Nekat Menjala Ikan Saat Hujan Lebat, Khomsin Tewas Tersambar Petir

Kompas.com - 07/11/2018, 00:15 WIB
Petugas mengamankan jala ikan yang digunakan Khomsin (35), warga Desa Tanjungsari, Kecamatan Kutowinangun, Kebumen, Jawa Tengah yang tewas setelah tersambar petir, Selasa (6/11/2018). KOMPAS.com/Dok. Humas Polres KebumenPetugas mengamankan jala ikan yang digunakan Khomsin (35), warga Desa Tanjungsari, Kecamatan Kutowinangun, Kebumen, Jawa Tengah yang tewas setelah tersambar petir, Selasa (6/11/2018).

KEBUMEN, KOMPAS.com- Khomsin (35) warga Desa Tanjungsari, Kecamatan Kutowinangun, Kebumen, Jawa Tengah meregang nyawa setelah tersambar petir, Selasa (6/11/2018).

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 08.00 WIB di areal persawahan, tepatnya dekat Kali Sidatan, desa setempat.

Kasubbag Humas Polres Kebumen, Ajun Komisaris Suparno mengatakan, korban tersambar petir saat sedang menjala ikan di sawah.


Seperti diketahui, hujan yang mulai mengguyur wilayah Kebumen beberapa hari terakhir membuat saluran air hingga sawah kembali dialiri air.

Hal ini yang dimanfaatkan oleh warga, termasuk Khomsin, untuk mencoba peruntungan menjala ikan. Bapak dua anak yang sehari-hari berjualan kelapa ini berharap memperoleh ikan untuk dijual dan sedikit lauk pagi itu.

"Namun bukan ikan yang dijala justru petaka yang didapat. Khomsin tewas tersambar petir karena nekat menjala di bawah hujan lebat dan cuaca ekstrim," kata Suparno.

Baca juga: Menggiring Kerbau Pulang ke Kandang, Penggembala Tewas Tersambar Petir

Menurut keterangan beberapa saksi yang melihat persis kejadian itu, korban sebelumnya sempat diingatkan untuk segera bergegas berteduh karena cuaca semakin buruk.

"Teman korban Samngani dan Slamet sebelum kejadian mengingatkan korban untuk berteduh di tempat penggilingan padi yang tidak jauh dari tempat mencari ikan. Jaraknya kurang lebih 100 meter dari TKP," jelasnya.

Setelah Samngani dan Slamet berteduh, kurang lebih tiga puluh menit kemudian petir terdengar memekakkan telinga keduanya. Mereka pun tercengang dan semata-mata melihat kilat menyambar tempat Khomsin menjala ikan.

"Selanjutnya kedua saksi bergegas mengecek kondisi Khomsin. Karena dari kejauhan, Khomsin tidak terlihat lagi setelah petir menyambar," terangnya.

Kekhawatiran mereka pun benar adanya. Setelah sampai di TKP, kedua saksi mendapati tubuh Khomsin terkapar dan sudah tidak bergerak.

"Menurut keterangan dari Dokter Timbul (Kepala Puskesmas Kutowinangun) yang memeriksa korban secara langsung, dari lukanya, bahwa korban benar disambar petir. Ada luka bakar dibagian paha kiri sebelah atas sampai dengan perut," jelas AKP Suparno.

Akibat peristiwa itu, Suparno menghimbau kepada seluruh warga masyarakat Kebumen untuk lebih waspada terhadap cuaca.

"Sekarang ini sudah memasuki musim penghujan. Marilah kita bersama-sama lebih waspada terhadap cuaca ini. Waspada terhadap banjir, longsor, maupun petir. Yang menjaga kita, ya kita sendiri," pungkasnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

ABK Jatuh ke Laut, Hari Ketiga Pencarian Masih Belum Ditemukan

ABK Jatuh ke Laut, Hari Ketiga Pencarian Masih Belum Ditemukan

Regional
Fakta Gibran Maju Pilkada Solo, Tak Ingin Maju Lewat Independen hingga Sudah Konsultasi Politik dengan Senior PDI-P Pusat

Fakta Gibran Maju Pilkada Solo, Tak Ingin Maju Lewat Independen hingga Sudah Konsultasi Politik dengan Senior PDI-P Pusat

Regional
Hendak Gali Kubur, Warga Ngawi Temukan Orang Diduga Gantung Diri

Hendak Gali Kubur, Warga Ngawi Temukan Orang Diduga Gantung Diri

Regional
Bus Rombongan Pelajar SMA Banyuwangi Terguling di Lumajang, 20 Siswa Terluka

Bus Rombongan Pelajar SMA Banyuwangi Terguling di Lumajang, 20 Siswa Terluka

Regional
Jelang Pelantikan Jokowi, 595 Personel TNI-Polri Sisir Pulau Bali

Jelang Pelantikan Jokowi, 595 Personel TNI-Polri Sisir Pulau Bali

Regional
Fakta Baru Motivator Tempeleng 10 Siswa, Mengaku Khilaf hingga Dikecam KPAI

Fakta Baru Motivator Tempeleng 10 Siswa, Mengaku Khilaf hingga Dikecam KPAI

Regional
Jokowi-Ma'ruf Dilantik, Wakil Bupati Belitung Berharap Ekonomi Pariwisata Diperhatikan

Jokowi-Ma'ruf Dilantik, Wakil Bupati Belitung Berharap Ekonomi Pariwisata Diperhatikan

Regional
Ratusan Warga Doa Bersama Jelang Pelantikan Jokowi-Ma'ruf

Ratusan Warga Doa Bersama Jelang Pelantikan Jokowi-Ma'ruf

Regional
Cerita di Balik Pasutri yang Tewas Digigit Ular, Remaja 17 Tahun Jadi Tulang Punggung Adik-adiknya

Cerita di Balik Pasutri yang Tewas Digigit Ular, Remaja 17 Tahun Jadi Tulang Punggung Adik-adiknya

Regional
Mabuk Miras, Pemuda Ini Perkosa Mahasiswi

Mabuk Miras, Pemuda Ini Perkosa Mahasiswi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Pasutri Tewas Digigit Ular | Pilkada Solo, Gibran Berjuang Maju Lewat PDI-P

[POPULER NUSANTARA] Pasutri Tewas Digigit Ular | Pilkada Solo, Gibran Berjuang Maju Lewat PDI-P

Regional
Fakta Kecelakaan Tol Lampung, Sopir Diduga Mengantuk hingga 4 Orang Tewas Terbakar

Fakta Kecelakaan Tol Lampung, Sopir Diduga Mengantuk hingga 4 Orang Tewas Terbakar

Regional
Tempeleng 10 Siswa, Motivasi Berujung Jeruji Besi: Saya Khilaf...

Tempeleng 10 Siswa, Motivasi Berujung Jeruji Besi: Saya Khilaf...

Regional
KPK Sita Sejumlah Dokumen di Kantor Dishub Medan

KPK Sita Sejumlah Dokumen di Kantor Dishub Medan

Regional
Sambut Pelantikan, Foto Jokowi dan Ma'ruf Amin Diarak dengan Gerobak Sapi Lewat Malioboro

Sambut Pelantikan, Foto Jokowi dan Ma'ruf Amin Diarak dengan Gerobak Sapi Lewat Malioboro

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X