Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 14/11/2018, 12:41 WIB
Moh. Syafií,
Aprillia Ika

Tim Redaksi

JOMBANG, KOMPAS.com - Jumlah pemilih dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, ditetapkan sebanyak 1.001.581 orang.

Jumlah tersebut merupakan hasil rapat pleno penetapan daftar pemilih tetap hasil perbaikan (DPT-HP) 2 yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jombang, Senin (12/11/2018) lalu.

Anggota KPU Jombang Abdul Wadud Burhan Abadi mengungkapkan, berdasarkan hasil perbaikan DPT tahap 2, Pemilu 2019 di Kabupaten Jombang akan diikuti oleh 1.001.581 orang pemilih.

Rinciannya, pemilih perempuan sebanyak 501.375 orang dan pemilih laki-laki 500.206 orang. "Persentase pemilih perempuan lebih besar dibanding pemilih laki-laki," kata Burhan, Rabu (14/11/2018).

Baca juga: Sosialisasikan Pemilu, KPU Jombang Dekati Kelompok Khusus

Jumlah pemilih dalam DPT hasil perbaikan tahap 2 lebih tinggi dibanding DPT hasil perbaikan sebelumnya. Dalam DPT hasil perbaikan tahap pertama, jumlah warga yang masuk dalam DPT Pemilu 2019, sebanyak 990.029 orang.

Burhan menjelaskan, kenaikan jumlah pemilih sebanyak 11.552 tersebut berdasarkan hasil pemutakhiran yang dilakukan KPU Jombang sebelum menggelar rapat pleno penetapan DPT Pemilu 2019, Senin lalu.

Untuk pemutakhiran data pemilih, KPU Jombang melakukan verifikasi faktual untuk mencermati dan memvalidasi masukan data-data yang diterima. Data yang dicermati dan divalidasi, antara lain hasil pencermatan yang dilakukan KPU – Bawaslu RI tentang potensi data ganda.

Pencocokan dan validasi data juga dilakukan KPU Jombang terhadap data dari Dirjen Kemendagri. Berdasarkan masukan Kemendagri, terdapat potensi pemilih dari DP4 yang belum masuk DPT-HP sebanyak 80 ribu orang.

Baca juga: Lewat Car Free Day, KPU Jombang Ajak Masyarakat Teliti DPT

Dikatakan Burhan, posko gerakan melindungi hak pilih (GMHP) yang dibuka pada 1 sampai dengan 28 Oktober 2018, serta posko pelayanan dari aplikasi berbasis smartphone yang disediakan KPU, turut mempengaruhi jumlah pemilih yang masuk dalam DPT hasil perbaikan tahap 2.

"Kami melakukan validasi dan mencocokkan data-data yang masuk. Kami lakukan verifikasi sampai ke rumah warga," katanya.

Anggota Bawaslu Jombang, David Budianto mengatakan, sebagai bentuk pengawasan sekaligus menemukan titik yang sama terkait data pemilih, Bawaslu juga melakukan pemutakhiran DPT. Namun, jelasnya, Bawaslu memiliki cara tersendiri.

Mengantisipasi adanya warga yang belum masuk DPT hasil perbaikan tahap 2, Bawaslu meminta masyarakat mengadukannya kepada Bawaslu Jombang.

"Kami buka posko pengaduan bagi yang belum masuk DPT. Nantinya, kami akan memberikan rekomendasi kepada KPU," kata David.

Baca juga: Jumlah TPS Pemilu 2019 Lebih Banyak, KPU Jombang Pusing soal SDM KPPS

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
28th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tingkatkan Layanan Kesehatan di Blora, Mas Arief Minta RSUD dan Puskesmas Buka Kanal Aduan untuk Masyarakat

Tingkatkan Layanan Kesehatan di Blora, Mas Arief Minta RSUD dan Puskesmas Buka Kanal Aduan untuk Masyarakat

Regional
Ranperda APBD 2023 Blora Telah Disetujui, Bupati Arief: Semoga Pembangunan Berjalan Lancar

Ranperda APBD 2023 Blora Telah Disetujui, Bupati Arief: Semoga Pembangunan Berjalan Lancar

Regional
Perkuat Ketahanan Pangan, Pemprov Sulsel Gandeng GGP Lampung Kembangkan Budi Daya Tanaman Pisang

Perkuat Ketahanan Pangan, Pemprov Sulsel Gandeng GGP Lampung Kembangkan Budi Daya Tanaman Pisang

Regional
Bangun 29 Stadion Mini di Kabupaten Tangerang, Bang Zaki: Sarana Olahraga Itu Penting

Bangun 29 Stadion Mini di Kabupaten Tangerang, Bang Zaki: Sarana Olahraga Itu Penting

Regional
Miliki Banyak Prestasi dan Inovasi, Gubernur Olly Terima Gelar Doktor Honoris Causa dari Unsrat

Miliki Banyak Prestasi dan Inovasi, Gubernur Olly Terima Gelar Doktor Honoris Causa dari Unsrat

Regional
Persiapan KPU Sumba Timur Jelang Pemilu 2024, Siapkan 5.656 KPPS dan Aplikasi Identifikasi

Persiapan KPU Sumba Timur Jelang Pemilu 2024, Siapkan 5.656 KPPS dan Aplikasi Identifikasi

Regional
Bobby Nasution Harap Pujakesuma Sumut Ikut Andil Wujudkan Program Pembangunan di Kota Medan

Bobby Nasution Harap Pujakesuma Sumut Ikut Andil Wujudkan Program Pembangunan di Kota Medan

Regional
Bang Zaki Sebut Pesisir Kabupaten Tangerang Berpotensi Jadi Hutan Mangrove

Bang Zaki Sebut Pesisir Kabupaten Tangerang Berpotensi Jadi Hutan Mangrove

Regional
Dilantik Jadi Pj Bupati Tapin, Syarifuddin Siap Lanjutkan Program Prioritas

Dilantik Jadi Pj Bupati Tapin, Syarifuddin Siap Lanjutkan Program Prioritas

Regional
Bupati Arief Rohman Bertekad Kuat Kembangkan Pertanian Tembakau di Blora

Bupati Arief Rohman Bertekad Kuat Kembangkan Pertanian Tembakau di Blora

Regional
Sumba Timur Kaya akan Potensi Wisata, Pemerintah Berdayakan Komunitas Lokal dan Pengembangan Berkelanjutan

Sumba Timur Kaya akan Potensi Wisata, Pemerintah Berdayakan Komunitas Lokal dan Pengembangan Berkelanjutan

Regional
6.000 Lampu Terangi Jalan Raya Bandung Barat, Hengky Kurniawan: Janji Politik Kami Tuntaskan

6.000 Lampu Terangi Jalan Raya Bandung Barat, Hengky Kurniawan: Janji Politik Kami Tuntaskan

Regional
Alun-alun Cililin, Ruang Publik Berkonsep 'Little Madinah' di Bandung Barat

Alun-alun Cililin, Ruang Publik Berkonsep "Little Madinah" di Bandung Barat

Regional
Pemkab Blora Salurkan Ratusan Ton Beras untuk Masyarakat Kurang Mampu

Pemkab Blora Salurkan Ratusan Ton Beras untuk Masyarakat Kurang Mampu

Regional
TPA Jatibarang Terbakar, Mbak Ita: Diduga karena Semak Belukar Kering

TPA Jatibarang Terbakar, Mbak Ita: Diduga karena Semak Belukar Kering

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com