Kader PDI-P Purbalingga Tertibkan Ribuan Atribut "Jokowi Raja"

Kompas.com - 13/11/2018, 20:34 WIB

PURBALINGGA, KOMPAS.com - Pengurus dan kader Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI-P Purbalingga mencopot poster " Jokowi Raja" di sejumlah lokasi, Selasa (13/11/2018). Poster tersebut menampilkan gambar Jokowi dengan mahkota dan berlogo PDI-P.

Sekretaris DPC PDI-P Kabupaten Purbalingga Bambang Irawan mengatakan, pencopotan dilakukan secara swadaya sesuai arahan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI-P Jateng Nomor 1191/IN/DPD/XI/2018 tertanggal 11 November 2018.

"Sudah berjalan tiga hari (pencopotan), total sudah ribuan kami amankan di kantor DPC," katanya.

Partainya, menurut Bambang, menganggap bahwa pemasangan alat peraga tersebut telah melecehkan capres dan juga PDI-P.

"Pemasangan gambar tersebut tidak seizin PDI-P. Dugaan kuat kami, pemasangan dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Tujuannya untuk menjatuhkan citra capres dari PDI-P,” ungkapnya.

Baca juga: Poster Jokowi Berkostum Mirip Raja Tersebar di Jateng, Ini Tindakan PDI-P

Bambang mengungkapkan, poster, pamflet dan stiker " Jokowi raja" tak hanya dipasang di tepi jalan dan tempat strategis, namun juga di fasilitas umum seperti angkutan kota.

“Karena selain terkesan mencoba mendiskreditkan capres dari PDI-P, poster itu juga dipasang tidak sesuai aturan,” imbuhnya.

Secara terpisah, Kepala Dinas Perhubungan (Dinhub) Purbalingga Imam Wahyudi mengatakan, pihaknya memberikan instruksi tertulis kepada Organisasi Angkutan Darat (Organda) untuk menyosialisasikan kepada anggotanya agar memeriksa kendaraan mereka masing-masing. Apakah ada stiker "Jokowi raja" atau tidak.

"Kami lebih mengupayakan untuk langkah preventif, kami instruksikan untuk segera mengecek di kendaraan masing-masing. Bisa jadi stiker itu dipasang oleh salah satu penumpang tanpa sepengetahuan sopir dan kernet," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Purbalingga Imam Nurhakim sendiri telah mendapat laporan tertulis dari DPD PDI-P terkait poster "Jokowi raja". Pihaknya juga telah menindaklanjutinya dengan menggelar rapat lintas sektoral.

Baca juga: Bawaslu Koordinasi dengan Polri untuk Tindak Pelaku Kampanye Hitam

Imam sendiri tidak melarang aksi pencopotan poster yang dilakukan oleh kader PDI-P. Menurut dia, PDI-P berhak mencopot atribut ilegal itu karena merupakan permasalahan internal partai.

"Karena mencantumkan logo PDI-P maka dari PDI-P yang berhak melakukan penertiban. Jadi monggo saja. Kalau yang terpasang di angkutan kota, besok atau lusa akan kami sweeping," pungkasnya.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Histeris hingga Hentakkan Kaki Saat Disuntik, Awaludin: Bukan karena Takut Vaksin

Histeris hingga Hentakkan Kaki Saat Disuntik, Awaludin: Bukan karena Takut Vaksin

Regional
2 Remaja Kembalikan Dus Minuman dari Truk yang Terguling di Tawangmangu: Ini Bukan Hak Saya

2 Remaja Kembalikan Dus Minuman dari Truk yang Terguling di Tawangmangu: Ini Bukan Hak Saya

Regional
Kesal Uang Habis Dipakai untuk Belanja, Pria Ini Bunuh Istrinya

Kesal Uang Habis Dipakai untuk Belanja, Pria Ini Bunuh Istrinya

Regional
Wabup Kebumen Jadi yang Pertama Disuntik Vaksin Covid-19 Besok

Wabup Kebumen Jadi yang Pertama Disuntik Vaksin Covid-19 Besok

Regional
Berharap Indonesia Bebas dari Bencana, Ganjar Gelar Doa Lintas Agama

Berharap Indonesia Bebas dari Bencana, Ganjar Gelar Doa Lintas Agama

Regional
Sergei Kosenko, Turis Rusia yang Ceburkan Diri ke Laut bersama Motor Dideportasi dari Indonesia

Sergei Kosenko, Turis Rusia yang Ceburkan Diri ke Laut bersama Motor Dideportasi dari Indonesia

Regional
Warga Sempat Dengar Teriakan 'Ya Allah' Sebelum Tarmin Tewas Diserang Kawanan Tawon

Warga Sempat Dengar Teriakan "Ya Allah" Sebelum Tarmin Tewas Diserang Kawanan Tawon

Regional
Suara Dentuman Misterius Gegerkan Warga Bali, Sumber Suara Belum Teridentifikasi

Suara Dentuman Misterius Gegerkan Warga Bali, Sumber Suara Belum Teridentifikasi

Regional
Kronologi Wartawan Dianiaya Kontraktor, Diduga Soal Berita Proyek Gedung Puskesmas

Kronologi Wartawan Dianiaya Kontraktor, Diduga Soal Berita Proyek Gedung Puskesmas

Regional
Camat Buka Posko Pengembalian Barang Jarahan Muatan Truk yang Terguling di Tawangmangu

Camat Buka Posko Pengembalian Barang Jarahan Muatan Truk yang Terguling di Tawangmangu

Regional
Tak Tahu Ada Sarang Tawon di Semak-semak, Tarmin Tewas Disengat Saat Cari Rumput, Sempat Berteriak

Tak Tahu Ada Sarang Tawon di Semak-semak, Tarmin Tewas Disengat Saat Cari Rumput, Sempat Berteriak

Regional
6 Jenazah Korban Sriwijaya Air SJ 182 Tiba di Kalbar untuk Dimakamkan

6 Jenazah Korban Sriwijaya Air SJ 182 Tiba di Kalbar untuk Dimakamkan

Regional
Disetop karena Tak Pakai Masker, Seorang Wanita Malah Marahi Anggota TNI

Disetop karena Tak Pakai Masker, Seorang Wanita Malah Marahi Anggota TNI

Regional
Kasus Pengambilan Paksa Jenazah Covid-19, Kerugian Rp 35 Juta, Belasan Pegawai RSUD Trauma

Kasus Pengambilan Paksa Jenazah Covid-19, Kerugian Rp 35 Juta, Belasan Pegawai RSUD Trauma

Regional
Fobia Jarum Suntik, Kepala Puskesmas Bone Teriak-teriak Saat Vaksinasi Covid-19, Videonya Viral

Fobia Jarum Suntik, Kepala Puskesmas Bone Teriak-teriak Saat Vaksinasi Covid-19, Videonya Viral

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X