Kasus Mencuat Lagi, UGM Dinilai Tak Tuntas Tangani Dugaan Upaya Pemerkosaan

Kompas.com - 08/11/2018, 12:51 WIB
Universitas Gadjah Mada taih peringkat ke-74 sebagai universitas terbaik di Asia versi Quacquarelli Symonds (QS). Humas UGMUniversitas Gadjah Mada taih peringkat ke-74 sebagai universitas terbaik di Asia versi Quacquarelli Symonds (QS).

KOMPAS.com – Organisasi perempuan di Yogyakarta, Rifka Annisa, menilai bahwa Universitas Gadjah Mada ( UGM) belum tuntas menyelesaikan dugaan upaya pemerkosaan yang terjadi setahun lalu, yang melibatkan mahasiswanya sebagai pelaku dan korban.

UGM juga dinilai belum berhasil memberikan keadilan kepada penyintas, dalam hal ini korban yang mengakses pelayanan bantuan dan menjadi klien Rifka Annisa.

Hal ini disampaikan melalui rilis resmi Rifka Annisa yang diterima Kompas.com, Rabu (7/11/2018) malam. Rilis itu ditandatangani oleh Direktur Rifka Annisa, Suharti, di hari yang sama.

"Mencuatnya kembali pemberitaan terkait kasus ini mengindikasikan bahwa upaya penyelesaian melalui mekanisme internal UGM belum tuntas dan belum memenuhi rasa keadilan bagi korban," kata Suharti.


Sikap Rifka Annisa ini diungkapkan meskipun UGM dalam rilis resminya menyatakan telah dan terus mengupayakan keadilan untuk pihak penyintas dan akan meneruskan kasus ini ke ranah hukum.

Kemudian, pada akhir 2017, Rifka Annisa menjalin kerja sama dengan pihak Fisipol UGM, tempat penyintas berkuliah, untuk mencari penyelesaian terbaik kasus dugaan upaya pemerkosaan ini.

"UGM merespons dengan melakukan pembentukan tim investigasi untuk penyelesaian kasus ini yang kemudian melahirkan beberapa rekomendasi," ucap Suharti.

Namun, setahun berselang kasus ini kembali muncul. Kasus ini kembali ramai menjadi perbincangan setelah Majalah Kampus UGM, Balairung Press, mengeluarkan sebuah artikel berjudul "Nalar Pincang UGM atas Kasus Perkosaan" pada Senin (5/7/2018).

Artikel berisi kronologi kejadian itu ramai diperbincangkan, hingga menyulut empati banyak pihak. Berbagai bentuk kepedulian dan protes terhadap institusi pendidikan yang terkait, muncul setelahnya.

Mulai dari petisi online hingga aksi solidaritas yang dilakukan teman-teman akademisi UGM untuk menuntut keadilan bagi penyintas yang hingga saat ini masih belum mendapat keadilan.

Penjelasan UGM

Sebelumnya, Kepala Bagian Humas dan Protokol UGM, Iva Ariani saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diprediksi Lawan Kotak Kosong di Pilkada Wonogiri, Jekek-Sriyono Tak Siapkan Banyak Uang

Diprediksi Lawan Kotak Kosong di Pilkada Wonogiri, Jekek-Sriyono Tak Siapkan Banyak Uang

Regional
Tak Lagi Diusik, Pemkab Ciamis Didesak Terbitkan Buku Sejarah Galuh

Tak Lagi Diusik, Pemkab Ciamis Didesak Terbitkan Buku Sejarah Galuh

Regional
Direkomendasikan PDI-P untuk Pilkada Lamongan, Begini Komentar Sholahuddin

Direkomendasikan PDI-P untuk Pilkada Lamongan, Begini Komentar Sholahuddin

Regional
Mentan Syahrul Yasin Limpo Lepas Ekspor Komoditas Sumut Senilai Rp 79,6 Miliar

Mentan Syahrul Yasin Limpo Lepas Ekspor Komoditas Sumut Senilai Rp 79,6 Miliar

Regional
Mengendarai Motor Saat Mabuk, Petugas Satpol PP Tabrak Angkot

Mengendarai Motor Saat Mabuk, Petugas Satpol PP Tabrak Angkot

Regional
Penumpang Minibus yang Terguling di Tol Jombang Berasal dari Mojokerto

Penumpang Minibus yang Terguling di Tol Jombang Berasal dari Mojokerto

Regional
Khofifah Ucapkan Selamat untuk Persebaya Surabaya

Khofifah Ucapkan Selamat untuk Persebaya Surabaya

Regional
Pengakuan Polisi Gadungan di Palembang yang Tipu Pacarnya Seorang TKI

Pengakuan Polisi Gadungan di Palembang yang Tipu Pacarnya Seorang TKI

Regional
Sewakan Kamar Kontrakan untuk Praktik Prostitusi, IRT di Cianjur Dibui

Sewakan Kamar Kontrakan untuk Praktik Prostitusi, IRT di Cianjur Dibui

Regional
Dikritik Wapres soal Angka Kemiskinan, Ini Tanggapan Gubernur NTB

Dikritik Wapres soal Angka Kemiskinan, Ini Tanggapan Gubernur NTB

Regional
Tipu Seorang TKI, Polisi Gadungan di Palembang Ditangkap

Tipu Seorang TKI, Polisi Gadungan di Palembang Ditangkap

Regional
Drama Perampokan Toko di Prabumulih, Penjaga Toko dan Bayi 10 Bulan Disekap Selama 1 Jam

Drama Perampokan Toko di Prabumulih, Penjaga Toko dan Bayi 10 Bulan Disekap Selama 1 Jam

Regional
Naik Angkot, Paslon Independen Pilkada Samarinda Hantar 59 Boks Syarat Dukungan

Naik Angkot, Paslon Independen Pilkada Samarinda Hantar 59 Boks Syarat Dukungan

Regional
Surya Paloh Instruksikan Seluruh Kader Nasdem Dukung RUU Omnibus Law

Surya Paloh Instruksikan Seluruh Kader Nasdem Dukung RUU Omnibus Law

Regional
Komandan TNI di Medan Terbukti Nikahi Siri Istri Orang, Divonis 8 Bulan Penjara

Komandan TNI di Medan Terbukti Nikahi Siri Istri Orang, Divonis 8 Bulan Penjara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X