Bantuan Menumpuk, Wali Kota Parepare Janji Antar Langsung ke Korban Bencana Sulteng

Kompas.com - 10/11/2018, 11:11 WIB
Wali Kota Parepare Taufan Pawe saat mengunjungi keluarga korban di lokasi pencarian nelayan hilang di Pantai Lumpue, Parepare, Jumat (2/6/2017). KOMPAS.com/SUDDIN SYAMSUDDIN Wali Kota Parepare Taufan Pawe saat mengunjungi keluarga korban di lokasi pencarian nelayan hilang di Pantai Lumpue, Parepare, Jumat (2/6/2017).

PAREPARE, KOMPAS.comBantuan yang menumpuk dan mulai rusak di Kantor Badan Penanggunalan Bencana Daerah ( BPBD) Kota Parepare, Sulawesi Selatan, menimbulkan protes warga hingga tokoh agama. BPBD Kota Parepare sendiri mengakui penyaluran bantuan memang terlambat. 

Bantuan yang menumpuk tersebut sedianya akan diantar langsung oleh Wali Kota Parepare, Sulawesi Selatan, Taufan Pawe, ke korban terdampak bencana gempa, tsunami dan likuefaksi di Sulawesi Tengah (Sulteng).

“Bantuan di Kantor BPBD Kota Parepare, dalam bulan ini akan diantarkan. Saya sendiri yang akan memimpin langsung ke Sulteng. Memang beberapa bulan ini saya sibuk menerima sejumlah penghargaan dan persiapan pelantikan beberapa hari lalu,“ ujar Wali Kota Parepare Taufan Pawe, usai memimpin upacara dan tabur bunga di Hari Pahlawan, Sabtu (10/11/2018).

Kata Taufan, ia tak akan menyiakan anamah masyarakat dari berbagai kalangan yang dititipkan kepada Pemerintah Kota melalui BPBD Kota Parepare. Taufan Pawe, juga tidak mau jika bantuan untuk korban gempa, tidak tepat sasaran.

Baca berita sebelumnya: Bantuan untuk Korban Bencana Sulteng, Menumpuk dan Mulai Rusak di BPBD Parepare

"Kita sudah punya data, siapa-siapa saja yang akan dibantu di Sulteng. Sebelumnya kami juga telah mengirimkan bantuan sekira 12 truk, berupa kebutuhan warga di Sulawesi Tengah," lanjut Taufan.

Menurut dia, Pemerintah Kota Parepare tidak tinggal diam melihat korban bencana dari Sulawesi Tengah. Sekira 2.000 lebih pengungsi dari Sulteng di Parepare, telah diberikan bantuan secara berkelanjutan.

“Kami tidak hanya terfokus membantu mereka yang di Sulteng, tapi kita juga secara berkelanjutan membantu mereka yang mengungsi ke Kota Parepare. Selain itu ratusan pengungsi usia pelajar telah kita sekolahkan lengkap dengan Kebutuhan sekolah mereka. “ pungkasnya. 



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tak Ada Listrik, Warga di NTT Terpaksa Nyalakan Pelita di Malam Hari, PLN: Kami Akan Survei

Tak Ada Listrik, Warga di NTT Terpaksa Nyalakan Pelita di Malam Hari, PLN: Kami Akan Survei

Regional
Kasus Covid-19 dari Klaster Santri di Bintan Bertambah 13

Kasus Covid-19 dari Klaster Santri di Bintan Bertambah 13

Regional
KA Siliwangi Berikan Tiket Rp 0, Catat Jadwal dan Cara Mendapatkannya

KA Siliwangi Berikan Tiket Rp 0, Catat Jadwal dan Cara Mendapatkannya

Regional
Sebelum Meninggal Terpapar Covid-19, Sinden Sering Isi Acara dan Bertemu Banyak Orang

Sebelum Meninggal Terpapar Covid-19, Sinden Sering Isi Acara dan Bertemu Banyak Orang

Regional
Kajari Jember dan 4 Pegawai Positif Covid-19, Kantor Tetap Buka

Kajari Jember dan 4 Pegawai Positif Covid-19, Kantor Tetap Buka

Regional
Fakta di Balik 16 Orang Positif Covid-19 Usai Arisan RT di Kulon Progo, Petugas Tracing 2 Pasar

Fakta di Balik 16 Orang Positif Covid-19 Usai Arisan RT di Kulon Progo, Petugas Tracing 2 Pasar

Regional
Klaster Baru, Sejumlah Santri di Banyumas Positif Covid-19, 2 Ponpes Diminta Lockdown

Klaster Baru, Sejumlah Santri di Banyumas Positif Covid-19, 2 Ponpes Diminta Lockdown

Regional
Beras Bansos Bercampur Biji Plastik, Ini Kata Bupati Cianjur

Beras Bansos Bercampur Biji Plastik, Ini Kata Bupati Cianjur

Regional
Detik-detik Pasar Wage di Purwokerto Terbakar, Ratusan Pedagang Panik Selamatkan Dagangan

Detik-detik Pasar Wage di Purwokerto Terbakar, Ratusan Pedagang Panik Selamatkan Dagangan

Regional
Bupati Aceh Barat Positif Terjangkit Virus Corona

Bupati Aceh Barat Positif Terjangkit Virus Corona

Regional
Tak Pernah Nikmati Listrik, Warga Desa di NTT Merasa Dianaktirikan Negara

Tak Pernah Nikmati Listrik, Warga Desa di NTT Merasa Dianaktirikan Negara

Regional
Wanita Ditemukan Tinggal di Gorong-gorong 2 Bulan, Dinsos Buleleng: Kita Dampingi

Wanita Ditemukan Tinggal di Gorong-gorong 2 Bulan, Dinsos Buleleng: Kita Dampingi

Regional
Kena PHK di Malaysia, Ratusan TKI Asal Aceh Alami Kesulitan Ekonomi

Kena PHK di Malaysia, Ratusan TKI Asal Aceh Alami Kesulitan Ekonomi

Regional
Bupati Timor Tengah Utara Marah-marah Lihat Perlakuan Polisi terhadap Warga

Bupati Timor Tengah Utara Marah-marah Lihat Perlakuan Polisi terhadap Warga

Regional
Pasar Wage Purwokerto Terbakar, Api Diduga Berasal dari Lantai 1

Pasar Wage Purwokerto Terbakar, Api Diduga Berasal dari Lantai 1

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X