Imigrasi Sudah Pantau Kegiatan Maria Ozawa Selama 3 Minggu

Kompas.com - 08/11/2018, 18:17 WIB
Artis asal Jepang Maria Ozawa Instagram/Maria OzawaArtis asal Jepang Maria Ozawa

DENPASAR, KOMPAS.com - Kepala Divisi Keimigrasian Kanwil Kemenkumham Bali Agato PP Simamora mengatakan, pihaknya telah melakukan pengawasan terhadap kegiatan yang diduga berhubungan dengan Maria Ozawa alias Miyabi selama 3 minggu.

Hal itu disampaikan Simamora menanggapi pemberitaan yang dianggap belum utuh mengenai pemeriksaan Ozawa beberapa waktu lalu.

Simamora mengatakan, pengawasan Ozawa berawal dari beredarnya sejumlah brosur atau selebaran tentang rencana kegiatan Ozawa di Bali.

Dalam brosur yang ramai beredar di media sosial tersebut mencantumkan tempat kegiatan, nomor kontak, dan harga tiket di sejumlah tempat.

Baca juga: Maria Ozawa Kesal Habis Diperiksa 3 Jam Malah Diajak Selfie Oknum

"Berita yang beredar belum gambarkan secara utuh operasi intelijen keimigrasian. Operasi dilakukan selama 3 minggu dan pemantauan dilakukan hari demi hari," kata Simamora, di kantor wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bali, Kamis (8/11/2018).

Ada tiga brosur yang mempromosikan kegiatan Ozawa selama di Bali, salah satunya kegiatan pesta ulang tahun yang digelar Novaka Arnika alias Barbie Nova di Revayah Ayung Villa yang beralamat di Jalan Sekar Tunjung XII Nomor 188, Kesiman-Denpasar.

Untuk memastikan bahwa kabar tersebut bukan hoaks, pihak imigrasi kemudian mendatangi sejumlah pihak untuk memastikan kebenaran informasi tersebut.

Penelusuran pihak imigrasi akhirnya sampai ke Barbie Nova. Ternyata benar, Barbie Nova menggelar acara bersama Maria Ozawa.

Untuk acara tersebut dikenakan tiket sebesar Rp 1,5 juta, termasuk di dalamnya paket makan malam dan foto bersama Ozawa.

Baca juga: Curahan Hati Maria Ozawa Usai Diperiksa Imigrasi di Bali

"Kami beli tiket untuk empat petugas dengan nilai total Rp 6 juta saat bertemu Barbie. Bukti pembayarannnya ada dan foto-foto saat Barbie menerima uang juga ada buktinya," kata Simamora.

Menurut dia, pembelian tiket ini merupakan bagian dari upaya pihak keimigrasian dalam melakukan pemantauan terhadap aktivitas warga asing.

"Jadi, ini bukan operasi yang mengarang-ngarang. Saat kami terima tiket tersebut, seorang yang mengaku bernama Barbie Nova mengaku sudah pindah-pindah tempat 10 kali karena mendapat penolakan," kata Simamora.

Berdasarkan fakta-fakta tersebut pihak imigrasi melakukan pengawasan dan berujung pada diperiksanya Ozawa di kantor imigrasi, pada Rabu (7/11/2018).

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Jemaah Batal Berangkat Umrah, Terlanjur Gelar Syukuran hingga Sempat Transit di Singapura

Cerita Jemaah Batal Berangkat Umrah, Terlanjur Gelar Syukuran hingga Sempat Transit di Singapura

Regional
Kronologi Istri Bunuh Suami dengan Sadis Setelah Tak Menyahut 5 Kali Dipanggil

Kronologi Istri Bunuh Suami dengan Sadis Setelah Tak Menyahut 5 Kali Dipanggil

Regional
Lagi, Semarang Jadi Kota Pembangunan Manusia Terbaik di Jawa Tengah

Lagi, Semarang Jadi Kota Pembangunan Manusia Terbaik di Jawa Tengah

Regional
Menjaga Roh Kesetaraan Gender Lewat Pentas Wayang Orang di Semarang

Menjaga Roh Kesetaraan Gender Lewat Pentas Wayang Orang di Semarang

Regional
Antisipasi Dampak Corona, Ganjar Pranowo Siapkan Strategi Ekonomi dan Kesehatan

Antisipasi Dampak Corona, Ganjar Pranowo Siapkan Strategi Ekonomi dan Kesehatan

Regional
Kisah Diana Kartika, Guru Besar Bahasa Jepang Pertama Se-Sumatera yang Jadi Pengusaha Sukses

Kisah Diana Kartika, Guru Besar Bahasa Jepang Pertama Se-Sumatera yang Jadi Pengusaha Sukses

Regional
Pengakuan Istri yang Bunuh dan Potong Kemaluan Suami: Dipanggil 5 Kali Tak Nyahut

Pengakuan Istri yang Bunuh dan Potong Kemaluan Suami: Dipanggil 5 Kali Tak Nyahut

Regional
Selidiki Perumahan Syariah Ilegal, Polisi Periksa 9 Saksi dari Dinas Perizinan, Dinas PU, dan BPN

Selidiki Perumahan Syariah Ilegal, Polisi Periksa 9 Saksi dari Dinas Perizinan, Dinas PU, dan BPN

Regional
Sadis, Seorang Istri di Kalteng Bunuh Suami Saat Rebahan, Kelamin Dipotong

Sadis, Seorang Istri di Kalteng Bunuh Suami Saat Rebahan, Kelamin Dipotong

Regional
Pemerintah Akan Jemput Jemaah Umrah yang Telanjur Tiba di Arab Saudi

Pemerintah Akan Jemput Jemaah Umrah yang Telanjur Tiba di Arab Saudi

Regional
Visa Umrah Disetop Arab Saudi, Ribuan Calon Jemaah Jateng Terancam Batal Berangkat

Visa Umrah Disetop Arab Saudi, Ribuan Calon Jemaah Jateng Terancam Batal Berangkat

Regional
Kaburnya Tahanan Wanita di Bandung, Berbaur dengan Warga, Kini Diburu

Kaburnya Tahanan Wanita di Bandung, Berbaur dengan Warga, Kini Diburu

Regional
Kronologi Perahu Rombongan Pengantar Jenazah Terbalik hingga Tewaskan 5 Orang

Kronologi Perahu Rombongan Pengantar Jenazah Terbalik hingga Tewaskan 5 Orang

Regional
Bentrok Antar-kelompok Pemuda di Baubau, Seorang Polisi dan Wartawan Terluka

Bentrok Antar-kelompok Pemuda di Baubau, Seorang Polisi dan Wartawan Terluka

Regional
Kronologi Menantu Bunuh Mertua dengan Sadis, Pinjam Rp 3 Juta untuk Bayar Ijazah Istrinya

Kronologi Menantu Bunuh Mertua dengan Sadis, Pinjam Rp 3 Juta untuk Bayar Ijazah Istrinya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X