Kronologi Pelaku Perampokan Sopir Taksi "Online" Serahkan Diri karena Takut Ditembak Polisi

Kompas.com - 15/11/2018, 21:44 WIB
Lokasi penemuan jenazah Sofyan (43) yang ditemukan tinggal tulang di Kecamatan Lakitan Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan. ISTIMEWALokasi penemuan jenazah Sofyan (43) yang ditemukan tinggal tulang di Kecamatan Lakitan Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan.


PALEMBANG, KOMPAS.com - Satu pelaku perampokan yang menyebabkan sopir taksi online Sofyan (45) tewas menyerahkan diri ke Polsek Karang Dapo, Kabupaten Musirawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, Kamis (15/11/2018).

Pelaku yang diketahui berinisial FR (16), warga Dusun II Desa Kertasari, Kecamatan Karang Dapo, Kabupaten Muratara, itu menyerahkan diri dengan didampingi pihak keluarga.

Informasi yang dihimpun, usai merampok Sofyan pada Minggu (28/10/2018), FR bersama Ridwan (45) dan dua rekan lainnya yang masih buron langsung melarikan diri menuju ke Kabupaten Musi Rawas.

Baca juga: Hasil Otopsi, Sopir Taksi Online Sofyan Tewas Dihantam Benda Tumpul

Ridwan lebih dulu ditangkap petugas pada Minggu (11/11/2018) oleh petugas Subdit III Jatanras Polda Sumsel.

Dari penangkapan Ridwan, petugas akhirnya menemukan jenazah Sofyan dengan kondisi tinggal tulang belulang di kawasan Kecamatan Lakitan, Kabupaten Musi Rawas.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara tak henti-hentinya mengimbau kepada para pelaku untuk menyerahkan diri.

Bahkan, para pelaku hanya bisa diberi dua pilihan, yakni menyerahkan diri atau menghadapi konsekuensi tindak tegas aparat.

Kabar ucapan Kapolda Sumsel tersebut akhirnya sampai ke telinga keluarga FR. Pihak keluarga memilih untuk menyerahkan tersangka kepada polisi.

Sekitar pukul 17.00 WIB, para keluarga menyerahkan FR ke Polsek Karang Dapo. Dengan ini, dua pelaku lagi masih menjadi buronan polisi.

Baca juga: Dari Gigi, Polisi Pastikan Tulang Manusia yang Ditemukan adalah Sofyan

Kasubdit III Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumatera Selatan AKBP Yoga Baskara mengatakan, kini mereka masih terus melakukan pengembangan dengan mengorek keterangan dari Ridwan dan FR.

“Sekarang masih diperiksa untuk dikembangkan mencari dua pelaku lagi,” kata Yoga.

Yoga menuturkan, meskipun berumur 16 tahun, FR ternyata sudah berumah tangga dan mempunyai istri. Dalam aksinya, FR berperan mencekik Sofyan hingga tewas.

“Dua lagi masih dikembangkan perannya seperti apa, untuk FR dia mencekik korban,” ujar dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Regional
Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.