Polisi Disebar untuk Memburu 8 Napi Lapas Timika yang Kabur - Kompas.com

Polisi Disebar untuk Memburu 8 Napi Lapas Timika yang Kabur

Kompas.com - 09/11/2018, 18:53 WIB
Polisi saat melakukan olah TKP di Lapas Klas 2B Timika, pascakaburnya 8 napi, Jumat (9/11/2018)KOMPAS.com/Istimewa Polisi saat melakukan olah TKP di Lapas Klas 2B Timika, pascakaburnya 8 napi, Jumat (9/11/2018)

TIMIKA, KOMPAS.com - Kepolisian Resor Mimika, Papua, mulai menyebarkan anggotanya untuk mencari 8 narapidana (napi) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIB Timika yang kabur pada Jumat (9/11/2018) siang.

Pejabat sementara Kapolres Mimika AKBP Fernando Sanches Napitupulu mengatakan, setelah mendapatkan laporan kaburnya 8 napi, pihaknya telah melakukan olah TKP dan meminta keterangan pihak lapas.

Bahkan, sejumlah anggota polisi sudah disebar untuk melakukan pencarian. Termasuk, menyebar foto 8 napi yang kabur di polsek-polsek jajarannya.

Selain itu, kepolisian juga memperketat penjagaan di Pelabuhan Poumako dan Bandara Mozes Kilangin agar para napi ini tidak kabur ke luar Mimika.

Sebab, malam ini akan ada kapal Pelni yang bersandar di Pelabuhan Poumako dengan tujuan Kabupaten Asmat.

"Besok kami perketat di Bandara juga," kata AKBP Fernando saat dihubungi Kompas.com melalui telepon selulernya, Jumat (9/11/2018) malam.

Baca juga: Hampir Semua Napi Lapas Timika yang Kabur Divonis di Atas 5 Tahun Penjara

Menurut dia, saat para napi kabur, hanya ada satu sipir yang bertugas. Sedangkan dua sipir lainnya sedang sakit.

"Jadi, yang jaga siang tadi hanya satu sipir," pungkas dia.

Sebelumnya, 8 napi Lapas Klas 2B Timika, Papua, kabur saat napi lain sedang melaksanakan shalat Jumat di Masjid Ar Rahman di dalam kompleks lapas, Jumat (9/11/2018) sekitar pukul 12.30 WIT.

Berdasarkan informasi yang didapatkan, 8 napi ini kabur dengan cara merusak pagar teralis yang mengelilingi ruang tahanan dengan gunting tang.

Selanjutnya, mereka menyusuri selokan ke arah pojok kanan belakang lapas.

Baca juga: Delapan Napi Lapas Timika Kabur Saat Napi Lain Shalat Jumat

Sesampainya di belakang lapas, mereka kemudian menggunakan kain seprei memanjat tembok pagar lapas.

Petugas lapas sendiri baru mengetahui adanya napi kabur dari tahanan pendamping (tamping) pada saat membuat kopi di dapur.



Close Ads X