Sebelum Gugur, Penyelam JT 610 Kirim Pesan Ini untuk Istri

Kompas.com - 03/11/2018, 22:29 WIB
Lyan Kurniawati, istri Syachrul Anto menunjukan pesan yang dikirim suaminya melalui pesan WhatsAppKOMPAS.com/GHINAN SALMAN Lyan Kurniawati, istri Syachrul Anto menunjukan pesan yang dikirim suaminya melalui pesan WhatsApp

SURABAYA, KOMPAS.com - Syachrul Anto (48), penyelam sipil yang membantu Badan SAR Nasional ( Basarnas) mencari pesawat Lion Air PK-LQP dengan nomor penerbangan JT 610, kini telah gugur.

Jenazah Syachrul dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) Bendul Merisi, Surabaya. Jaraknya lebih kurang 100 meter dari rumah duka yang beralamat di Jalan Bendul Merisi Gang VIII, Nomor 41, Kecamatan Wonocolo, Surabaya, Sabtu (3/11/2018).

Di rumah duka itulah, sang istri, Lyan Kurniawati (39) bercerita tentang Syachrul yang sempat bertukar kabar saat suaminya sudah berada di Jakarta, untuk membantu mengevakuasi pencarian Lion Air JT 610.

Baca juga: Korban Lion Air JT 610 Wahyu Susilo Akan Dimakamkan di Temanggung

Menurut Lyan, pada Kamis (1/11/2018) lalu, tepatnya pukul 00.32 WIB, sang suami mengirim pesan melalui aplikasi WhatsApp.

Di kontak poselnya, nomor sang suami dinamai Ayah Syachrul Anto. Pesan melalui WhatsApp yang dikirimkan di hari itu merupakan kabar terakhir kepada Lyan.

"Sebelum (Syachrul) menyelam, obrolan kami biasa (sekadar bertukar kabar). Tapi ada pesan yang memiliki makna, saya baru sadar," kata Lyan.

Baca juga: Tangis Keluarga Pecah Saat Penyerahan 3 Jenazah Korban Lion Air

Pesan yang dimaksud Lyan adalah kata-kata panjang yang lebih mirip seperti puisi atau prosa. Pesan itu seakan mengisyaratkan sebuah peringatan dan takdir atas musibah jatuhnya Lion Air JT 610.

"Dia juga menceritakan perasaannya melihat banyaknya korban jiwa. Kematian itu sudah dituliskan dan kita hanya menjemput," imbuh Lyan.

Berikut ini isi pesan yang diterima Lyan dari suaminya melalui pesan WhatsApp:

Assalamualaikum

TAKDIR

Pagi itu. Satu demi satu penumpang mendekat ke pintu keberangkatan di Soekarno Hatta. Petugas check in menyambut mereka dengan senyum.

Sekitar 180 penumpang mendekati takdirnya.

Page:


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Terkini Lainnya

[POPULER MEGAPOLITAN] Sandiaga Tak Hadiri Syukuran di TMII | Anies Revisi Kebijakan Penggratisan PBB

[POPULER MEGAPOLITAN] Sandiaga Tak Hadiri Syukuran di TMII | Anies Revisi Kebijakan Penggratisan PBB

Megapolitan
Tak Ada Lagi Teriakan Anak-anak, Jalanan di Sri Lanka Kini Hening

Tak Ada Lagi Teriakan Anak-anak, Jalanan di Sri Lanka Kini Hening

Internasional
Situng KPU Data 32,15 Persen: Jokowi-Ma'ruf 55,80 Persen, Prabowo-Sandiaga 44,20 Persen

Situng KPU Data 32,15 Persen: Jokowi-Ma'ruf 55,80 Persen, Prabowo-Sandiaga 44,20 Persen

Nasional
Kontainer Berisi 5 Karung Sabu Diamankan, Kakak Beradik Ditangkap

Kontainer Berisi 5 Karung Sabu Diamankan, Kakak Beradik Ditangkap

Megapolitan
'Kalau 'Nyebut' Curang, Manipulasi, Beban Pembuktian kepada yang Ngomong'

"Kalau 'Nyebut' Curang, Manipulasi, Beban Pembuktian kepada yang Ngomong"

Nasional
Ini Sejumlah Wilayah di Jabodetabek yang Diprediksi Hujan Nanti Siang hingga Malam

Ini Sejumlah Wilayah di Jabodetabek yang Diprediksi Hujan Nanti Siang hingga Malam

Megapolitan
Terkait Teror, Parlemen Sri Lanka: Ada Kesengajaan Sembunyikan Laporan Intelijen

Terkait Teror, Parlemen Sri Lanka: Ada Kesengajaan Sembunyikan Laporan Intelijen

Internasional
Kesaksian Polisi Tangkap Pembunuh Satu Keluarga di Bekasi hingga ke Kaki Gunung Guntur

Kesaksian Polisi Tangkap Pembunuh Satu Keluarga di Bekasi hingga ke Kaki Gunung Guntur

Megapolitan
KPU: Mikir kalau Mau Bilang Curang

KPU: Mikir kalau Mau Bilang Curang

Nasional
4 Pelaku Pembacokan Anggota FBR Ditangkap, Satu Ditembak

4 Pelaku Pembacokan Anggota FBR Ditangkap, Satu Ditembak

Megapolitan
[BERITA POPULER] TKN Jokowi-Ma'ruf Akan Buktikan Kecurangan Kubu 02 | Sandiaga Tak Hadiri Syukuran Prabowo-Sandi

[BERITA POPULER] TKN Jokowi-Ma'ruf Akan Buktikan Kecurangan Kubu 02 | Sandiaga Tak Hadiri Syukuran Prabowo-Sandi

Nasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kanada Bikin Geram Duterte| India Peringatkan Sri Lanka

[POPULER INTERNASIONAL] Kanada Bikin Geram Duterte| India Peringatkan Sri Lanka

Internasional
Mengintip 'War Room' TKN Jokowi-Ma'ruf, 250 Personel Bekerja 24 Jam

Mengintip "War Room" TKN Jokowi-Ma'ruf, 250 Personel Bekerja 24 Jam

Nasional
Komisioner: Dalam Sehari Situs KPU Bisa Diserang Ratusan Peretas

Komisioner: Dalam Sehari Situs KPU Bisa Diserang Ratusan Peretas

Nasional
Siswa SD Tendang Gurunya hingga Tangan Korban Patah, Pemkot Surabaya Turun Tangan

Siswa SD Tendang Gurunya hingga Tangan Korban Patah, Pemkot Surabaya Turun Tangan

Regional

Close Ads X