Perjalanan Kasus Perampokan Taksi "Online", Rekam Medis Gigi hingga Pelaku Takut Ditembak Polisi

Kompas.com - 16/11/2018, 07:41 WIB
Lokasi penemuan tulang belulang milik Sofyan di Kecamatan Lakitan Kabupaten Musirawas Sumatera Selatan. Sofyan sebelumnya tewas setelah menjadi korban perampokan. ISTIMEWALokasi penemuan tulang belulang milik Sofyan di Kecamatan Lakitan Kabupaten Musirawas Sumatera Selatan. Sofyan sebelumnya tewas setelah menjadi korban perampokan.

PALEMBANG, KOMPAS.com - Sampel gigi dari tulang belulang yang ditemukan petugas Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumatera Selatan di kawasan Kecamatan Lakitan, Kabupaten Musi Rawas telah dipastikan adalah Sofyan (45) yang merupakan sopir taksi " online" korban perampokan.

Kepastian itu muncul setelah tim forensik Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Palembang menemukan struktur gigi.

Dari temuan itu, ternyata susunan gigi tersebut sangat mirip dengan hasil rekam medis dokter spesialis.

Baca juga: Kasus Sofyan di Palembang: Itu Ikat Pinggang Papa hingga Keluarga Tuntut Hukuman Setimpal

Beberapa waktu sebelum tewas, ternyata Sofyan sempat mencabut gigi hingga rekam medis pun dicocokkan.

Setelah dipastikan itu adalah Sofyan, Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara pun mengatakan tidak lagi membutuhkan tes DNA dari para keluarga korban.

“Pagi tadi dokter forensik melaporkan ke saya dan menemukan struktur gigi korban ternyata pernah berobat ke dokter, dari rekam medis dan pencocokan ternyata benar dan dipastikan gigi itu adalah milik Sofyan,tidak perlu lagi menunggu hasil tes DNA, karena dari gigi saja sudah cukup," kata Zulkarnain, Kamis (15/11/2018). 

 

Sofyan sopir taksi online yang hilang usai mengantarkan penumpang.ISTIMEWA Sofyan sopir taksi online yang hilang usai mengantarkan penumpang.

Sofyan Tewas Usai Dihantam Benda Tumpul

 Selain identitas terungkap, petugas juga mendapatkan bukti baru yang menyebabkan Sofyan tewas. Sebab, sebelumnya Ridwan (45) salah satu tersangka yang telah tertangkap mengaku jika korban dihabisi dengan cara dicekik dan dijerat.

Namun, temuan lain muncul setelah hasil otopsi keluar dan dinyatakan jika hantaman benda tumpul membuat keretakan di bagian tempurung kepala serta rahang kiri yang masih terdapat bekas resapan darah.

“Rahang sebelah kiri ada yang patah, diduga ada benturan benda keras yang menyebabkan korban tewas. Tentu sangat berbeda dengan keterangan pelaku sebelumnya mengaku korban dijerat. Sekarang tersangka yang sudah ditangkap atas nama Ridwan masih terus diperiksa,"" kata Zulkarnain.

Baca juga: Hasil Otopsi, Sopir Taksi Online Sofyan Tewas Dihantam Benda Tumpul

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hendak Pulang ke Negaranya, WNA asal Italia Dinyatakan Positif Corona

Hendak Pulang ke Negaranya, WNA asal Italia Dinyatakan Positif Corona

Regional
Helikopter TNI AD Jatuh, Meledak, dan Terbakar di Kendal

Helikopter TNI AD Jatuh, Meledak, dan Terbakar di Kendal

Regional
2 Warga Purbalingga Ditangkap karena Sebar Hoaks Penampakan Pocong, Berawal dari Status WhatsApp

2 Warga Purbalingga Ditangkap karena Sebar Hoaks Penampakan Pocong, Berawal dari Status WhatsApp

Regional
Pasien Reaktif Mengamuk karena Terlalu Lama Dikarantina, Gugus Tugas: Antrean Sampel Banyak

Pasien Reaktif Mengamuk karena Terlalu Lama Dikarantina, Gugus Tugas: Antrean Sampel Banyak

Regional
Sebelum Tewas Tergeletak di Trotoar, Pria Ini Mengaku Sesak Napas

Sebelum Tewas Tergeletak di Trotoar, Pria Ini Mengaku Sesak Napas

Regional
Kasus 3 Anggota TNI yang Keroyok Pelajar SMA Diselesaikan Secara Kekeluargaan, tapi...

Kasus 3 Anggota TNI yang Keroyok Pelajar SMA Diselesaikan Secara Kekeluargaan, tapi...

Regional
Gubernur Minta Aplikasi Injil Bahasa Minang Dihapus, Kadis: yang Tidak Mengerti Jangan Ikut Komentar

Gubernur Minta Aplikasi Injil Bahasa Minang Dihapus, Kadis: yang Tidak Mengerti Jangan Ikut Komentar

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 6 Juni 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 6 Juni 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 6 Juni 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 6 Juni 2020

Regional
Sembuh dari Corona, 7 Warga Purwakarta Dijemput dengan Kuda

Sembuh dari Corona, 7 Warga Purwakarta Dijemput dengan Kuda

Regional
Detik-detik Sopir Angkot Tewas Ditikam Pemuda Mabuk, Pelaku Tersinggung Korban Geber Gas Mobil

Detik-detik Sopir Angkot Tewas Ditikam Pemuda Mabuk, Pelaku Tersinggung Korban Geber Gas Mobil

Regional
Geger Video Penampakan Pocong, Polisi Tangkap 2 Orang Penyebar Hoaks

Geger Video Penampakan Pocong, Polisi Tangkap 2 Orang Penyebar Hoaks

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 6 Juni 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 6 Juni 2020

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 6 Juni 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 6 Juni 2020

Regional
Diduga Jual Sate Pakai Daging Ayam Busuk hingga Klaim Bau Tak Sedap dari Limbah Air

Diduga Jual Sate Pakai Daging Ayam Busuk hingga Klaim Bau Tak Sedap dari Limbah Air

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X