Kemenhub Minta Kementerian PUPR Hilangkan Perlintasan KA Sebidang di Jalan Nasional

Kompas.com - 01/11/2018, 18:19 WIB
Konferensi Pers Direktur Jenderal Perkeretaapian Zulfikri (kiri) dan Direktur Keselamatan Perkeretaapian, Ditjen Perkeretaapian Kemenhub, Edi Nur Salam (kanan) terkait penutupan cikal bakal perlintasan sebidang di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan, Jakarta, Kamis (15/2/2018). KOMPAS.com/ PRAMDIA ARHANDO JULIANTOKonferensi Pers Direktur Jenderal Perkeretaapian Zulfikri (kiri) dan Direktur Keselamatan Perkeretaapian, Ditjen Perkeretaapian Kemenhub, Edi Nur Salam (kanan) terkait penutupan cikal bakal perlintasan sebidang di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan, Jakarta, Kamis (15/2/2018).

SEMARANG, KOMPAS.com - Perlintasan sebidang kereta api kerap menimbulkan kemacetan hingga kecelakaan. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sebagai regulator berharap perlintasan sebidang, terutama di jalan-jalan besar ditiadakan.

Hal itu disampaikan Direktur Keselamatan Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, Edi Nursalam disela FGD Man Power Planning yang diselenggarakan Badan Pengembangan SDM Kemenhub di Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang, Kamis (1/11/2018).

"Jumlahnya (perlintasan sebidang) 290 titik di jalan nasional seluruh Indonesia. Kami minta Kementerian PUPR menghilangkan perlintasan sebidang yang ada di jalan berstatus nasional," ujar Edi.

Penutupan perlintasan sebidang di jalur nasional, sambung dia, diperlukan karena dua jalur itu merupakan jalur yang ramai kendaraan. Jalan nasional mempunyai traffic lalu lintas tinggi, begitu juga dengan kereta api.

Baca juga: Hati-hati, Banyak Perlintasan Sebidang di Sepanjang Tol Solo-Kertosono

Kemenhub bersurat kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR) agar jalan yang berstatus nasional tidak lagi melewati perlintasan sebidang.

"Kami sudah siapkan surat ke Kementerian PUPR untuk merealisasikan itu. Agar jalan tidak macet dimana-mana," tambahnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut Edi, perlintasan sebidang jika masih ada mestinya di jalur yang lalu lintasnya tidak ramai sehingga tidak menimbulkan kemacetan dan kecelakaan.

"Lalu lintas sebidang itu hanya untuk jalan kelas 3, bukan jalan nasional," tandasnya.

Secara umum, tingkat keselamatan untuk moda tansportasi kereta api paling aman jika dibandingkan dengan moda transportasi lainnya.

Angka kecelakaan untuk kereta api 0,28 per 1 juta perjalanan. Sementara di sektor udara masih 0,03 per 1 juta perjalanan.

Baca juga: Begini Kondisi Pos Relawan Penjaga Perlintasan di Lokasi Tabrakan Kereta Vs Pajero di Surabaya

Panjang rel kereta api yang sudah beroperasi di Sumatera sepanjang 1.544 km, Jawa 3.890,38 km.

Dari jumlah itu, jumlah angkutan penumpang sepanjang 2017 tercatat sebanyak 356 juta orang, sementara angkutan barang sebanyak 39,5 juta ton.

"Jika ka nanti kecepatannya setara dengan pesawat, semua akan pakai kereta api. Kapasitas angkut massal, satu-satunya moda transportasi yang paling aman," tambahnya. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Regional
Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Regional
Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Regional
Lewat 'Wonderful Rongkong', Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Lewat "Wonderful Rongkong", Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Regional
Bupati Jekek Optimistis Pembangunan 14.142 RTLH Wonogiri Selesai pada 2024

Bupati Jekek Optimistis Pembangunan 14.142 RTLH Wonogiri Selesai pada 2024

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.