Kasus Dugaan Korupsi Bupati Bandung Barat, Demi Biayai Istrinya "Nyalon" hingga Dituntut 8 Tahun Penjara

Kompas.com - 06/11/2018, 19:37 WIB
Bupati Bandung Barat, Abubakar, saat berbicara kepada awak media untuk meluruskan kabar penangkapan dirinya oleh KPK di kediamannya, Lembang, Bandung Barat, Selasa (10/4/2018) malam. KOMPAS.com/DENDI RAMDHANIBupati Bandung Barat, Abubakar, saat berbicara kepada awak media untuk meluruskan kabar penangkapan dirinya oleh KPK di kediamannya, Lembang, Bandung Barat, Selasa (10/4/2018) malam.

KOMPAS.com - Demi meloloskan istrinya, Elin Suharliah, menjadi Bupati Bandung Barat, Abubakar rela korupsi ratusan juta. Saat itu, Abubakar masih menjabat sebagai Bupati Bandung Barat.

Dan sudah ditebak, KPK akhirnya mencium perbuatan "kotor" Abubakar tersebut. Abubakar pun menyadang status tersangka dan dituntut 8 tahun penjara dalam kasus dugaan penerimaan gratifikasi.

Berikut ini perjalanan kasus korupsi yang menjerat Bupati Bandung Barat Abubakar.

Selasa, 10 April 2018

Enam orang diamankan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kabupaten Bandung Barat. Mereka adalah Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bandung Barat, Weti Lembanawati; Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Adiyoto; dan staf Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bandung Barat, Caca.

Selain itu, KPK juga mengamankan Kepala Sub Bagian di Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Bandung Barat, Ilham; Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Bandung Barat Asep Hikayat; dan staf Badan Pembangunan Daerah Kabupaten Bandung Barat Yusef.

Baca Juga: Demi Istri Nyalon Bupati Bandung Barat, Abubakar Diduga Korupsi...

Sekitar pukul 17.00 WIB, KPK mendatangi rumah Bupati Bandung Barat Abubakar untuk mengamankan sang bupati. Namun, Abubakar memohon untuk tidak diamankan karena harus melakukan kemoterapi dan dalam kondisi tidak sehat.

"Atas dasar kemanusiaan, tim melakukan pemeriksaan di rumah bupati dan melakukan koordinasi dengan bupati," kata Saut Situmorang, Wakil Ketua KPK.

Dalam OTT tersebut, KPK mengamankan barang bukti berupa uang sebesar Rp 435 juta.

Saut mengatakan, uang tersebut ada di dalam sebuah koper berwarna biru dengan pecahan Rp 50.000 dan Rp 100.000. Uang tersebut diduga akan diberikan kepada Bupati Bandung Barat Abubakar selaku penerima.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X