Naik 36 Persen, 3.274 Pengendara Ditilang Selama Operasi Zebra di Papua

Kompas.com - 15/11/2018, 10:29 WIB
Suasana Operasi Zebra Matoa 2018 yang digelar Satuan Lalulintas Polres Mimika bersama Dinas Perhubungan dan Polisi Militer di Halaman Kantor Pelayanan Polres Mimika, Senin (12/11/2018) KOMPAS.com/IRSUL PANCA ADITRA Suasana Operasi Zebra Matoa 2018 yang digelar Satuan Lalulintas Polres Mimika bersama Dinas Perhubungan dan Polisi Militer di Halaman Kantor Pelayanan Polres Mimika, Senin (12/11/2018)

TIMIKA, KOMPAS.com - Operasi Zebra 2018 secara nasional yang digelar Kepolisian Republik Indonesia sejak 30 Oktober sudah berakhir pada Senin 12 November.

Di Papua, operasi ini diberi sandi Operasi Zebra Matoa.

Seluruh jajaran Satuan Lalu Lintas di Polres pun telah menuntaskan operasi tersebut. Termasuk Direktorat Lalu Lintas Polda Papua.

Selama operasi tersebut tercatat sebanyak 3.274 pengendara baik roda dua maupun empat yang di tilang sebanyak 3.274. Jumlah ini meningkat 56 persen dari tahun 2017 yang hanya 1.138 pengendara.

Baca juga: Operasi Zebra di Karawang, Banyak Pengendara Nekat Melawan Arus

"Pelanggaran tahun ini naik sekitar 2.136 pelanggar dibandingkan tahun lalu, dan bila kita simpulkan tahun ini mengalami kenaikan 54 persen," kata Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ahmad Mustofa Kamal, Rabu (14/11/2018).

Sedangkan jumlah pengendara mendapat teguran karena melanggar lalu lintas juga mengalami peningkatan dari tahun 2017 lalu.

Bila di tahun 2017 hanya 1.138 pengendara, namun di tahun 2018 naik hingga mencapai 1.680 pengendara.

"Ini mengalami kenaikan hingga 36 persen," ujar Kamal.

Baca juga: Kena Tilang Operasi Zebra, Pelanggar Malah Senang

Ada dua faktor penyebab naiknya pelanggaran lalu lintas, yaitu kurangnya kesadaran dari pengendara saat berkendara di jalan raya, dan tindakan petugas di lapangan belum maksimal.

"Meningkatnya pelanggaran kalau kita lihat dari kejadian ini ada dua faktor, yakni Kesadaran para pengendara roda dua maupun roda empat belum tinggi, dan tindakan yang dilakukan oleh anggota dilapangan belum maksimal," ujar Kamal.

Untuk menekan angka pelanggaran kedepannya, kata Kamal, Polda Papua dan Polres jajaran akan meningkatkan sosialisasi tentang keselamatan dalam berlalu lintas.

"Dengan harapan kedepan angka pelanggaran dan kecelakaan akan menurun," pungkas Kamal.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku
Komentar


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gubernur NTT: Pembagian Fee Blok Masela Kewenangan Pemerintah Pusat

Gubernur NTT: Pembagian Fee Blok Masela Kewenangan Pemerintah Pusat

Regional
Gempa Magnitudo 7,1, Turis di Manado Sempat Panik

Gempa Magnitudo 7,1, Turis di Manado Sempat Panik

Regional
7 Hal Penting Kasus 'Pembubaran' Piodalan, 9 Tahun Urus Izin hingga Polisi: Tak Ada Pembubaran

7 Hal Penting Kasus "Pembubaran" Piodalan, 9 Tahun Urus Izin hingga Polisi: Tak Ada Pembubaran

Regional
Kecelakaan Maut, Polisi Tetapkan Sopir Bus PO Sinar Jaya Tersangka

Kecelakaan Maut, Polisi Tetapkan Sopir Bus PO Sinar Jaya Tersangka

Regional
Biaya Pengobatan Tak Ditanggung BPJS, Keluarga Mahasiswa Korban Pembacokan Buka Donasi

Biaya Pengobatan Tak Ditanggung BPJS, Keluarga Mahasiswa Korban Pembacokan Buka Donasi

Regional
Wakil Ketua DPRD Jabar: Kolam Renang Pribadi Penting untuk Ridwan Kamil

Wakil Ketua DPRD Jabar: Kolam Renang Pribadi Penting untuk Ridwan Kamil

Regional
Ketika Grup Kasidah dan Paduan Suara Gereja Berkolaborasi di Pesparani Katolik Papua

Ketika Grup Kasidah dan Paduan Suara Gereja Berkolaborasi di Pesparani Katolik Papua

Regional
BMKG: Tercatat 28 Kali Gempa Susulan, Warga Diimbau Waspada Bangunan Retak dan Rusak

BMKG: Tercatat 28 Kali Gempa Susulan, Warga Diimbau Waspada Bangunan Retak dan Rusak

Regional
Warga Ungkap Perilaku Pasutri Terduga Teroris Cianjur sebelum Ditangkap

Warga Ungkap Perilaku Pasutri Terduga Teroris Cianjur sebelum Ditangkap

Regional
28 Kali Gempa Susulan Guncang Maluku Utara Pasca-gempa Magnitudo 7,1

28 Kali Gempa Susulan Guncang Maluku Utara Pasca-gempa Magnitudo 7,1

Regional
Fakta Para Calon Kades Sediakan 'Doorprize' Mobil hingga Umrah, Kalau Kalah Dikembalikan ke Diler

Fakta Para Calon Kades Sediakan "Doorprize" Mobil hingga Umrah, Kalau Kalah Dikembalikan ke Diler

Regional
Fakta Upacara Piodalan di Bantul 'Dibubarkan' Warga: Umat Hindu Butuh Rumah Ibadah

Fakta Upacara Piodalan di Bantul "Dibubarkan" Warga: Umat Hindu Butuh Rumah Ibadah

Regional
Ini Penyebab Gempa Magnitudo 7,1 di Maluku Utara

Ini Penyebab Gempa Magnitudo 7,1 di Maluku Utara

Regional
4 Fakta Gempa Bumi M 7,1 di Maluku Utara, Tsunami 10 Cm hingga 19 Kali Gempa Susulan

4 Fakta Gempa Bumi M 7,1 di Maluku Utara, Tsunami 10 Cm hingga 19 Kali Gempa Susulan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Calon Kades Sediakan 'Doorprize' Mobil | Acara Piodalan 'Dibubarkan' Warga

[POPULER NUSANTARA] Calon Kades Sediakan "Doorprize" Mobil | Acara Piodalan "Dibubarkan" Warga

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X