Seorang Turis Rusia Telantar di Probolinggo, Sempat Dikira Pencuri Ternak hingga Diberi Obat Diare Gratis

Kompas.com - 16/11/2018, 07:44 WIB
Boris, turis asal Rusia yang tidur di kuburan, dirawat di ruang maternal IG RSUD. Dia kehabisan bekal uang setelah pelesir ke tiga negara. KOMPAS.com/A. FaisolBoris, turis asal Rusia yang tidur di kuburan, dirawat di ruang maternal IG RSUD. Dia kehabisan bekal uang setelah pelesir ke tiga negara.

KOMPAS.com - Setelah turun dari Gunung Bromo, Boris Osmanov mendadak sakit perut alias diare. Tak ada lagi uang dan bekal untuk membeli obat, Boris memilih beristirahat di kuburan di Desa Sepuh Gembol, Probolinggo.

Boris sempat dikira pencuri ternak oleh warga karena mendirikan tenda di tengah kuburan tanpa sepengetahuan warga.

Warga akhirnya meminta petugas polsek untuk membantu merawat dan mencarikan jalan keluar bagi Boris.

Berikut ini fakta di balik Boris asal Rusia yang terlantar di Probolinggo.

1. Sempat dikira pencuri ternak saat tidur di kuburan

Boris, seorang turis asal Rusia, tidur di garasi pemilik apotik sebelum dibawa ke rumah sakit.KOMPAS.com/A. Faisol Boris, seorang turis asal Rusia, tidur di garasi pemilik apotik sebelum dibawa ke rumah sakit.

Warga Desa Sepuh Gembol, Probolinggo, sempat terkejut ketika melihat sebuah tenda berdiri di area kuburan di desa mereka.

Saat diperiksa, ternyata warga melihat Boris Osmanov sedang tertidur dengan mengeluhkan rasa sakit di perut.

“Turun di Desa Sepuh Gembol. Dia kemudian buang hajat karena diare. Setelah itu, dia mendirikan tenda dekat makam. Tenda itu sempat dikira dihuni pencuri ternak oleh warga. Setelah dicek, ternyata seorang turis,” kata Kapolsek Wonomerto, AKP Sugianto, Kamis (15/11/2018).

Baca Juga: Turis asal Rusia Tidur di Kuburan Pakai Tenda gara-gara Diare Pulang dari Bromo

2. Menginap di Polsek hingga tidur di garasi apotek

Sejumlah jasa sewa kuda berada di lautan pasir Gunung Bromo, Probolinggo, Jawa Timur, Kamis (8/11/2018). Lautan pasir seluas 5,920 hektar (sekitar 10 km persegi) membentang mengelilingi Gunung Bromo, Gunung Batok , Gunung Widodaren, Gunung Kursi dan Gunung Watangan, berada pada ketinggian 2100 m dpl tersebut merupkan salah satu tempat wisata yang digemari wisatawan dari luarkota maupun mancanegara.ANTARA FOTO/OKY LUKMANSYAH Sejumlah jasa sewa kuda berada di lautan pasir Gunung Bromo, Probolinggo, Jawa Timur, Kamis (8/11/2018). Lautan pasir seluas 5,920 hektar (sekitar 10 km persegi) membentang mengelilingi Gunung Bromo, Gunung Batok , Gunung Widodaren, Gunung Kursi dan Gunung Watangan, berada pada ketinggian 2100 m dpl tersebut merupkan salah satu tempat wisata yang digemari wisatawan dari luarkota maupun mancanegara.

Setelah dilaporkan warga, Petugas Polsek Wonomerto segera menjempur Boris di kuburan dan dibawa ke Mapolsek Wonomerto.

Beberapa hari kemudian, Boris meminta petugas untuk mencari obat diare di apotek.

“Dia minta diantar ke apotek, kami antar. Terus dia minta polisi yang mengantarnya pulang karena Boris mengaku mau melanjutkan wisata,” katanya.

Boris pun akhirnya diantar ke apotek oleh petugas. Namun, karena tak punya uang untuk membeli obat akhirnya Boris tertidur di depan apotek.

Pemilik apotek pun menawarkan Boris untuk tidur di garasi beralaskan tikar dan kasur.

“Dia mau beli obat diare, tapi karena tidak punya uang, jadi saya gratiskan. Saya tawarkan istirahat di garasi, dia mau,” kata Bice, salah satu pegawai apotek.

Baca Juga: Pengakuan Turis Rusia yang Tidur di Kuburan, Kehabisan Uang karena Pelesiran

3. Boris dibawa ke rumah sakit, biaya ditanggung polisi

IlustrasiKOMPAS/DIDIE SW Ilustrasi

Melihat kondisi Boris yang semakin parah, akhirnya polisi membawanya ke RSUD dr Moh. Saleh di Kota Probolinggo.

Sementara itu, polisi akan menanggung biaya rumah sakit Boris tersebut.

“Dokter menyarankan supaya rawat inap, dia sakit perut dan diare. Biaya perawatannya ditanggung Polresta. Jika sudah sembuh, nanti akan kami koordinasikan, sambil menghubungi Kedubes Rusia. Yang penting sekarang dirawat dulu,” kata Wakapolresta Probolinggo Kompol Imam Pauji, Kamis (15/11/2018).

Baca Juga: Diego Mendieta Tanya Gaji, Hanya Dapat Janji

4. Pengakuan Boris bisa kehabisan uang

Ilustrasi uang receh dan uang koin rupiahSHUTTERSTOCK Ilustrasi uang receh dan uang koin rupiah

Ketika menjalani perawatan, Boris mengaku kehabisan uang saat berwisata di Gunung Bromo. Sebelumnya, Boris piknik ke China, Hong Kong dan Singapura.

“Di tengah perjalanan, uang, minuman, dan makanan habis. Saya minum air seadanya sampai sakit perut,” katanya saat ditemui di rumah sakit, Kamis (15/11/2018).

“Saya sakit perut setelah dari Gunung Bromo,” katanya.

Boris diketahui berprofesi sebagai tenaga pengamanan di negara asalnya, Rusia.

Baca Juga: Kisah di Balik Jaket Bubur Ayam Racer yang Dikenakan Jokowi

Sumber: KOMPAS.com (Ahmad Faisol)

 

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Video Viral Lima Perempuan ABG Rebutan Cowok di Ponorogo

Video Viral Lima Perempuan ABG Rebutan Cowok di Ponorogo

Regional
Kasus Covid-19 Melonjak, Gubernur Sulteng Minta Bupati dan Walkot Ajukan PSBB

Kasus Covid-19 Melonjak, Gubernur Sulteng Minta Bupati dan Walkot Ajukan PSBB

Regional
Staf TU IPDN Lombok Tengah Positif Covid-19

Staf TU IPDN Lombok Tengah Positif Covid-19

Regional
Separuh Wilayah Jatim Masuk Zona Kuning Covid-19, Khofifah: Ini Kerja Keras Semua Elemen...

Separuh Wilayah Jatim Masuk Zona Kuning Covid-19, Khofifah: Ini Kerja Keras Semua Elemen...

Regional
Dua Pejabatnya Meninggal karena Covid-19, Rektor UNS: Kami 'Lockdown' Kampus

Dua Pejabatnya Meninggal karena Covid-19, Rektor UNS: Kami "Lockdown" Kampus

Regional
Kasus Aktif Covid-19 Tersisa 41 Orang, Wali Kota Malang Minta Masyarakat Tak Terlena

Kasus Aktif Covid-19 Tersisa 41 Orang, Wali Kota Malang Minta Masyarakat Tak Terlena

Regional
LBH Ansor Pati Ikut Polisikan Gus Nur yang Dianggap Menghina NU

LBH Ansor Pati Ikut Polisikan Gus Nur yang Dianggap Menghina NU

Regional
Satgas Covid-19 Papua: 3.359 Pasien Positif Covid-19 Masih Dirawat

Satgas Covid-19 Papua: 3.359 Pasien Positif Covid-19 Masih Dirawat

Regional
PDI-P Pecat Kadernya yang Maju Pilkada Demak Lewat Partai Lain

PDI-P Pecat Kadernya yang Maju Pilkada Demak Lewat Partai Lain

Regional
16.000 Petugas KPPS di Kota Makassar Bakal Jalani 'Rapid Test'

16.000 Petugas KPPS di Kota Makassar Bakal Jalani "Rapid Test"

Regional
Siswa Kelas Virtual di Jateng Masih Bisa Nyambi Kerja

Siswa Kelas Virtual di Jateng Masih Bisa Nyambi Kerja

Regional
Nakes dan Petugas Lapangan Jadi Prioritas Pemberian Vaksin Covid-19 di Jateng

Nakes dan Petugas Lapangan Jadi Prioritas Pemberian Vaksin Covid-19 di Jateng

Regional
Polisi Selidiki Ambruknya Atap IGD Rumah Sakit Ciamis, Ambil Sampel dari TKP

Polisi Selidiki Ambruknya Atap IGD Rumah Sakit Ciamis, Ambil Sampel dari TKP

Regional
Polisi Temukan 6 Bom Molotov Saat Unjuk Rasa Tolak Omnibus Law di Makassar

Polisi Temukan 6 Bom Molotov Saat Unjuk Rasa Tolak Omnibus Law di Makassar

Regional
Kasus Positif Covid di Jambi Tembus 1.000 dan 21 Orang Meninggal

Kasus Positif Covid di Jambi Tembus 1.000 dan 21 Orang Meninggal

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X