Menaker Harap Penentuan UMK Sesuai dengan PP Pengupahan

Kompas.com - 14/11/2018, 09:35 WIB
Menaker M HANIF Dhakiri saat di Semarang, Selasa (13/11/2018) KOMPAS.com/NAZAR NURDINMenaker M HANIF Dhakiri saat di Semarang, Selasa (13/11/2018)

SEMARANG, KOMPAS.com - Menteri Tenaga Kerja M Hanif Dhakiri meminta penetapan Upah Minimum Kabupaten/Kota Provinsi (UMK) tahun 2019 disesuaikan dengan ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015 tentang pengupahan.

Melalui PP itu, kenaikan upah bisa diprediksi sehingga menguntungkan semua pihak, baik pelaku usaha, buruh dan calon pekerja diberi kesempatan untuk menikmati kenaikan upah yang ideal.

“Sesuai aturan saja. UMP kemarin sudah dilakukan penetapan dan berjalan lancar termasuk di Jateng. Untuk UMK diharapkan bisa dilaksanakan sesuai aturan, sehingga tidak menciptakan komplikasi di tingkat industri, sehingga tidak mempersempit lapangan kerja,” kata Hanif, seusai menyerahkan ribuan sertifikat kompetensi di BBPLK Semarang, Selasa (13/11/2018) kemarin.

Dijeaskan politisi PKB ini, kenaikan upah yang sesuai dengan PP Nomor 78 itu adalah formula yang tepat. Kenaikan upah disesuaikan dengan perkembangan ekonomi dan inflasi yang ada saat ini.

Baca juga: UMK Tinggi, 21 Perusahaan Pindah dari Karawang

PP Nomor 78 itu dirasa menciptakan rasa keadilan bagi semua pihak, baik dunia usaha, kepentingan buruh, dan memberi peluang bagi calon pencari kerja. Langkah itu adalah win-win solution.

"Itu sudah sangat win-win  solution. Perusahaan bisa berkembang dan tumbuh lagi. Karena jika kenaikan UMP tidak diatur itu bisa membahayakan pekerja karena menimbulkan PHK, menimbulkan kegoncangan industrial," tambahnya.

Bagi pemerintah, kata dia, beleid itu juga memastikan upah buruh tiap tahun mengalami kenaikan. Para buruh dinilai tidak perlu lagi berunjuk rasa untuk meminta kenaikan upah.

“Biar enggak repot-repot lagi berunjuk rasa dalam situasi yang panas. "Biar enggak usah demo, enggak usah panas-panas,” tambahnya.

Di Semarang sendiri, Hanif menyerahkan ribuan sertifikat kompetensi kepada calon tenaga kerja yang telah lulus dalam pelatihan kerja. Sebanyak 2.513 calon tenaga kerja mendapat sertifikat kompetensi dari BBPLK Semarang.

Selain itu, ada juga 200 sertifikat pelatihan soft-skill diberikan kepada pemuda difabel dan rentan hasil sinergi bersama Badan Bantuan Pembangunan Internasional Amerika (USAID).

Direktur USAID Thomas Crehan mengatakan, pihaknya bangga dapat ikut serta dengan menyiapkan pembangunan ketenagakerjaan yang inklusif di wilayah Jawa Tengah.

"Kami memberi informasi dan akses kesempatan kerja kepada pemuda kurang mampu dan rentan di Jawa tengah. Usaid Sinergi dirancang membantu pemuda mengakses pelatihan berkualitas dan kesempatan kerja," katanya. 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Batal 'New Normal', Palembang Bakal Perpanjang PSBB

Batal "New Normal", Palembang Bakal Perpanjang PSBB

Regional
Tepergok 'Video Call' dengan Wanita Lain, Notaris di Palembang Aniaya Istri

Tepergok "Video Call" dengan Wanita Lain, Notaris di Palembang Aniaya Istri

Regional
Kasus Covid-19 Tinggi, Pemkot Surabaya Terima Ribuan Baju Hazmat dan Masker KN95 dari Kemenkes

Kasus Covid-19 Tinggi, Pemkot Surabaya Terima Ribuan Baju Hazmat dan Masker KN95 dari Kemenkes

Regional
127 Anak Positif Covid-19 di Surabaya, Terpapar dari Orangtua

127 Anak Positif Covid-19 di Surabaya, Terpapar dari Orangtua

Regional
Sebelum Tewas, Penyerang Polsek Daha Selatan Terlebih Dahulu Bakar Mobil Patroli lalu Serang Polisi

Sebelum Tewas, Penyerang Polsek Daha Selatan Terlebih Dahulu Bakar Mobil Patroli lalu Serang Polisi

Regional
Unggah Postingan Bernada Kebencian pada Institusi Polisi, Ibu Rumah Tangga Ditahan

Unggah Postingan Bernada Kebencian pada Institusi Polisi, Ibu Rumah Tangga Ditahan

Regional
Mobil Polisi yang Dibakar Pelaku Penyerangan Mapolsek di Kalsel Sempat Meledak

Mobil Polisi yang Dibakar Pelaku Penyerangan Mapolsek di Kalsel Sempat Meledak

Regional
Nihil Kasus Corona, 12 Kabupaten di NTT Siap Terapkan 'New Normal'

Nihil Kasus Corona, 12 Kabupaten di NTT Siap Terapkan "New Normal"

Regional
Sepeda Motor Terbakar Usai Kecelakaan di Depan SPBU, Pelajar SMA Tewas

Sepeda Motor Terbakar Usai Kecelakaan di Depan SPBU, Pelajar SMA Tewas

Regional
Sejumlah Pantai di Bali Dibuka untuk Turis Asing, Warga Lokal Belum Diizinkan Masuk

Sejumlah Pantai di Bali Dibuka untuk Turis Asing, Warga Lokal Belum Diizinkan Masuk

Regional
Pendaftaran PPDB Surabaya Dapat Diakses lewat Aplikasi Android

Pendaftaran PPDB Surabaya Dapat Diakses lewat Aplikasi Android

Regional
Sebelum Meninggal, Polisi di Kalsel Sempat Berikan Perlawanan pada Pelaku Penyerangan

Sebelum Meninggal, Polisi di Kalsel Sempat Berikan Perlawanan pada Pelaku Penyerangan

Regional
Fakta Mapolsek Daha Selatan Diserang OTK, Anggota Polisi Tewas dan Ditemukan Dokumen ISIS

Fakta Mapolsek Daha Selatan Diserang OTK, Anggota Polisi Tewas dan Ditemukan Dokumen ISIS

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 1 Juni 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 1 Juni 2020

Regional
Tak Pakai Masker, Warga Dihukum Menghafal Pancasila

Tak Pakai Masker, Warga Dihukum Menghafal Pancasila

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X