Duka Pemakaman Pramugari Lion Air di Madiun, "Alfi Kenapa Kamu Tinggalkan Ibu, Nak"

Kompas.com - 14/11/2018, 16:58 WIB
IHISTERIS --Sukartini, ibunda Alfiani Hidayati Solikah, pramugari korban pesawat Lion Air JT 610 jatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat menangis histeris memeluk peti jenazah anaknya di rumah duka di Dusun Gantrung, Desa Mojorejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Rabu ( 14 / 11 / 2018) siang. KOMPAS.com/Muhlis Al AlawiIHISTERIS --Sukartini, ibunda Alfiani Hidayati Solikah, pramugari korban pesawat Lion Air JT 610 jatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat menangis histeris memeluk peti jenazah anaknya di rumah duka di Dusun Gantrung, Desa Mojorejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Rabu ( 14 / 11 / 2018) siang.

MADIUN, KOMPAS.com - Sukartini tak kuasa menahan tangisnya saat peti kayu berisi jenazah anaknya semata wayang itu tiba di rumah duka di Dusun Gantrung, Desa Mojorejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Rabu (14/11/2018) siang.

Tak hanya menangis, Sukartini spontan memeluk erat-erat peti kayu berwarna cokelat saat disemayamkan di rumah duka. Rasa kehilangan, penyesalan, kedukaan hingga emosional membuat Sukartini histeris.

Sukartini seperti tak rela melepas kepergian Alfiani, anak semata wayangnya yang baru tiga bulan bekerja di Maskapai Penerbangan Lion Air.

"Alfi kenapa kamu tinggalkan ibu," ucap Sukartini berulang-ulang sambil memeluk peti mati.

Beberapa kerabat dan pelayat mencoba menenangkan ibunda Alfi untuk mengikhlaskan kepergian sang putri tercinta.

Namun rasa emosional Sukartini belum berhenti. Perempuan setengah baya itu tetap menangis hingga memukul-mukul peti mati anaknya. "Alfi ini ibu nak..Alfii...Alfiii ini ibumu nak," keluh Sukartini sambil bercucuran air mata.

Baca juga: Jasa Raharja Serahkan Santunan Rp 50 Juta untuk Keluarga Korban Lion Air Alfiani

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tangisan ibunda almarhum Alfi membuat suasana di ruang tengah rumah duka semakin muram. Isak tangis juga melanda kerabat, sahabat dan teman-teman kerja Alfiani.

Para pelayat yang terhanyut kesedihan banyak ikut menyeka air mata saat melihat peti jenazah Alfi tiba di rumah duka.

Sang ayah menangis

Sementara ayahanda Alfiani, Slamet tak kuasa menitikan air mata saat berada di depan peti jenazah putri tercintanya itu.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Regional
Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Regional
Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Regional
Lewat 'Wonderful Rongkong', Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Lewat "Wonderful Rongkong", Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Regional
Bupati Jekek Optimistis Pembangunan 14.142 RTLH Wonogiri Selesai pada 2024

Bupati Jekek Optimistis Pembangunan 14.142 RTLH Wonogiri Selesai pada 2024

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.