Menhub: Pakai KA Bandara, Solo Balapan-Adi Soemarmo Kira-kira 20 Menit

Kompas.com - 10/11/2018, 22:49 WIB
Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi. KOMPAS.com/LABIB ZAMANIMenteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi.


BOYOLALI, KOMPAS.com - Kereta api (KA) Bandara Adi Soemarmo ditargetkan beroperasi pada Mei 2019.

KA Bandara akan melalui rute Stasiun Solo Balapan (Solo) - Bandara Adi Soemarmo (Boyolali) sepanjang 13 kilometer.

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan, dengan rute tersebut, waktu tempuh kereta bandara dari Stasiun Solo Balapan - Bandara Adi Soemarmo hanya 20 menit.

"Nanti dari Solo ke sini (Bandara Adi Soemarmo) kira-kira 20 menit lah," kata Menhub saat meninjau progres pembangunan KA Bandara Adi Soemarmo Solo, di Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu (10/11/2018).

Baca juga: Menhub: Progres Pembangunan KA Bandara Solo Sudah 30 persen

Progres pembangunan jalur KA Bandara Adi Soemarmo telah mencapai 30 persen. Pembangunan KA Bandara dimulai sejak tahun 2017 ini menelan anggaran senilai Rp 600 - Rp 800 miliar.

Fasilitas antarmoda tersebut, lanjut Menhub, mempermudah akses masyarakat dari daerah menuju bandara.

Terlebih lagi, dengan pembangunan Bandara New Yogyakarta Internasional Airport (NYIA) yang ditargetkan rampung pada April 2019.

"Tadinya orang masih terbagi-bagi angkutan, tapi sekarang cukup satu (kereta bandara). Dan yang bagus berhubungan dengan Bandara Yogyakarta (Adi Soetjipto) dan Kulonprogo. Tiga bandara dijadikan satu interconnection, dari mana ke mana saling berhubungan," tutur Menhub.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tips Nyaman Pakai Masker dalam Waktu Lama dan Bebas Bau Mulut

Tips Nyaman Pakai Masker dalam Waktu Lama dan Bebas Bau Mulut

Regional
Budidaya 45 Batang Ganja di Polybag Bertahun-tahun, Pria Ini Berdalih untuk Penelitian

Budidaya 45 Batang Ganja di Polybag Bertahun-tahun, Pria Ini Berdalih untuk Penelitian

Regional
Kebakaran Hanguskan 158 Rumah di Jayapura, Kerugian Ditaksir Capai Rp 20 Miliar

Kebakaran Hanguskan 158 Rumah di Jayapura, Kerugian Ditaksir Capai Rp 20 Miliar

Regional
Banjir dan Longsor di Cianjur, 5 Rumah Terendam, Akses Jalan Tertutup

Banjir dan Longsor di Cianjur, 5 Rumah Terendam, Akses Jalan Tertutup

Regional
2 Pejabat di UNS Meninggal karena Covid-19, Punya Riwayat ke Ubud Bali, Kampus 'Lockdown'

2 Pejabat di UNS Meninggal karena Covid-19, Punya Riwayat ke Ubud Bali, Kampus "Lockdown"

Regional
Sekolah Gratis di Bantaran Kali Gajahwong Yogya, Kurikulumnya Diteliti Mahasiswa Berbagai Negara

Sekolah Gratis di Bantaran Kali Gajahwong Yogya, Kurikulumnya Diteliti Mahasiswa Berbagai Negara

Regional
Nyanyikan Lagu yang Menyinggung Polisi Saat Demo, Seorang Mahasiswa Ditangkap

Nyanyikan Lagu yang Menyinggung Polisi Saat Demo, Seorang Mahasiswa Ditangkap

Regional
'Tak Salah Apa-apa Kena Gas Air Mata, Aku Tuntut Kalian, Polisi'

"Tak Salah Apa-apa Kena Gas Air Mata, Aku Tuntut Kalian, Polisi"

Regional
[POPULER NUSANTARA] Diyakini Meninggal jika Bersatu, Kembar Trena Treni Terpisah 20 Tahun | Pria Tanam Ganja Pakai Polybag di Rumah

[POPULER NUSANTARA] Diyakini Meninggal jika Bersatu, Kembar Trena Treni Terpisah 20 Tahun | Pria Tanam Ganja Pakai Polybag di Rumah

Regional
Perjuangan Hidup WNI Eks Kombatan di Filipina Setelah Keluar dari Penjara

Perjuangan Hidup WNI Eks Kombatan di Filipina Setelah Keluar dari Penjara

Regional
Bawaslu Catat 291 Pertemuan Dilakukan Paslon Pilkada Gunungkidul

Bawaslu Catat 291 Pertemuan Dilakukan Paslon Pilkada Gunungkidul

Regional
Inovatif, Mahasiswa di Semarang Ciptakan Alat Pendeteksi Suhu dan Masker

Inovatif, Mahasiswa di Semarang Ciptakan Alat Pendeteksi Suhu dan Masker

Regional
Kronologi Demo Berujung Ricuh, Gas Air Mata ke Permukiman Membuat Warga Marah

Kronologi Demo Berujung Ricuh, Gas Air Mata ke Permukiman Membuat Warga Marah

Regional
Bukti Tagihan Diedit, Perempuan Ini Gelapkan Uang Perusahaan Rp 101 Juta

Bukti Tagihan Diedit, Perempuan Ini Gelapkan Uang Perusahaan Rp 101 Juta

Regional
Gas Air Mata Masuk Permukiman Picu Kemarahan Warga, Polisi Minta Maaf

Gas Air Mata Masuk Permukiman Picu Kemarahan Warga, Polisi Minta Maaf

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X