Kompas.com - 13/11/2018, 17:53 WIB
Ilustrasi penangkapan Think StockIlustrasi penangkapan

GROBOGAN, KOMPAS.com - Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Grobogan, Jawa Tengah, meringkus tiga orang komplotan penjambret yang biasa beraksi di wilayah perkotaan Purwodadi, Grobogan, Selasa (13/11/2018).

Para pelaku ini biasa beraksi pada malam hari dan meresahkan masyarakat Purwodadi.

Para pelaku yakni Andika Abrim Pramudya (19) dan Ganda Aji Hilian (18), keduanya warga Purwodadi, Grobogan. Mereka selaku eksekutor yang berperan mencari korban dan melakukan perampasan.

Pelaku selanjutnya sebagai penadah hasil penjambretan, yaitu Taufik (30), warga Purwodadi, Grobogan.

Kasat Reskrim Polres Grobogan AKP Maryoto menjelaskan, penangkapan ketiga orang komplotan jambret itu berawal dari laporan Suwanto (65), warga Purwodadi yang menjadi korban penjambretan pada Senin (12/11/2018) dini hari.

Baca juga: Baru Keluar Tahanan, Residivis Jambret Kembali Beraksi

 

Saat itu, Suwanto berboncengan motor dengan istri dan anaknya melewati jalan A Yani Purwodadi, Grobogan.

Sesampainya di pertigaan Ngurangan, Kelurahan Kuripan, Purwodadi, korban dipepet dua pelaku yang berboncengan mengendarai sepeda motor. Tidak lama kemudian, pelaku yang berada di belakang merampas tas warna hijau yang dibawa istri Suwanto.

Setelah berhasil merampas tas, pelaku langsung kabur. Korban pun berteriak dan berupaya mengejar pekaku bersama warga. Hanya saja upaya pengejaran tak berhasil setelah kehilangan jejak. Kasus penjambretan ini kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian.

"Setelah menerima laporan, tim Resmob Polres Grobogan berupaya mendalami dan tadi kami bekuk di rumah masing-masing. Dua pelaku perampasan merengek menangis dan seorang lagi penadah hasil kejahatan diam saja tak berkutik. Saat ini ketiga pelaku masih diperiksa," ungkap Maryoto 

Dijelaskan Maryoto, para pelaku mengakui telah melakukan aksi jambret sebanyak lima kali di wilayah perkotaan Purwodadi, Grobogan. Lokasinya antara lain di pertigaan Ngurangan, Alun-alun Purwodadi, Jalan Untung Suropati, depan balai pengobatan dekat Pertigaan Ketapang dan pertigaan pabrik es Purwodadi.

Baca juga: Polisi Tangkap Pelaku Jambret yang Menwaskan Gadis 26 Tahun

Satreskrim Polres Grobogan juga mengamankan sejumlah barang bukti. Yaitu satu unit sepeda motor Scoopy warna hitam, uang tunai Rp 750.000 sisa penjualan hasil kejahatan, jaket, helm dan dompet milik korban.

"Mereka menyasar pengendara wanita yang membawa tas atau dompet saat malam hari dan di lokasi yang sepi. Kedua pelaku penjambretan lulusan SMA dan pengangguran. Satunya lagi seorang penadah, pekerja serabutan. Mereka kami jerat pasal curas 365 KUHP," pungkas Maryoto.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X