Kawanan Gajah Liar Serang Penduduk di Pedalaman Pidie, 4 Anak Pingsan

Kompas.com - 04/11/2018, 22:27 WIB
Tiga ekor gajah liar turun ke permukiman warga di Desa Leupu, Kecamatan Geumpang, Kabupaten Pidie, Minggu (4/11/2018). KOMPAS.com/ DOK TGK SAMSUARTiga ekor gajah liar turun ke permukiman warga di Desa Leupu, Kecamatan Geumpang, Kabupaten Pidie, Minggu (4/11/2018).

BANDA ACEH, KOMPAS.com - Tiga ekor gajah liar mulai meresahkan warga Desa Leupu, Kecamtan Geupang, Kabupaten Pidie, Aceh. Sebagian tanaman warga di ladang telah dirusak gajah sejak beberapa bulan terakhir ini.

Bahkan Sabtu (3/11/2018) malam, gajah mulai turun ke permukiman sehingga dua orang anak saat mengaji di pesantren pingsan karena terkejut setelah lari saat melihat gajah dari jarak yang sangat dekat.

“Gajah sudah lama merusak tanaman kami di ladang, sekarang mulai turun ke rumah penduduk. Mungkin tidak ada lagi makanan di ladang. Semua pohon pisang, kelapa, pinang, nangka sudah habis. Tadi malam ada dua anak pingsan terkejut melihat gajah dari jarak sekitar 2 meter," kata M Isa, kepala Desa Leupu, Kecamatan Geumpang, saat dihubungi Kompas.com, Minggu (04/11/2018) malam.

Menurut Isa, tiga ekor gajah liar yang mulai turun ke permukiman dan mengancam keselamatan penduduk itu dua di antaranya bergading besar.

Baca juga: Gajah Liar Luka Terjerat Jaring di Aceh, Pengobatan Terkendala Medan

Minggu petang, dua orang anak kembali pingsan saat pulang dari tempat mengaji karena jalan yang mereka lintasi dihadang gajah liar.

“Tadi sore gajah turun lagi ke kampung, sehingga dua orang anak saat pulang mengaji juga pingsan karena melihat gajah di jalan, anak-anak lari kocar-kacir, sudah sangat meresahkan kondisinya,” katanya.

Mengusir gajah

Untuk mengatasi agar warganya tak menjadi korban amukan gajah, M Isa mengajak sejumlah pemuda mengusir gajah dari kampung dengan menggunakan mercon seadanya. Namun karena peralatan sangat terbatas, hingga saat ini gajah liar masih berada di permukiman.

“Tadi sore saja ajak beberapa pemuda untuk mengusir, tapi karena marcon terbatas gajah masih berada di dekat kampung, dan malam ini saya perintahkan seluruh warga untuk menghidupkan api dengan menggunakan kayu bakar di depan rumah masing-masing dan agar berjaga-jaga,” katanya.

Sebanyak 420 warga Desa Leupu, Kecamatan Geumpang Pidie, telah kehilangan berbagai macam jenis tanaman yang berada di ladang karena telah dirusak kawanan gajah liar. Bahkan, kini gajah itu mulai menyerang dan mengancam keselamatan warga di pedalaman Kabupaten Pidie.

“Untuk tanaman di lahan kami sudah tidak ada lagi, kondisi gajah itu sekarang sudah buas dan menyerang warga. Kami berharap ada penangan segera dari dinas terkait, karena kalau terlambat penanganan khawatir ada jatuh korban,” ungkapnya.

Baca juga: Rumah Terakhir Habitat Gajah Sumatera Terancam Tambang Batubara (2)

Sementara itu, Sapto Aji, kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh mengatakan, pihaknya besok pagi akan segera menurunkan petugas BKSDA dari Resort Pidie dan CRU Mila untuk menggiring gajah liar keluar dari permukiman di Desa Leupu itu.

“Tadi kami sudah menghubungi warga dan kapolsek. Benar adanya dua anak pingsan karena terkejut melihat gajah. Besok pagi petugas akan segera ke lokasi,” ujarnya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Dibongkarnya Makam Pasien Positif Corona, Warga Bunyikan Kentongan, Bupati Turun Tangan

Fakta Dibongkarnya Makam Pasien Positif Corona, Warga Bunyikan Kentongan, Bupati Turun Tangan

Regional
Duduk Perkara Penolakan Pemakaman Pasien Covid-19 di Banyumas, Bupati Minta Maaf dan Pimpin Pembongkaran Makam

Duduk Perkara Penolakan Pemakaman Pasien Covid-19 di Banyumas, Bupati Minta Maaf dan Pimpin Pembongkaran Makam

Regional
Keluarga Pasien Corona: Kenapa Kamu Larang Saya Keluar, Nanti Saya Bakar Sekalian Rumah Ini

Keluarga Pasien Corona: Kenapa Kamu Larang Saya Keluar, Nanti Saya Bakar Sekalian Rumah Ini

Regional
Dua Warga Pemalang Positif Corona, Punya Riwayat Pernah ke Semarang dan DIY

Dua Warga Pemalang Positif Corona, Punya Riwayat Pernah ke Semarang dan DIY

Regional
Menyoal Kedatangan 316 WNI dari Italia, Dinyatakan Sehat Setelah Karantina di Kapal dan Rapid Tes di Bali

Menyoal Kedatangan 316 WNI dari Italia, Dinyatakan Sehat Setelah Karantina di Kapal dan Rapid Tes di Bali

Regional
5 Fakta Siswi SMK Diperkosa 7 Temannya, Terbongkar dari Ancaman Pelaku di Ponsel, Korban Alami Trauma

5 Fakta Siswi SMK Diperkosa 7 Temannya, Terbongkar dari Ancaman Pelaku di Ponsel, Korban Alami Trauma

Regional
Oknum PNS Ditangkap Polisi Gara-gara Gadaikan 26 Mobil Sewaan

Oknum PNS Ditangkap Polisi Gara-gara Gadaikan 26 Mobil Sewaan

Regional
Purwakarta Batasi Hilir Mudik Kendaraan AKDP dan Bolehkan Angkot Tetap Beroperasi

Purwakarta Batasi Hilir Mudik Kendaraan AKDP dan Bolehkan Angkot Tetap Beroperasi

Regional
Dituding Nikahi Anak 7 Tahun, Syekh Puji Sebut Hanya Skenario Anggota Keluarga untuk Memeras Uang

Dituding Nikahi Anak 7 Tahun, Syekh Puji Sebut Hanya Skenario Anggota Keluarga untuk Memeras Uang

Regional
'Rapid Test', 11 Warga Sumedang Positif Covid-19 dan 4 di Antaranya Tenaga Medis

"Rapid Test", 11 Warga Sumedang Positif Covid-19 dan 4 di Antaranya Tenaga Medis

Regional
Puluhan Santri di Kaltim Berstatus ODP, Pernah Hadir di Ijtima Ulama Gowa

Puluhan Santri di Kaltim Berstatus ODP, Pernah Hadir di Ijtima Ulama Gowa

Regional
RSU dr Slamet Garut Minta Tempat Tinggal Sementara untuk Tenaga Medis

RSU dr Slamet Garut Minta Tempat Tinggal Sementara untuk Tenaga Medis

Regional
Hadapi Corona, Ganjar Minta Desa Hidupkan Lagi Tradisi Jimpitan untuk Lumbung Pangan

Hadapi Corona, Ganjar Minta Desa Hidupkan Lagi Tradisi Jimpitan untuk Lumbung Pangan

Regional
9 Kasus Positif Covid-19 di Jayapura, Pemda Pertimbangkan Karantina Wilayah

9 Kasus Positif Covid-19 di Jayapura, Pemda Pertimbangkan Karantina Wilayah

Regional
Meski Ditolak Warga, Pasien Positif Covid-19 Tetap Dimakamkan di Lahan Pemprov Sulsel di Gowa

Meski Ditolak Warga, Pasien Positif Covid-19 Tetap Dimakamkan di Lahan Pemprov Sulsel di Gowa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X