Kompas.com - 10/11/2018, 10:46 WIB

PAMEKASAN, KOMPAS.com – “Selamat pagi warga Desa Waru Barat, Kecamatan Waru. Selamat beraktivitas semuanya. Semoga kita senantiasa dilindungi Allah SWT.”

Begitulah setiap hari Abdussalam Ramli, Kepala Desa Waru Barat, Kecamatan Waru, Kabupaten Pamekasan, mulai menyapa seluruh warganya.

Sapaan itu disiarkan setiap hari melalui mic toa yang terpasang di 32 titik di seluruh desa. Selain mic, dipasang juga kamera pemantau clouse circuit television (CCTV). Melalui layar televisi berukuran 55 inchi, Abdussalam memantau seluruh aktivitas warganya.

Di layar televisi, tampak aktivitas dan kesibukan masyarakat desa Waru Barat. Seperti di pasar, puskesmas, rumah sakit, kantor Polsek dan Koramil Waru, jalan masuk perbatasan desa, kantor perpustakaan desa, masjid dan musala, serta titik keramaian warga lainnya yang dipasangi CCTV.

Baca juga: Lamahu, Desa Digital Pertama di Indonesia

Paling padat kegiatan warga berada di pasar Waru. Melalui mic siaran, petugas command center meminta warga untuk tidak parkir kendaraannya sembarangan, agar tidak menyebabkan kemacetan. Kemudian di lapangan, petugas parkir desa turut menertibkan kendaraan warga yang lalu lalang.

Di layar handphone, Abdussalam menerima notifikasi permintaan pelayanan surat keterangan tidak mampu dari salah satu warga.

Ia pun mengecek ke bagian command center, apakah pesan itu sudah diproses atau tidak. Dengan sigap, bagian administrasi langsung mencetak permohonan surat dan menyerahkannya kepada kepala desa, untuk ditandatangani.

Selang lima menit kemudian, seorang pria datang menaiki motor ke balai desa. Satu persatu dia menyalami petugas di balai desa.

Baca juga: BI dan Pemerintah Luncurkan Pilot Project Desa Digital

 

Ia kemudian mengambil surat permohonan keterangan tidak mampu, yang diajukan tujuh menit sebelumnya melalui ponselnya. Setelah surat diterima, pria itu langsung kembali pulang tanpa harus menunggu.

Begitu cepat dan tepat, dan tanpa pungutan pelayanan di balai desa Waru Barat. Cepat karena masyarakat bisa mengakses sendiri jenis pelayanan administrasi yang diinginkan.

Mereka tinggal mengunduhnya melalui Google Play dengan nama aplikasi e-Desa Same Sae. Same Sae merupakan akronim dari bahasa Madura, Samenit Mare-Sadejena Epalastare (Semenit selesai semuanya selesai).

Warga tinggal memasukkan nomor induk kependudukan (NIK) dan password ke dalam aplikasi tersebut. Warga tinggal memilih jenis pelayanan apapun yang ada di dalam aplikasi tersebut.

Di aplikasi e-Desa Same Sae, terdapat beberapa fitur. Di antaranya, e-surat, darurat Kamtibmas, darurat kesehatan, laporan kamtibmas, domisi warga, surat tidak mampu dan fitur-fitur lainnya, seperti laporan keuangan desa yang bersumber dari Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD).

Baca juga: Menteri Desa: Ada 30.000 Inovasi Warga yang Siap Didanai Dana Desa

 

Semua pelayanan yang dibutuhkan warga, sudah tersedia di aplikasi tersebut. Termasuk fitur siaga bencana.

“Kalau ada masyarakat sakit mendadak membutuhkan mobil sehat dan tenaga kesehatan desa, tinggal buka aplikasi itu maka petugas akan datang,” kata Abdussalam, Jumat (9/11/2018).

Apresiasi polisi

Aplikasi itu pula, ikut membantu tugas kepolisian dari sektor keamanan dan ketertiban masyarakat.

Polisi cepat menerima laporan warga jika terjadi darurat keamanan, seperti kecelakaan di jalan, pencurian motor atau kejahatan lainnya.

“Saya sangat apresiasi dengan adanya 32 CCTV di desa Waru karena anggota di lapangan, bisa mudah dalam mengontrol situasi keamanan dan ketertiban masyarakat. Kami beri penghargaan beberapa waktu lalu kepala desanya,” ujar Kepala Polres Pamekasan, Ajun Komisaris Besar Polisi, Teguh Wibowo.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Awasi Perkembangan Inflasi, Maidi Pilih 'Ngantor' di Pasar Besar Madiun

Awasi Perkembangan Inflasi, Maidi Pilih "Ngantor" di Pasar Besar Madiun

Regional
Bobby Berikan Subsidi Ongkos Angkot untuk Masyarakat Medan

Bobby Berikan Subsidi Ongkos Angkot untuk Masyarakat Medan

Regional
Luncurkan JSDDD, Jembrana Jadi Kebupaten Pertama yang Gunakan Data Desa untuk Pembangunan

Luncurkan JSDDD, Jembrana Jadi Kebupaten Pertama yang Gunakan Data Desa untuk Pembangunan

Regional
Di Masa Depan, Orang Papua Harus Mengelola 'Emas' Sendiri

Di Masa Depan, Orang Papua Harus Mengelola "Emas" Sendiri

Regional
Tekan Inflasi, Siswa SD dan SMP di Kota Madiun Tanam Cabai di Sekolah

Tekan Inflasi, Siswa SD dan SMP di Kota Madiun Tanam Cabai di Sekolah

Regional
BERITA FOTO: Tanah Bergerak, Akses Jalan Kampung Curug Rusak Parah

BERITA FOTO: Tanah Bergerak, Akses Jalan Kampung Curug Rusak Parah

Regional
Yogyakarta Mengembalikan 'Remiten' dari Mahasiswa

Yogyakarta Mengembalikan "Remiten" dari Mahasiswa

Regional
Temui Dubes RI di Mesir, Gubernur Syamsuar: Kami Sedang Bangun Pariwisata Syariah

Temui Dubes RI di Mesir, Gubernur Syamsuar: Kami Sedang Bangun Pariwisata Syariah

Regional
Kunjungi Al-Azhar Kairo Mesir, Gubernur Syamsuar: Kita Coba Jalin Kerja Sama Antar-perguruan Tinggi

Kunjungi Al-Azhar Kairo Mesir, Gubernur Syamsuar: Kita Coba Jalin Kerja Sama Antar-perguruan Tinggi

Regional
Di Balik Misteri Terbunuhnya PNS Saksi Kunci Kasus Korupsi

Di Balik Misteri Terbunuhnya PNS Saksi Kunci Kasus Korupsi

Regional
Walkot Bobby Kenalkan UMKM dan Musisi Medan di M Bloc Space

Walkot Bobby Kenalkan UMKM dan Musisi Medan di M Bloc Space

Regional
Tingkatkan Efektifitas Perjalanan Warga, Wali Kota Bobby Resmikan Kehadiran Aplikasi Moovit di Medan

Tingkatkan Efektifitas Perjalanan Warga, Wali Kota Bobby Resmikan Kehadiran Aplikasi Moovit di Medan

Regional
Cegah Dampak Inflasi dan Kenaikan BBM, Khofifah Pastikan Jatim Siapkan Anggaran Perlindungan Sosial Rp 257 Miliar

Cegah Dampak Inflasi dan Kenaikan BBM, Khofifah Pastikan Jatim Siapkan Anggaran Perlindungan Sosial Rp 257 Miliar

Regional
Wadahi dan Latih Para Pelaku UMKM, Pemkot Medan Akan Bangun Plaza UMKM

Wadahi dan Latih Para Pelaku UMKM, Pemkot Medan Akan Bangun Plaza UMKM

Regional
Jateng Catatkan Inflasi Terendah Ketiga Se-Indonesia

Jateng Catatkan Inflasi Terendah Ketiga Se-Indonesia

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.