Program "Street Library" Ridwan Kamil: Buku-buku Akan Tersedia dari Trotoar hingga Stasiun

Kompas.com - 06/11/2018, 12:08 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat membuka Pameran Buku Juara di Landmark, Jalan Braga, Kota Bandung, Selasa (6/11/2018). KOMPAS.com/DENDI RAMDHANIGubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat membuka Pameran Buku Juara di Landmark, Jalan Braga, Kota Bandung, Selasa (6/11/2018).

BANDUNG, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Barat ( Jabar) Ridwan Kamil menggagas program perpustakaan jalanan (street library). Rencananya, program itu akan diluncurkan pada 16 Desember 2018 nanti.

"Launching 16 Desember kerja sama dengan Kick Andy, sangat tertarik menyokong program itu dan akan dinasionalkan programnya. Tentunya dimulai dari Jawa Barat," ujar Emil, sapaan akrabnya saat membuka Pameran Buku Juara di Landmark, Jalan Braga, Bandung, Selasa (6/11/2018).

Emil mengatakan, perpustakaan jalanan itu dibuat guna memudahkan jangkauan masyarakat untuk membaca. Selain di trotoar jalan, perpustakaan itu akan dibuat di beberapa terminal dan stasiun.

"Jadi kita memberikan gagasan agar orang-orang sibuk yang tidak punya waktu khusus ke gedung untuk membaca bisa pas lagi di jalan, lagi bengong, naik motor, berhenti baca dulu di kotak yang kita sediakan dipinggir jalan, di taman, atau alun-alun," ujarnya.

Baca juga: Tingkatkan Literasi, Ridwan Kamil Kenalkan Street Library

Tak hanya itu, Emil juga akan membuat microlibrary berbasis hobi yang menggabungkan perpustakaan mini dengan sejumlah kegiatan seperti menggambar, menjahit dan lainnya.

"Selain itu kita akan bikin perpustakaan berbasis hobi. Supaya orang datang ke gedung itu yang penting mah berkegiatan sambil didalamnya tergoda untuk membaca buku dengan lebih intensif," tambahnya.

Ia berharap ragam program peningkatan literasi yang dirancang Pemprov Jabar bisa mengatrol ranking membaca masyarakat di Indonesia.

"Ujung-ujungnya budaya literasi naik. Sekarang (literasi) masih ranking 60, presentasi minat baca naik yang sekarang masih 17 persen. Jadi warga Indonesia yang hobi baca hanya 17 persen. Itu sangat rendah. Karena itu kita harus dukung agar ujungnya warga jadi pintar, cerdas, warga tidak bisa dibohongi. Karena kita jadi masyarakat yang berilmu," jelasnya. 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dua Jambret 27 Kali Beraksi, Akhirnya Ditembak Polisi

Dua Jambret 27 Kali Beraksi, Akhirnya Ditembak Polisi

Regional
Sungai Meluap, 42 Desa dan 149 Hektar Sawah Terendam Banjir di Aceh Singkil

Sungai Meluap, 42 Desa dan 149 Hektar Sawah Terendam Banjir di Aceh Singkil

Regional
Antisipasi Lonjakan Pasien Covid-19, Tenda Didirikan untuk IGD di RSUD Cilacap

Antisipasi Lonjakan Pasien Covid-19, Tenda Didirikan untuk IGD di RSUD Cilacap

Regional
Penanganan Covid-19, DIY akan Tambah Nakes dan Tempat Tidur

Penanganan Covid-19, DIY akan Tambah Nakes dan Tempat Tidur

Regional
Berkat Belatung, Peternak Ayam Ini Tetap Bertahan meski Dihajar Pandemi

Berkat Belatung, Peternak Ayam Ini Tetap Bertahan meski Dihajar Pandemi

Regional
Jelang Coblosan Pilkada, Kabupaten Tasikmalaya Naik Status Zona Merah

Jelang Coblosan Pilkada, Kabupaten Tasikmalaya Naik Status Zona Merah

Regional
Pemkot Pontianak Pastikan Gelar Belajar Tatap Muka dengan Protokol Kesehatan Ketat

Pemkot Pontianak Pastikan Gelar Belajar Tatap Muka dengan Protokol Kesehatan Ketat

Regional
Rumah Rusak karena Puting Beliung, 25 KK di Kabupaten Dompu Masih Mengungsi

Rumah Rusak karena Puting Beliung, 25 KK di Kabupaten Dompu Masih Mengungsi

Regional
Pasca-acara Rizieq Shihab di Bogor, Dinkes Sebut 20 Orang Reaktif Bukan Positif Covid-19

Pasca-acara Rizieq Shihab di Bogor, Dinkes Sebut 20 Orang Reaktif Bukan Positif Covid-19

Regional
Sehari Beroperasi, Rusunawa di Tegal Sudah Isolasi 3 Pasien Covid-19

Sehari Beroperasi, Rusunawa di Tegal Sudah Isolasi 3 Pasien Covid-19

Regional
5 Kasus Pencurian Kotak Amal, Satu Keluarga hingga Sekdes Jadi Pelaku Pembobolan

5 Kasus Pencurian Kotak Amal, Satu Keluarga hingga Sekdes Jadi Pelaku Pembobolan

Regional
Pelaku Pembunuhan yang Ditangkap di Makassar Terlibat Kasus Penipuan

Pelaku Pembunuhan yang Ditangkap di Makassar Terlibat Kasus Penipuan

Regional
Jejak dan Bekas Cakaran Macan Tutul di Gunung Merapi Tak Lagi Terlihat sejak 2012

Jejak dan Bekas Cakaran Macan Tutul di Gunung Merapi Tak Lagi Terlihat sejak 2012

Regional
Suami Paksa Istri dan Anaknya 26 Kali Mencuri Kotak Amal di Masjid

Suami Paksa Istri dan Anaknya 26 Kali Mencuri Kotak Amal di Masjid

Regional
Gulma Tutup Sungai Mahakam di 3 Desa, Ini Penjelasan DLH Kukar

Gulma Tutup Sungai Mahakam di 3 Desa, Ini Penjelasan DLH Kukar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X