Panitia Sempat Siram Panggung Mariah Carey Pakai "Soft Drink"

Kompas.com - 07/11/2018, 11:55 WIB
Penampilan diva pop asal Amerika Serikat Mariah Carey di Taman Lumbini Candi Borobudur Magelang, Jawa Tengah, Selasa (6/11/2018) malam. Dok Rajawali Indonesia CommunicationPenampilan diva pop asal Amerika Serikat Mariah Carey di Taman Lumbini Candi Borobudur Magelang, Jawa Tengah, Selasa (6/11/2018) malam.

MAGELANG, KOMPAS.com - Konser tunggal diva pop Amerika, Mariah Carey, sukses memukau ribuan penonton di panggung Taman Lumbini Candi Borobudur, Magelang, Selasa (6/11/2018) malam.

Kendati demikian, kesuksesan itu tidak lepas dari hal-hal teknis yang sempat membuat penyelenggara khawatir, dari sebelum konser hingga saat konser berlangsung.

Salah satunya, hujan yang mengguyur kawasan Candi Borobudur sore menjelang konser dimulai. Praktis seluruh panggung dan sekitarnya basah sebab panggung dirancang terbuka (open roof).

"Hujan, itu yang paling membuat kami was-was. Sore sudah deras sekali," kata CEO Rajawali Indonesia Communication, Anas Syahrul Alimi usai acara, Minggu malam.


"Stage itu sampai 3 kali kita rubah, karena licin kan, terus disiram Coca-cola biar keset," cerita Anas.

Baca juga: Candi Borobudur untuk Konser Mariah Carey atau Siapa Pun, Boleh Asalkan...

Tapi ternyata upaya itu belum berhasil. Tim kembali mengubah setting lantai panggung karena hujan turun lagi.

Sampai langkah terakhir lantai panggung dipasang karpet karet.

"Terakhir kita pakai karpet talang air, yang dari karet itu jadi keset," ujar Anas.

Sebagai event consultant konser, Anas merasa tim Mariah Carey sangat mengapresiasi kinerja timnya. Dalam kondisi hujan pun mereka tetap meyakinkan bahwa peraih 5 Grammy Awards itu pasti akan tampil.

"Mereka bilang 'jangan sampai kalian balikin duit penonton', show must go on, Mariah Carey tetap akan nyanyi. Tapi syaratnya dua, Mariah Carey tidak mau kena air, jadi sediakan tenda," kata Anas.

"Tenda yang dimau mereka enggak boleh kerucut, takut menutupi latar Candi Borobudur," imbuh Anas.

Tenda kecil itu pun sempat dipasang di atas panggung oleh panitia, sebelum kemudian dibongkar lagi karena hujan sudah benar-benar reda.

"Itu bikin kami kaget, karena dia tetap mau nyanyi karena yang dikhawatirkan Mariah Carey ngambek enggak, mau main kan," tuturnya.

Baca juga: Ganjar Pamer Hal Baru dari Tour de Borobudur 2018

Secara keseluruhan, lanjut Anas, konser bertajuk "Himbara Borobudur Symphony 2018" berjalan lancar dan sukses. Total ada 18 lagu andalan dibawakan oleh penyanyi berusia 48 tahun itu.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kelompok Egianus Bergerak ke Tembagapura, Kapolda Papua: Dia Membunuh Saudaranya Sendiri

Kelompok Egianus Bergerak ke Tembagapura, Kapolda Papua: Dia Membunuh Saudaranya Sendiri

Regional
Jawaban Aulia Saat Diminta Jadi Wakil Bobby Nasution di Pilkada Medan

Jawaban Aulia Saat Diminta Jadi Wakil Bobby Nasution di Pilkada Medan

Regional
Ini Pengakuan Koki yang Ditangkap Setelah Pesan Ganja dari Inggris untuk Bumbu Masak

Ini Pengakuan Koki yang Ditangkap Setelah Pesan Ganja dari Inggris untuk Bumbu Masak

Regional
Polisi Buru 11 Remaja Anggota Geng 'All Star Timuran' yang Bacok Warga Semarang Tanpa Alasan

Polisi Buru 11 Remaja Anggota Geng "All Star Timuran" yang Bacok Warga Semarang Tanpa Alasan

Regional
Tahun ke-4 Masa Jabatan, Wali Kota Semarang Fokus Benahi Layanan PDAM

Tahun ke-4 Masa Jabatan, Wali Kota Semarang Fokus Benahi Layanan PDAM

Regional
Dinilai Berjasa di Bidang Ekonomi Syariah, UNS Akan Beri Ma'ruf Amin Penghargaan

Dinilai Berjasa di Bidang Ekonomi Syariah, UNS Akan Beri Ma'ruf Amin Penghargaan

Regional
Kronologi Pemburu Burung Tewas Tersetrum Terkena Jebakan Babi

Kronologi Pemburu Burung Tewas Tersetrum Terkena Jebakan Babi

Regional
133 Kasus Diungkap Bea dan Cukai Kuala Namu Selama Januari, 'Sex Toys' Paling Dominan

133 Kasus Diungkap Bea dan Cukai Kuala Namu Selama Januari, "Sex Toys" Paling Dominan

Regional
Penipuan CPNS di Kebumen Terbongkar, Korban Rugi Rp 150 Juta hingga Jadi KPK Gadungan

Penipuan CPNS di Kebumen Terbongkar, Korban Rugi Rp 150 Juta hingga Jadi KPK Gadungan

Regional
Kamis, Pemkab Ciamis Kumpulkan Sejarawan, Budayawan hingga Ulama Bahas Polemik Galuh

Kamis, Pemkab Ciamis Kumpulkan Sejarawan, Budayawan hingga Ulama Bahas Polemik Galuh

Regional
Golkar Umumkan Hasil Survei Internal Pilkada di Jabar, Berikut Daftar Calon Potensial

Golkar Umumkan Hasil Survei Internal Pilkada di Jabar, Berikut Daftar Calon Potensial

Regional
Kebutuhan Masker Tinggi Dampak Virus Corona, Wanita Ini Menjual Masker Fiktif, Tipu Korban Rp 11,4 Juta

Kebutuhan Masker Tinggi Dampak Virus Corona, Wanita Ini Menjual Masker Fiktif, Tipu Korban Rp 11,4 Juta

Regional
[POPULER NUSANTARA] Puluhan Pengantin Korban WO Abal-abal | Pasien Suspect Virus Corona di Babel

[POPULER NUSANTARA] Puluhan Pengantin Korban WO Abal-abal | Pasien Suspect Virus Corona di Babel

Regional
Kasus Penipuan 'Wedding Organizer' di Cianjur, Polisi Bentuk Timsus

Kasus Penipuan "Wedding Organizer" di Cianjur, Polisi Bentuk Timsus

Regional
Pemkab Gresik Berharap Normalisasi Kali Lamong Dapat Segera Dilakukan

Pemkab Gresik Berharap Normalisasi Kali Lamong Dapat Segera Dilakukan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X