Sambil Tenteng Kayu, Wabup Aceh Besar Razia Pedagang yang Layani Pembeli saat Azan Berkumandang

Kompas.com - 09/11/2018, 18:37 WIB
Wakil Bupati Aceh Besar, Tgk H Husaini A Wahab. KOMPAS.COM/RAJA UMARWakil Bupati Aceh Besar, Tgk H Husaini A Wahab.

BANDA ACEH, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten Aceh Besar telah mengedarkan surat imbauan Bupati Nomor 1 Tahun 2017 untuk menghentikan segala bentuk aktivitas kepada seluruh masyarakat dan pedagang di seluruh kecamatan saat azan berkomandang di masjid.

“Surat edaran untuk menghentikan aktivitas pada saat azan sudah kami edarkan ke seluruh kecamatan di Aceh Besar, semenjak awal kami dilantik,” kata Wakil Bupati Aceh Besar Tgk H Husaini A Wahab saat dihubungi Kompas.com, Jumat (09/11/2018).

Menurut Husaini, kendati surat imbaun itu diedarkan dan disosialisasikan ke seluruh Kecamatan di Aceh Besar, masih ada saja pedagang di Kota Janthoe dan pegawai di pusat pemerintahan kabupaten yang membandel.

“Sebagian warung dan tempat usaha sudah mulai menghentikan aktivitas saat kumandang azan tiba. Namun ada juga yang masih membandel sehingga perlu saya ambil tindakan dan turun langsung,” katanya.

Sebelumnya, rekaman video aksi razia Wakil Bupati Aceh Besar Tgk H Husaini A Wahab viral di media sosial.

Baca juga: Peringatan Jumat Agung di Kota Syariat Islam

Di dalam video itu, Husaini mendatangi salah satu warung sambil menenteng kayu dan mengajak pemilik warung dan pelanggan untuk ikut shalat berjamaah zuhur. Mereka pun terlihat lari berhamburan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Sudah setiap hari petugas WH melakukan imbauan dengan menggenakan pengeras suara saat azan tiba agar segera menghentikan aktivitas, tapi masih ada yang tidak peduli sehingga saya turun langsung,” jelasnya.

Sebagian kecamatan di Kabupaten Aceh Besar telah menjalankan imbauan bupati untuk menghentikan segala bentuk aktivitas saat azan shalat lima waktu sudah berkumandang.

Misalnya di Pasar Kecamatan Seulimum. Saat azan berkumandang, seluruh pedagang langsung tidak melayani pembeli dan meninggalkan tempat usaha mereka untuk shalat berjamaah di masjid.

“Tidak mesti harus tutup toko, tapi saat azan, pedagang langsung tidak boleh melayani lagi pembeli, karena tidak lama paling 30 menit. Sudah selesai shalat, bisa melayani kembali pembeli,” ujarnya.

Baca juga: Lima Pelanggar Qanun Syariat Islam Dicambuk

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UU Minerba Bikin Penghasilan Daerah Minim, Anggota DPD RI Minta Kewenangan Pertambangan Dikembalikan ke Daerah

UU Minerba Bikin Penghasilan Daerah Minim, Anggota DPD RI Minta Kewenangan Pertambangan Dikembalikan ke Daerah

Regional
Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Regional
Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Regional
Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Regional
Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Regional
Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Regional
Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Regional
Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Regional
Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Regional
Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Regional
Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.