Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 16/11/2018, 08:09 WIB
Moh. Syafií,
Khairina

Tim Redaksi

JOMBANG, KOMPAS.com - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Jombang, Jawa Timur, menyatakan siap melaksanakan program penerbitan kartu nikah kepada setiap pasangan yang tercatat resmi sebagai suami istri.

Kepala Kantor Kemenag Jombang Abdul Haris mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum menerima surat edaran resmi terkait pelaksanaan penerbitan kartu nikah dari Kementerian Agama.

Meskipun demikian, Abdul Haris menyatakan Kemenag Jombang siap jika rencana penerbitan kartu nikah jadi diberlakukan tahun 2019 mendatang.

"Belum, tapi informasi itu sudah kami terima bahwa rencana itu akan segera direalisasikan, kecuali ada alasan-alasan yang cukup kuat untuk melakukan penundaan," katanya, Kamis (15/11/2018).

Dipaparkan, kesiapan Kemenag Jombang menerbitkan kartu nikah didukung oleh sistem pencatatan nikah yang rapi dan terintegrasi antar-Kantor Urusan Agama (KUA) dengan kantor Kemenag Jombang.

Selain terkoneksi antar-KUA dengan kantor Kemenag, beber Haris, sistem pencatatan pernikahan di Jombang juga sudah terkoneksi dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Jombang.

"Sekarang ini penerbitan surat nikah ada di KUA. Kami sudah menggunakan komputer yang bisa mendukung untuk fasilitas itu. Bahkan, (data) kami sudah terkoneksi dengan catatan sipil," ungkapnya.

Baca juga: Fahri Hamzah Anggap Program Kartu Nikah Boros Anggaran

Dengan demikian, lanjut dia, tidak ada persoalan jika kebijakan penerbitan kartu nikah akan diterapkan pada tahun 2019. Apalagi, terbitnya kartu nikah tidak menghilangkan surat nikah.

Dikatakan Haris, masyarakat khususnya calon pengantin yang kini tengah mengurus rencana pernikahan merespon positif rencana tersebut.

"Soal itu sudah kami sampaikan, sosialisasi bahwa akan rencana kartu nikah kami lakukan khususnya kepada pasangan calon pengantin dan mereka senang, karena ini kan fasilitas tambahan," jelasnya.

Untuk realisasi penerbitan kartu nikah di Jombang, ujar Haris, tinggal menunggu alat untuk mencetak kartu di masing-masing KUA.

"Nanti akan ada fasilitas dari Kementerian Agama untuk mencetak di masing-masing KUA, yang prinsipnya tidak menyulitkan," bebernya.

Ditambahkan, kartu nikah merupakan fasilitas tambahan bagi pasangan suami istri yang mencatatkan pernikahannya di Kantor Urusan Agama (KUA).

Kartu nikah tidak menghilangkan hak pasangan suami istri untuk memiliki buku atau surat nikah.

Baca juga: Biaya Cetak Kartu Nikah Diminta Jangan Dibebankan ke Masyarakat

Meski memiliki kartu nikah, setiap pasutri masih memegang surat nikah.

"Jadi data yang ada di surat nikah itu akan ditransfer di chip atau kartu nikah," jelas Haris.

"Selama ini pasangan yang sudah menikah, ketika keluar kota dan memanfaatkan penginapan, hotel dan lain, itu kan ada beberapa hotel yang meminta buku nikah. Sementara, secara fisik buku nikah itu cukup besar. Jadi, kartu nikah itu untuk memudahkan," tambah Abdul Haris.

Namun, lanjut dia, penerbitan kartu nikah, sementara ini hanya akan berlaku bagi pasangan yang baru menikah. Untuk pasangan lama, pihaknya masih menunggu petunjuk dari Kementerian Agama.

Kompas TV Dua pelaku pemalsuan buku nikah yang berstatus sebagai ibu dan anak dibekuk petugas kepolisian dari Polsek Koja, Jakarta. Kedua pelaku ditangkap di kediamannya di Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara. Selain pelaku petugas pun menyita beberapa barang bukti berupa 10 buah buku nikah palsu. Para pelaku menjual sepasang buku nikah sebesar 400 ribu rupiah kepada pemesan, kedua tersangka terancam hukuman enam tahun penjara.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
28th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dukung Sektor Pertanian, Wabup Kukar Siapkan Anggaran hingga Rp 1 Triliun

Dukung Sektor Pertanian, Wabup Kukar Siapkan Anggaran hingga Rp 1 Triliun

Regional
Setelah Kereta Cepat Whoosh Beroperasi

Setelah Kereta Cepat Whoosh Beroperasi

Regional
Cekatan Tangani Banjir di Kota Semarang, Mbak Ita Dipuji Anggota DPRD

Cekatan Tangani Banjir di Kota Semarang, Mbak Ita Dipuji Anggota DPRD

Regional
Maksimalkan Satu Data Indonesia Sumut, Diskominfo Sumut Tekankan Standardisasi Aplikasi Pemerintah

Maksimalkan Satu Data Indonesia Sumut, Diskominfo Sumut Tekankan Standardisasi Aplikasi Pemerintah

Regional
Jelang Musim Hujan, Pemkot Semarang Jalankan Revitalisasi Saluran Air untuk Antisipasi Banjir

Jelang Musim Hujan, Pemkot Semarang Jalankan Revitalisasi Saluran Air untuk Antisipasi Banjir

Regional
Pasar Slogohimo Terbakar, Pasar Darurat Digelar di Lapangan Kelurahan Bulusari

Pasar Slogohimo Terbakar, Pasar Darurat Digelar di Lapangan Kelurahan Bulusari

Regional
Komparasi Kereta Cepat Whoosh dan KA Argo Parahyangan

Komparasi Kereta Cepat Whoosh dan KA Argo Parahyangan

Regional
Syukuran Pendopo Serambi Madinah, Pemkab Tanah Bumbu Gelar Tabuhan 1.000 Rebana

Syukuran Pendopo Serambi Madinah, Pemkab Tanah Bumbu Gelar Tabuhan 1.000 Rebana

Regional
Setahun Tragedi Kanjuruhan dan Perjuangan Mencari Keadilan

Setahun Tragedi Kanjuruhan dan Perjuangan Mencari Keadilan

Regional
Hadiri Fashion Show Istana Berbatik, Gubernur Syamsuar Promosikan Batik Riau Hasil Kreasi Pebatik Daerah

Hadiri Fashion Show Istana Berbatik, Gubernur Syamsuar Promosikan Batik Riau Hasil Kreasi Pebatik Daerah

Regional
Kepala BPBD Riau: Kabut Asap di Riau Berasal dari Karhutla di Sumsel dan Jambi

Kepala BPBD Riau: Kabut Asap di Riau Berasal dari Karhutla di Sumsel dan Jambi

Regional
Pj Gubernur Sulsel Bakal Bangun 100.000 Rumpon untuk Sejahterakan Nelayan

Pj Gubernur Sulsel Bakal Bangun 100.000 Rumpon untuk Sejahterakan Nelayan

Regional
Dorong Pemberdayaan Zakat dan Masyarakat area Malang, Dompet Dhuafa Ciptakan Minuman dari Lidah Buaya

Dorong Pemberdayaan Zakat dan Masyarakat area Malang, Dompet Dhuafa Ciptakan Minuman dari Lidah Buaya

Regional
Hadir di Acara Penutupan Discover North Sulawesi, Puan Terkesan Keramahan Masyarakat Sulut

Hadir di Acara Penutupan Discover North Sulawesi, Puan Terkesan Keramahan Masyarakat Sulut

Regional
Hadiri IGA 2023, Mbak Ita Paparkan 2 Program Inovasi Unggulan Pemkot Semarang

Hadiri IGA 2023, Mbak Ita Paparkan 2 Program Inovasi Unggulan Pemkot Semarang

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com