Lima Orang Tewas pada Bencana Banjir di Tasikmalaya, Ini Kronologisnya

Kompas.com - 07/11/2018, 07:26 WIB
Jembatan Pasanggrahan, Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, putus total terbawa arus sungai akibat hujan deras, Selasa (6/11/2018) dini hari. KOMPAS. com/IRWAN NUGRAHAJembatan Pasanggrahan, Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, putus total terbawa arus sungai akibat hujan deras, Selasa (6/11/2018) dini hari.

BANDUNG, KOMPAS.com - Korban meninggal akibat banjir di Kabupaten Tasikmalaya bertambah menjadi lima orang. Hal tersebut diungkapkan Kabid Humas Polda Jabar Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko melalui pesan singkatnya, Rabu (7/11/2018).

"Korban meninggal ada lima," katanya.

Trunoyudo menjelaskan, kelima korban ini terbawa arus dan tertimbun longsor saat banjir terjadi di tiga Kecamatan di Kabupaten Tasikmalaya pada Selasa (6/11/2018).

Adapun para korban diketahui bernama Anin bin Engkar (50), perempuan paruh baya warga Kampung Cikondang, Desa Bojongsari Kecamatan Culamega. Anin terseret banjir bandang saat sedang berada di rumahnya, Selasa.


Korban terbawa arus sungai pukul 05.00 WIB, dan ditemukan oleh warga sekira pukul 10.00 WIB di bantaran sungai Cipangremisan Desa Ciandum, Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya. Saat ini jenazah korban sudah diserahkan kepada keluarganya.

Baca juga: Korban Tewas akibat Banjir di Tasikmalaya Bertambah Jadi 4 Orang

Selain itu, korban Satiin ditemukan meninggal di Sungai Kampung Bantarsereuh, Desa Nagrog, Kecamatan Patujah, Kabupaten Tasikmalaya.

Korban yang merupakan warga Kampung Cikaung Desa Cikuya Tasikmalaya ini berprofesi sebagai petani.

Satiin sendiri meninggal dunia saat korban sedang berada di saung sawah miliknya di Kampung Cibarengkok, Desa Cikuya, Kecamatan Culamega. Diduga Korban terbawa arus sungai pada Selasa (6/11/2018) sekira pukul 02.00 WIB, korban pun hanyut dan ditemukan meninggal sekira pukul 09.30 WIB.

Berbeda dengan Elsa, anak yang masih berusia 10 tahun ini tertimbun longsoran tanah yang menimpa rumahnya di kampung Cikondang, Desa Bojongsari, Kecamatan Culamega. Peristiwa naas ini terjadi Selasa (6/11/2018) sekira pukul 05.00 WIB. Saat ini jenazah korban sudah diserahkan kepada pihak keluarganya.

Baca juga: Jembatan Penghubung Tasikmalaya-Garut Putus, Pemprov Jabar Siapkan Jembatan Bailey

Peristiwa serupa pun terjadi pada Korban Mardin (48), petani ini meninggal tertimpa longsoran pada Selasa sekira pukul 02.00 WIB di Kampung Cikaung, Desa Cikuya Kecamatan Culamega.

Sedang Korban Odin (35) ditemukan meninggal di sungai Cigaleuh, Kampung Dalung Desa Cidadap, Kecamatan Karangnunggal.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta di Balik Nenek Paulina Tinggal Sendiri di Gubuk Reyot hingga Dapat Uang Rp 10 Juta dari Presiden Jokowi

Fakta di Balik Nenek Paulina Tinggal Sendiri di Gubuk Reyot hingga Dapat Uang Rp 10 Juta dari Presiden Jokowi

Regional
Bentrok di Universitas Negeri Makassar, 2 Mahasiswa Kena Tikam

Bentrok di Universitas Negeri Makassar, 2 Mahasiswa Kena Tikam

Regional
Angin Kencang Menerjang Puncak Bogor, 300 Penduduk Desa Diungsikan ke Masjid.

Angin Kencang Menerjang Puncak Bogor, 300 Penduduk Desa Diungsikan ke Masjid.

Regional
Peringati Hari Santri, Khofifah Minta Warga Jatim Mengheningkan Cipta

Peringati Hari Santri, Khofifah Minta Warga Jatim Mengheningkan Cipta

Regional
Mulai 2020, Disparbud Jabar Akan Jadikan Situs Purbakala Wisata Sejarah

Mulai 2020, Disparbud Jabar Akan Jadikan Situs Purbakala Wisata Sejarah

Regional
Ancam Akan Bunuh, Ayah Cabuli Putri Kandung Usia 14 Tahun

Ancam Akan Bunuh, Ayah Cabuli Putri Kandung Usia 14 Tahun

Regional
Kunjungi Pengungsi Angin Kencang, Khofifah Minta Sekolah Darurat Didirikan

Kunjungi Pengungsi Angin Kencang, Khofifah Minta Sekolah Darurat Didirikan

Regional
Sambut Hari Santri, Sivitas Akademika IAIN Jember 3 Hari Pakai Sarung

Sambut Hari Santri, Sivitas Akademika IAIN Jember 3 Hari Pakai Sarung

Regional
Miliki 4 Senjata Api, Katapel, dan Senjata Tajam, Pria di Pontianak Ditangkap

Miliki 4 Senjata Api, Katapel, dan Senjata Tajam, Pria di Pontianak Ditangkap

Regional
Status Normal, Pengelola TWA Tangkuban Parahu Langsung Buka Loket Kunjungan

Status Normal, Pengelola TWA Tangkuban Parahu Langsung Buka Loket Kunjungan

Regional
Polisi Tangkap Dua Lagi Pelaku Penculikan dan Pembunuhan Sales Mobil

Polisi Tangkap Dua Lagi Pelaku Penculikan dan Pembunuhan Sales Mobil

Regional
60 Hektar Kawasan Hutan Gunung Anjasmoro Jombang Terbakar

60 Hektar Kawasan Hutan Gunung Anjasmoro Jombang Terbakar

Regional
Angin Kencang, Sebagian Akses Wisata Dataran Tinggi Dieng Tertutup

Angin Kencang, Sebagian Akses Wisata Dataran Tinggi Dieng Tertutup

Regional
Soal Ibu Kota, Bappenas Pastikan Itu Lahan Negara, Bukan Kesultanan

Soal Ibu Kota, Bappenas Pastikan Itu Lahan Negara, Bukan Kesultanan

Regional
Hendak ke Yogya, Polisi Pulangkan Suporter Persis Kembali ke Solo

Hendak ke Yogya, Polisi Pulangkan Suporter Persis Kembali ke Solo

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X