Gelombang Tinggi, BMKG Imbau Nelayan Aceh Waspada - Kompas.com

Gelombang Tinggi, BMKG Imbau Nelayan Aceh Waspada

Kompas.com - 31/10/2018, 14:03 WIB
Hasil pengamatan cuaca di kawasan Aceh Utara oleh BMKG Kantor Bandara Sultan Malikussaleh, Kabupaten Aceh Utara, Rabu (31/10/2018)KOMPAS.com/Masriadi Hasil pengamatan cuaca di kawasan Aceh Utara oleh BMKG Kantor Bandara Sultan Malikussaleh, Kabupaten Aceh Utara, Rabu (31/10/2018)



ACEH UTARA, KOMPAS.com – Badan Meterologi, Klimatologi dan Geofisika ( BMKG) Kantor Bandara Sultan Malikussaleh, Aceh Utara, mengimbau nelayan Aceh waspada terhadap cuaca buruk tiga hari ke depan. Pasalnya, berdasarkan pantauan satelit, ketinggian gelombang laut diperkirakan mencapai 1 hingga 1,7 meter.

Prakirawan BMKG, Wiwit Nitasari, Rabu (31/10/2018) menyebutkan, khusus wilayah Aceh Utara dan sekitarnya, diperkirakan gelombang laut 0.25 meter hingga 1.75 meter.

“Untuk kapal nelayan cukup beresiko, sedangkan untuk kapal tongkang kami rasa cukup aman dengan kondisi gelombang laut begitu. Kami imbau nelayan waspada,” katanya.

Baca juga: BMKG Imbau Masyarakat untuk Tak Takut Terbang karena Cuaca

Sedangkan kondisi cuaca hujan sedang dan lebat disertai petir dan angin kencang diperkirakan terjadi di wilayah Pulau Banyak Aceh Singkil, Simeulue, Aceh Utara, Aceh Timur, Kota Langsa, Aceh Tamiang, dan sekitarnya.

Kondisi itu, sambung Wiwit, dapat meluas ke wilayah Aceh Tenggara, Aceh Singkil, dan Kabupaten Bener Meriah. Dia menyebutkan, BMKG terus meng-update perkembangan cuaca dari waktu ke waktu dan memberitahu pada publik lewat berbagai media sosial dan website yang dimiliki lembaga tersebut.

“Kami akan update terus perkembangan cuaca pada masyarakat,” pungkasnya.

Kompas TV Terkait gempa susulan yang masih terjadi, BMKG meminta masyarakat waspada dan tidak tinggal di dalam rumah yang rusak.


Terkini Lainnya

Semangat Persatuan Disuarakan Jelang Pemilu 2019

Semangat Persatuan Disuarakan Jelang Pemilu 2019

Megapolitan
Saat Nuril Masih Memburu Keadilan (2), Kajati Mataram: Nuril  Tidak Dilecehkan Fisik hanya Verbal

Saat Nuril Masih Memburu Keadilan (2), Kajati Mataram: Nuril Tidak Dilecehkan Fisik hanya Verbal

Regional
Saat Nuril Masih Memburu Keadilan (1), Ditunda Beberapa Jam, Kejari Mataram Antar Surat Panggilan

Saat Nuril Masih Memburu Keadilan (1), Ditunda Beberapa Jam, Kejari Mataram Antar Surat Panggilan

Regional
Agni Pratistha Bangga Jadi Bagian Bank Jateng Borobudur Marathon 2018

Agni Pratistha Bangga Jadi Bagian Bank Jateng Borobudur Marathon 2018

Regional
Prabowo Ungkap Keinginannya Pensiun dari Dunia Politik, tapi...

Prabowo Ungkap Keinginannya Pensiun dari Dunia Politik, tapi...

Nasional
5 BERITA POPULER NUSANTARA: Nama Ridwan Kamil Dicatut hingga Ajang Borobudur Marathon 2018

5 BERITA POPULER NUSANTARA: Nama Ridwan Kamil Dicatut hingga Ajang Borobudur Marathon 2018

Regional
Ganjar Pranowo Lepas Ribuan Pelari Borobudur Marathon 2018

Ganjar Pranowo Lepas Ribuan Pelari Borobudur Marathon 2018

Regional
Kompas Gramedia Usung Kampung Koran di Indonesia Philantrophy Festival

Kompas Gramedia Usung Kampung Koran di Indonesia Philantrophy Festival

Megapolitan
Dosen Tamu, Jembatan Akademisi dan Praktisi

Dosen Tamu, Jembatan Akademisi dan Praktisi

Edukasi
Populer di Kompasiana: Dari Kaesang yang Jualan Pisang hingga Media Sosial Sterilkan Linimasa

Populer di Kompasiana: Dari Kaesang yang Jualan Pisang hingga Media Sosial Sterilkan Linimasa

Regional
Air Tawar yang Memancari di Pantai Polewali Mandar Bikin Warga Penasaran

Air Tawar yang Memancari di Pantai Polewali Mandar Bikin Warga Penasaran

Regional
Dalam Sehari, 2 Pemuda Bunuh Diri, Tersambar Kereta dan Gantung Diri

Dalam Sehari, 2 Pemuda Bunuh Diri, Tersambar Kereta dan Gantung Diri

Regional
ITB Raih Juara 'National Safety Competition 2018'

ITB Raih Juara "National Safety Competition 2018"

Edukasi
TKN Hendak Hadirkan Politik Ceria Lewat Logo dan Baju Relawan

TKN Hendak Hadirkan Politik Ceria Lewat Logo dan Baju Relawan

Nasional
Ini yang Membuat Arumba Hirosima Jepang Jatuh Cinta pada Angklung

Ini yang Membuat Arumba Hirosima Jepang Jatuh Cinta pada Angklung

Regional

Close Ads X