Kompas.com - 06/11/2018, 10:59 WIB
Lapangan dan ruang terbuka  di Mamasa, Sulawesi Barat, dipenuhi pengungsi pascagempa, Selasa (6/11/2018) dinihari tadi. KOMPAS.com/JUNAEDILapangan dan ruang terbuka di Mamasa, Sulawesi Barat, dipenuhi pengungsi pascagempa, Selasa (6/11/2018) dinihari tadi.

MAMASA, KOMPAS.comGempa magnitudo 5,5 mengguncang Mamasa, Sulawesi Barat, pukul 02.35 WITA. Getaran gempa terasa selain terasa di Mamasa, juga dirasakan warga di Mamuju, Toraja, Polewali, Majene, Toraja Utara hingga Palopo.

Kerasnya getaran gempa, matinya jaringan listrik dan telekomunikasi membuat warga yang panik memilih mengungsi ke berbagai lokasi yang diperkirakan aman di Mamasa.

Pantauan Kompas.com, lapangan bola dan taman-taman kota di Mamasa yang dinilai warga aman dari gempa menjadi tempat pengungsian warga. Mereka mengungsi sejak subuh dengan membawa harta seadanya. 

Para pengungsi datang dengan menumpang truk, mobil bak terbuka dan kendaraan lainnya. Menurut para pengungsi, lapangan bola di Mamasa dinilai aman jika terjadi gempa susulan karena merupakan tempat terbuka. 

Baca juga: Diguncang Gempa Pukul 02.35 Dini Hari, Warga Mamasa Berhamburan Keluar Rumah

Para pengungsi menggunakan terpal dan plastik sebagai alas agar mereka bisa duduk melantai di tanah. Menurut cerita warga, mereka memilih mengungsi daripada terkena bangunan runtuh saat gempa. 

Hingga pukul 10.00 WITA, pengungsi belum mau beranjak dari lapangan bola. Warga mengaku masih takut bila terjadi gempa susulan. Sebab sudah empat hari terakhir Mamasa selalu diguncang gempa yang membuat mereka was-was. 

Nelson Silalahi, salah satu pengungsi, mengatakan guncangan gempa dini hari tadi hingga subuh sangat keras dan membuat dia dan keluarganya sangat panik.

“Kami mengungsi sejak dini hari. Kami memilih lapangan terbuka seperti taman kota dan lapangan sepak bola karena kami anggap aman saat gempa susulan terjadi,” jelasnya.  

Menurut Nelson, dia meninggalkan harta bendanya saat mengungsi. Kini ia hanya bisa berharap agar selama mengungsi tidak ada oknum penjahat yang kemudian melakukan penjarahan rumahnya. 

Baca juga: Gempa Magnitudo 5,5 di Mamasa, Getarannya Terasa Sampai Palopo

Aktivitas warga

Meski tak ada korban jiwa pada gempa dini hari tersebut, namun sejumlah bagunan tembok dan fasilitas publik seperti sekolah dan gedung lainnya dilaporkan mengalami kerusakan dan retak akibat guncangan gempa keras.

Akibat gempa, sejumlah kantor meliburkan aktivitas pegawainya. Lagipula, warga Mamasa saat ini kebanyakan mengungsi di lapangan dan taman kota. 

Aktivitas dan kegiatan belajar mengajar juga diliburkan lantaran sebagian siswa trauma ke sekolah. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

Regional
Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.