Tidak Ditemukan Luka Tembak di Gajah yang Dibunuh di Aceh

Kompas.com - 15/11/2018, 19:41 WIB
Seekor gajah jantan ditemukan tewas di areal perkebunan sawit milik PT Dwi Kencana Semesta, Desa Jambo Reuhat, Kecamatan Banda Alam, Aceh Timur, Minggu (17/4/2016). KOMPAS.COM/MASRIADISeekor gajah jantan ditemukan tewas di areal perkebunan sawit milik PT Dwi Kencana Semesta, Desa Jambo Reuhat, Kecamatan Banda Alam, Aceh Timur, Minggu (17/4/2016).

BANDA ACEH, KOMPAS.com - Kepala BKSDA Aceh Sapto Aji mengatakan, tidak ditemukan luka tembak pada gajah yang diduga mati dibunuh di kawasan Desa Awe, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya.

Hal itu berdasarkan hasil pemeriksaan metal detector oleh dokter hewan dan petugasnya terhadap gajah tersebut.

Baca juga: Gajah Jantan Ditemukan Mati, Gadingnya Hilang


"Hasil pemindaian tidak ditemukan logam dan luka tembakan, sehingga sulit diketahui secara pasti gajah itu dibunuh dengan menggunakan apa. Namun, tim dokter juga mengambil sampel organ dalam untuk mengetahui uji laboratorium," kata Sapto, Kamis (15/11/2018).

Hasil nekropsi tim BKSDA Aceh, gajah yang telah membusuk tersebut diperkirakan sudah mati lebih dari satu minggu.

Gading gajah yang diperkirakan berusia 10 tahun tersebut hilang, hanya tersisa pangkalnya saja.

Baca juga: Seorang Warga Pidie Diserang Anak Gajah hingga Terluka

"Gadingnya hilang, namun menemukan sisa pangkal gading sekitar 25 sentimeter," ujar dia.

Adapun, lokasi bangkai gajah itu berada di hutan wilayah Desa Blang Awe, Kecamatan Meureudu, Pidie Jaya, dengan jarak sekitar 8 kilometer dari pemukiman warga.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X