Kompas.com - 10/11/2018, 09:00 WIB
Petugas gabungan BPBD Magelang sedang membersihkan pohon tumbang yang menimpa rumah warga, Jumat (9/11/2018). Dok BPBD Kabupaten Magelang Petugas gabungan BPBD Magelang sedang membersihkan pohon tumbang yang menimpa rumah warga, Jumat (9/11/2018).

MAGELANG, KOMPAS.com - Dalam dua hari terakhir, hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, mengakibatkan sejumlah pohon tumbang dan tanah longsor.

Catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, tanah longsor terjadi pada Kamis (8/11/2018) sore di Dusun Kebonlegi Desa Sambak, Kecamatan Kajoran.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Magelang Edy Susanto, menyebutkan ada dua titik longsor di Desa tersebut, mengenai 2 rumah, yakni milik warga atas nama Mat Dofir (60) dan Parman (58).

"Titik longsor berupa 2 tebing yang runtuh, dengan dimensi masing-masing 5 meter dan lebar 5 meter, tebal 1 meter. Menimpa 2 rumah, namun tidak ada korban jiwa," uja Edy, dalam keterangan pers, Jumat (9/11/2018).

Baca juga: Sukses Terapkan Kampung Iklim, Pemkab Magelang Terima Penghargaan

Pada hari yang sama, hujan disertai angin mengakibatkan rumah milik Sayuti, di Dusun Krisik, Desa Kebonagung, Kecamatan Muntilan, rusak tertimpa pohon.

Sementara itu, pada Jumat (9/11/2018), tercatat ada sebuah pohon tumbang di Dusun Kadiwongso, Desa Ngadirejo, Kecamatan Salaman.

Menurut Edy, pohon tumbang di Dusun Kadiwongso mengakibatkan akses jalan utama Kecamatan Salaman ke Kecamatan Borobudur tertutup.

"Hujan disertai angin kencang siang ini mengakibatkan pohon watu diameter 30 meter dan tinggi 10 meter tumbang. Tidak ada korban jiwa. Hanya sempat menutup akses jalan," jelas Edy.

Baca juga: BPBD Tetapkan Lima Kabupaten di Riau Berstatus Siaga Darurat Banjir

Pihaknya mengimbau masyarakat untuk mulai waspada dengan kemungkinan terjadi bencana hidrometrologi, atau bencana yang diakibatkan oleh cuaca. Misalnya bencana tanah longsor, puting beliung, banjir sampai pohon tumbang.

Hal itu mengingat wilayah Kabupaten Magelang dan sekitarnta sudah memasuki musim penghujan. Meski puncaknya diperkirakan masih beberapa bulan ke depan.

"Masyarakat harus waspada, terutama di daerah rawan bencana seperti perbukitan," imbau Edy.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

Regional
Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Regional
Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Regional
Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Regional
Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Regional
Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Regional
KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

Regional
Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Regional
Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Regional
Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Regional
Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Regional
Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Regional
Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Regional
Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Regional
PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.