Kompas.com - 09/11/2018, 21:36 WIB
Lion  Air JT 632 pesawat pengganti JT 633 yang menabrak tiang titik koordinat berangkat membawa penumpang yang menunggu selama 4 jam KOMPAS.COM/FIRMANSYAHLion Air JT 632 pesawat pengganti JT 633 yang menabrak tiang titik koordinat berangkat membawa penumpang yang menunggu selama 4 jam

KOMPAS.com - Insiden Lion Air JT 633 menabrak tiang lampu di Bandara Fatmawati, Bengkulu, berujung pada pemeriksaan petugas aircraft movement control (AMC).

Untungnya kejadian tersebut tidak sampai menyebabkan penerbangan dari dan ke Bandara Fatmawati mengalami gangguan signifikan.

Berikut fakta lengkapnya;

1. Penjelasan Lion Air terkait menabrak tiang lampu bandara

Lion air tabrak tiang lampu bandara Fatmawati Bengkulu (foto: Romidi Karnawan)KOMPAS.COM/FIRMANSYAH Lion air tabrak tiang lampu bandara Fatmawati Bengkulu (foto: Romidi Karnawan)

Corporate Communications Strategic of Lion Air Danang Mandala Prihantoro mengungkapkan insiden yang dialami pesawat Lion Air JT 633 rute Bengkulu-Jakarta pada Rabu (7/11/2018) malam.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ujung sayap pesawat tersebut menabrak tiang lampu koordinat karena adanya kekeliruan panduan dan petunjuk dari petugas AMC.

"Ketika pesawat bergerak menuju landas pacu, ternyata ujung sayap menyenggol tiang lampu koordinat landas parkir (apron) bandar udara sehingga mengalami kerusakan. Pesawat digerakkan oleh pilot dengan panduan dan petunjuk serta tanda yang diberikan oleh petugas AMC," ujar Danang, dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Kamis (8/11/2018).

Pesawat Lion Air JT 633 rute Bengkulu-Jakarta gagal terbang akibat ujung sayap sebelah kiri menabrak tiang. Sayap pesawat mengalami robek dalam kejadian tersebut.

Baca Juga: 5 Fakta di Balik Lion Air Tabrak Tiang di Bengkulu, Sayap Robek hingga Pesawat Molor 4 Jam

2. Petugas AMC diperiksa pasca-insiden

sayap pesawat lion airrepro bidik layar akun Facebook @Irsan Hidayat sayap pesawat lion air

Pesawat digerakkan pilot dengan panduan dan petunjuk serta tanda yang diberikan oleh petugas AMC.

Akibat kejadian tersebut, petugas AMC pun diperiksa.

"Petugas AMC tersebut merupakan personel dari pengelola bandar udara dan sedang diperiksa oleh pihak terkait," ujar Danang.

Sebagai informasi, penerbangan JT 633 yang mengangkut 7 kru pesawat dan 143 penumpang telah diberangkatkan dengan menggunakan pesawat registrasi PK-LHM serta kru yang berbeda.

Baca Juga: Menunggu 4 Jam, Penumpang Lion Air yang Sayapnya Tabrak Tiang Diberangkatkan

3. Usai insiden, penerbangan berjalan normal

Suasana di Bandara Fatmawati BengkuluKOMPAS.com/FIRMANSYAH Suasana di Bandara Fatmawati Bengkulu

Bandara Fatmawati tetap beroperasi normal usai insiden Lion Air JT 633 menabrak tiang lampu bandara.

"Benar insiden itu terjadi. Namun, kejadian ini tidak menyebabkan bandara ditutup karena pesawat masih berada di apron sehingga bisa dipinggirkan dan penerbangan di bandara Fatmawati masih normal," kata Agoes Soebagio, Kepala Otoritas Bandar Udara Wilayah VI, di Madiun, Rabu (7/11/2018), dilansir dari Antara.

Sementara itu, para penumpang Lion Air JT 633 segera dialihkan dengan pesawat lain, meskipun harus menunggu lebih dari 3 jam.

Baca Juga: Petugas Bandara Pemandu Lion Air yang Tabrak Tiang Diperiksa

4. Tempat parkir di bandara dinilai sempit

Ilustrasi bandaraThinkstockphotos.com Ilustrasi bandara

Dikutip dari Antara, pengamat penerbangan Alvin Lie, mengatakan, ada sejumlah masalah yang terungkap dari foto dan video yang menampilkan insiden tersebut.

Ada permasalahan mendasar terkait kondisi infrastruktur di Bandara Fatmawati.

"Unsurnya banyak, terutama tempat parkir yang sempit dan Bandara Fatmawati tidak memiliki taxi way line," kata Alvin.

Selain itu, Alvin menyoroti tidak adanya petugas wing man yang memastikan posisi kedua sayap pesawat aman.

"Perlu diteliti lagi infrastruktur Bandara Fatmawati apakah sudah mengacu pada keselamatan penerbangan," kata dia.

Baca Juga: Pesawat Tabrak Tiang Lampu Koordinat, Ini Penjelasan Lion Air

Sumber: KOMPAS.com (Firmansyah)/ANTARA

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Regional
Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Regional
Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Regional
Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.