5 Fakta di Bangunan Kuno di Lamongan, Erat dengan Raja Airlangga hingga Terkenal Angker

Kompas.com - 02/11/2018, 05:30 WIB
Bangunan peninggalan bersejarah di Dusun Montor, Desa Pataan, Kecamatan Sambeng, Lamongan, yang diduga kuat merupakan candi, Selasa (30/10/2018). KOMPAS.com/HAMZAHBangunan peninggalan bersejarah di Dusun Montor, Desa Pataan, Kecamatan Sambeng, Lamongan, yang diduga kuat merupakan candi, Selasa (30/10/2018).

KOMPAS.com — Para ahli menduga bangunan bersejarah di Desa Pataan, Kecamatan Sambeng, memiliki hubungan dengan Prasasti Patakan. Prasasti tersebut dibuat pada abad ke-11 masehi di zaman Raja Airlangga.

Sebetulnya, bangunan bersejarah di Dusun Montor, Desa Pataan, tersebut sudah pernah dilakukan ekskavasi pada tahun 2013.

Namun, untuk meyakinkan dan melengkapi penggambaran situs tersebut, BPCB Trowulan Jawa Timur melakukan ekskavasi kedua tahun 2018 ini.

Berikut fakta yang terungkap dalam penelusuran bangunan bersejarah di Desa Pataan tersebut.

1. Selang 5 tahun, BPCB Trowulan lakukan ekskavasi kedua di Desa Pataan

Bangunan peninggalan bersejarah di Dusun Montor, Desa Pataan, Kecamatan Sambeng, Lamongan.KOMPAS.com / Hamzah Bangunan peninggalan bersejarah di Dusun Montor, Desa Pataan, Kecamatan Sambeng, Lamongan.

Bangunan bersejarah di Dusun Montor, Desa Pataan, tersebut ditemukan pada tahun 2013. Saat itu, Badan Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Trowulan Jawa Timur segera melakukan ekskavasi dan mengkaji jenis dan nilai sejarahnya.

Tak puas dengan hasil ekskavasi tahun 2013, BPCB Trowulan kembali menggelar ekskavasi tahap kedua pada tahun 2018, tepatnya pada Oktober 2018.

“Kalau yang 2013 itu kan bangunan utama, sekarang kami melanjutkan dengan bangunan lain yang ada di sekelilingnya. Seperti ini, yang sepintas terindikasi sebagai gapura atau bentar, meski ini masih akan kami pastikan lagi,” jelasnya.

Baca Juga: Penemuan Bangunan Purbakala di Lamongan Bikin Bingung Petugas

2. Proses ekskavasi kedua di Desa Pataan 

Para pekerja sedang melakukan proses ekskavasi di situs yang ada di Dusun Montor, Desa Pataan, Kecamatan Sambeng, Lamongan, Selasa (30/10/2018). KOMPAS.com/HAMZAH Para pekerja sedang melakukan proses ekskavasi di situs yang ada di Dusun Montor, Desa Pataan, Kecamatan Sambeng, Lamongan, Selasa (30/10/2018).

Selama 12 hari, mereka melakukan penggalian yang dilakukan di tempat yang mengandung benda purbakala tersebut guna menggambar sekaligus menentukan jenis bangunan peninggalan sejarah apa yang ditemukan di tempat tersebut.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Regional
Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.