidul Telusuri Video Viral Bagi-bagi Uang

Bawaslu Gunungkidul Telusuri Video Viral Bagi-bagi Uang

Regional
Kota Bandung Zona Merah Covid-19, Dugaan Pemicu hingga Kata Ridwan Kamil

Kota Bandung Zona Merah Covid-19, Dugaan Pemicu hingga Kata Ridwan Kamil

Regional
Kendarai Motor Saat Mabuk, 3 Remaja Kecelakaan di Tanjakan, 1 di Antaranya Tewas

Kendarai Motor Saat Mabuk, 3 Remaja Kecelakaan di Tanjakan, 1 di Antaranya Tewas

Regional
1.553 Petugas KPPS Lampung Reaktif Covid-19, Bukannya Langsung Swab Malah 'Rapid Test' Ulang

1.553 Petugas KPPS Lampung Reaktif Covid-19, Bukannya Langsung Swab Malah "Rapid Test" Ulang

Regional
Medan Dilanda Banjir, Banyak Kendaraan Mogok di Kampung Lalang

Medan Dilanda Banjir, Banyak Kendaraan Mogok di Kampung Lalang

Regional
Parahnya Banjir di Medan, 7 Kecamatan Terdampak, 6 Orang Hilang, 2 Ditemukan Tewas

Parahnya Banjir di Medan, 7 Kecamatan Terdampak, 6 Orang Hilang, 2 Ditemukan Tewas

Regional
Terkait Polemik Kapal Isap Produksi di Babel, Gubernur Erzaldi Dukung Putusan RDP

Terkait Polemik Kapal Isap Produksi di Babel, Gubernur Erzaldi Dukung Putusan RDP

Regional
Banjir Bandang di Medan, 3 Orang Tewas hingga Imbauan Gubernur Edy

Banjir Bandang di Medan, 3 Orang Tewas hingga Imbauan Gubernur Edy

Regional
Permintaan Risma ke Warga Surabaya: Tolong Tidak Usah ke Mana-mana Dulu...

Permintaan Risma ke Warga Surabaya: Tolong Tidak Usah ke Mana-mana Dulu...

Regional
Jadi Zona Merah, Kota Bandung Terapkan PSBB

Jadi Zona Merah, Kota Bandung Terapkan PSBB

Regional
Guru MAN 22 Palmerah Positif Covid-19 Usai ke Yogya, PHRI: Jangan Kambing Hitamkan Pariwisata DIY

Guru MAN 22 Palmerah Positif Covid-19 Usai ke Yogya, PHRI: Jangan Kambing Hitamkan Pariwisata DIY

Regional
Ketinggian Banjir di Tanjung Selamat Medan hingga 6 Meter, Tim SAR Sulit Evakuasi Korban

Ketinggian Banjir di Tanjung Selamat Medan hingga 6 Meter, Tim SAR Sulit Evakuasi Korban

Regional
Erupsi Gunung Ile Lewotolok Masih Terjadi, Total 7.991 Warga Lembata Mengungsi

Erupsi Gunung Ile Lewotolok Masih Terjadi, Total 7.991 Warga Lembata Mengungsi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X