Kompas.com - 06/11/2018, 00:41 WIB
ARV, obat yang harus diminum penderita HIV-AIDS seumur hidupnya. KOMPAS.com/RENI SUSANTIARV, obat yang harus diminum penderita HIV-AIDS seumur hidupnya.

BANDUNG, KOMPAS.com – Psikolog dari Universitas Kristen Maranatha, Efnie Indrianie, menjelaskan bagaimana stigma bisa membunuh seseorang.

Efnie menjelaskan, sekelompok orang yang dianggap berbeda, seperti gay, waria, kerap mendapat stigma negatif maupun diskriminasi. Apalagi jika orang tersebut positif HIV.

“Masyarakat melihat, orang dengan orientasi seksual sesama jenis sebagai gangguan. Tidak sedikit hinaan diterima. Bahkan ada yang menghindar dan tidak ingin berteman atau berinteraksi dengan gay,” ujar Efnie kepada Kompas.com, belum lama ini.

Tanpa status HIV positif, kondisi itu sudah menjadi pemicu stres berat. Pada sebagian orang, levelnya turun menjadi depresi.

Orang yang depresi, biasanya keinginan makannya turun, interaksi bersosialisasi turun, bahkan melihat matahari pun tidak berminat.

Baca juga: “Bukan HIV yang Membunuh, Tapi Stigma” (1)

Mereka kerap mengurung diri dan memperparah kondisi diri. Hormon kebahagiaan, endorfin pun tidak ada, yang ada hanyalah hormon stress.

“Bisa dibayangkan jika orang itu terkena HIV, yang mengganggu sistem imun. Ketika mereka stres, CD 4 mereka terus turun. Sistem imun makin turun. Makanya ada anggapan bukan HIV yang membunuh, tapi stigma,” tuturnya.

Sebab, penderita HV-AIDS memiliki kesempatan hidup yang baik. Seperti seseorang penderita HIV asal Kanada. Sejak dilahirkan tahun 1982, ia positif HIV, karena tertular orangtuanya.

Itu artinya, sejak kecil ia sudah mengonsumsi obat ARV. Namun dengan pola hidup sehat, berpikir positif, ia masih hidup sampai sekarang dan memiliki seorang istri serta tiga anak yang semuanya negatif HIV.

“Itu artinya, dengan gaya hidup sehat, mindset terjaga, support dari lingkungan, disiplin meminum obat, membuat jumlah virus dalam tubuhnya bisa dikontrol,” ungkapnya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Regional
Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Regional
MDTA Direnovasi Dompet Dhuafa, Murid dan Kepala Yayasan Menangis Haru

MDTA Direnovasi Dompet Dhuafa, Murid dan Kepala Yayasan Menangis Haru

Regional
Dompet Dhuafa Bagikan 2.000 Paket Zakat Fitrah di Pati

Dompet Dhuafa Bagikan 2.000 Paket Zakat Fitrah di Pati

Regional
Cegah Penularan Covid-19, Pemprov Jabar Perpanjang Kerja Sama Penyediaan Hotel untuk Nakes

Cegah Penularan Covid-19, Pemprov Jabar Perpanjang Kerja Sama Penyediaan Hotel untuk Nakes

Regional
Meski Dihantam Pandemi, Maidi-Inda Raya Tetap Jalankan Program Kerjanya

Meski Dihantam Pandemi, Maidi-Inda Raya Tetap Jalankan Program Kerjanya

Regional
Jalin Silaturahmi di Ramadhan, Bupati Tulang Bawang Santuni 25 Anak Yatim

Jalin Silaturahmi di Ramadhan, Bupati Tulang Bawang Santuni 25 Anak Yatim

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X