Polisi Duga Penyebab Kebakaran SPBU di Jember karena Ditabrak Bus

Kompas.com - 07/11/2018, 17:48 WIB
Petugas Pemadam Kebakaran Mengevakuasi Korban Tewas Akibat Kebakaran SPBU di Kabupaten Jember, Jawa Timur. Korban Tewas Ditemukan Di Dalam Bus Yang Ikut Terbakar. KOMPAS.com/ Ahmad WinarnoPetugas Pemadam Kebakaran Mengevakuasi Korban Tewas Akibat Kebakaran SPBU di Kabupaten Jember, Jawa Timur. Korban Tewas Ditemukan Di Dalam Bus Yang Ikut Terbakar.


JEMBER, KOMPAS.com - Kepolisian Resort Jember, Jawa Timur, menduga penyebab kebakaran Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum ( SPBU) di Desa Jubung, Kecamatan Sukorambi, Kabupaten Jember, Jawa Timur, karena pompa SPBU ditabrak bus.

Tabrakan tersebut disebut memicu korsleting listrik, sehingga menyebabkan kebakaran.

Baca juga: Sebuah SPBU di Jember Ludes Terbakar

"Dari hasil pemeriksaan saksi-saksi dan olah TKP, saat memasuki SPBU, bus melaju cukup kencang sehingga menabrak pompa pengisian dan terjadi korsleting listrik. Saat itu, menimbulkan percikan api, dan kemudian api cepat membesar," kata Kapolres Jember, AKBP Kusworo Wibowo, Rabu (7/11/2018).

Kobaran api yang cukup besar, mengakibatkan kerusakan yang cukup parah di dalam SPBU. "Api baru berhasil dipadamkan setelah dua unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian," ujar Kusworo.

Akibat peristiwa tersebut, seorang supir bus bernama Iswandi, tewas di dalam bus yang ikut terbakar.

Baca juga: Korban Tewas dalam Kebakaran SPBU di Jember Yakni Sopir Bus

"Supir yang berada di belakang kemudi tidak berhasil menyelamatkan diri, akhirnya menjadi korban," tambah Kusworo.

Kebakaran SPBU yang terjadi Selasa (6/11/2018) malam tersebut mengakibatkan kerugian hingga miliaran rupiah.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X