Delapan Napi Lapas Timika Kabur Saat Napi Lain Shalat Jumat

Kompas.com - 09/11/2018, 17:09 WIB
Kepolisian Resor Mimika saat meminta keterangan dari pihak Lapas Timika, soal kaburnya 8 Napi, Jumat (9/11/2018) KOMPAS.com/IstimewaKepolisian Resor Mimika saat meminta keterangan dari pihak Lapas Timika, soal kaburnya 8 Napi, Jumat (9/11/2018)


TIMIKA, KOMPAS.com - Delapan narapidana ( napi) Lembaga Permasyarakatan ( Lapas) Klas 2B Timika, Papua kabur di saat napi lainnya sedang melaksanakan Shalat Jumat di Masjid Ar Rahman di dalam kompleks lapas, Jumat (9/11/2018).

Berdasarkan informasi yang didapatkan, 8 napi ini kabur dengan cara merusak pagar teralis yang mengelilingi ruang tahanan dengan gunting tang.

Selanjutnya, mereka menyusuri selokan ke arah pojok kanan belakang lapas.

Sesampainya di belakang lapas, mereka kemudian menggunakan kain seprai untuk memanjat tembok pagar lapas.

Petugas lapas sendiri baru mengetahui adanya napi kabur dari tahanan pendamping (tamping) pada saat membuat kopi di dapur.

Baca juga: 11 Napi Kabur dari Lapas Wamena Papua

Kepala Lapas Klas 2 B Timika Marojohan Dolokpasaribu mengatakan, para napi yang kabur berasal dari blok baru.

Di mana, blok baru merupakan ruang tahanan bagi napi yang memiliki hukuman tertinggi.

"Bisa dikatakan bahwa mereka masih diisolasi. Tapi yang jelas, mereka mencari kelengahan petugas,” kata dia.

Menurut dia, saat kaburnya 8 napi ini hanya ada satu sipir yang bertugas dari 3 sipir yang seharusnya bertugas.

Dua sipir yang tidak bertugas dikarenakan sakit dan izin.

"Untuk sipir yang mengawasi napi berjumlah 12 orang. Setiap regunya 3 orang yang bertugas selama delapan jam. Pada saat kejadian terdapat satu regu jaga. Namun satu orang sakit dan satunya lagi izin," pungkas dia.

Pascakaburnya 8 napi, Kepolisian Resor Mimika telah melakukan olah TKP dan meminta keterangan pihak lapas.

Kompas TV Sehingga kini masih ada 1.096 napi di Palu yang keberadaannya belum diketahui.




Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Duduk Perkara Youtuber Edo Putra, Berawal dari Konten Berita Beralih ke Prank Sampah

Duduk Perkara Youtuber Edo Putra, Berawal dari Konten Berita Beralih ke Prank Sampah

Regional
Kisah Cadas Pangeran, Jalan Legendaris yang Menelan Korban Ribuan Jiwa

Kisah Cadas Pangeran, Jalan Legendaris yang Menelan Korban Ribuan Jiwa

Regional
Ikan-ikan Mati di Sungai Citarum, Ini Dugaan Penyebabnya

Ikan-ikan Mati di Sungai Citarum, Ini Dugaan Penyebabnya

Regional
Tenaga Medis RSUD Wonogiri Positif Covid-19 Bertambah 9, Total 60 Orang

Tenaga Medis RSUD Wonogiri Positif Covid-19 Bertambah 9, Total 60 Orang

Regional
Guru SMP di Jatim Meninggal Positif Covid-19, 67 Pegawai Rapid Test, Ini Hasilnya

Guru SMP di Jatim Meninggal Positif Covid-19, 67 Pegawai Rapid Test, Ini Hasilnya

Regional
RSUD AWS Samarinda Jadi Klaster Baru Penyebaran Covid-19

RSUD AWS Samarinda Jadi Klaster Baru Penyebaran Covid-19

Regional
[POPULER NUSANTARA] 12 Tahun Jadi Tentara Gadungan | Viral Prank Daging Isi Sampah

[POPULER NUSANTARA] 12 Tahun Jadi Tentara Gadungan | Viral Prank Daging Isi Sampah

Regional
Kisah Agus Berdayakan Korban PHK Saat Pandemi Lewat Wastafel Portabel

Kisah Agus Berdayakan Korban PHK Saat Pandemi Lewat Wastafel Portabel

Regional
Positif Corona, Gubernur Kepri Isdianto Minta Maaf

Positif Corona, Gubernur Kepri Isdianto Minta Maaf

Regional
Menghilang, Bos Arisan yang Tipu Ratusan Anggotanya Diminta Kooperatif

Menghilang, Bos Arisan yang Tipu Ratusan Anggotanya Diminta Kooperatif

Regional
15 Tahun Aisyah Terbaring di Kasur, Ibu: Saya Ingin Anak Saya Bisa Bicara dan Berjalan Seperti Lainnya

15 Tahun Aisyah Terbaring di Kasur, Ibu: Saya Ingin Anak Saya Bisa Bicara dan Berjalan Seperti Lainnya

Regional
Kasus Covid-19 di Yogya Melonjak, Sultan HB X Soroti Perilaku Masyarakat

Kasus Covid-19 di Yogya Melonjak, Sultan HB X Soroti Perilaku Masyarakat

Regional
'Tracing' Alumni Asal Kamboja, UGM Temukan 3 Orang Positif Covid-19

"Tracing" Alumni Asal Kamboja, UGM Temukan 3 Orang Positif Covid-19

Regional
Kronologi Dua Bocah Perempuan Hilang di Hutan, Pamit Cari Sagu, Sudah Sepekan Belum Ditemukan

Kronologi Dua Bocah Perempuan Hilang di Hutan, Pamit Cari Sagu, Sudah Sepekan Belum Ditemukan

Regional
10 Pegawai Kantor di Sukabumi Positif Covid-19

10 Pegawai Kantor di Sukabumi Positif Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X